Senin, 12 Oktober 2026
06:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Ophioderma pendulum

Ophioderma pendulum

Bagikan:
Old-world adder's tongue
250px-Starr_040713-0097_Ophioderma_pendulum_subsp._falcatum.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Divisi: Polypodiophyta
Kelas: Polypodiopsida
Ordo: Ophioglossales
Famili: Ophioglossaceae
Genus: Ophioderma
Spesies:
O. pendulum
Nama binomial
Ophioderma pendulum
Sinonim
  • Ophioglossum pendulum L.

Ophioderma pendulum terkadang dikenal sebagai old-world adder's-tongue. Di Malaysia, tumbuhan ini dikenal sebagai daun rambu.[1] Tumbuhan ini merupakan sejenis paku-pakuan dalam keluarga Ophioglossaceae, dan merupakan spesies tipe dari genus Ophioderma. Tumbuhan ini paling dikenal karena panjang pelepahnya yang menjuntai, yang dapat mencapai 14 ft 9 in (4,5 meter) dengan lebar tiga inci (8 cm), yang tumbuh pada interval tertentu di sepanjang rizoma yang menempel pada pohon.[2]

Ophioderma pendulum adalah epifit yang umum ditemukan di Hindia Timur.

Taksonomi

Linnaeus adalah orang pertama yang mendeskripsikan spesies ini dengan binominal Ophioglossum pendulum dalam karyanya, Species Plantarum pada tahun 1753.[3]

Referensi

  1. ↑ St. John, Harold (1940-06-26), "Ophioglossum, Rollandia, and Scaevola: Hawaiian Plant Studies", Occasional Papers of Bernice P. Bishop Museum, 15: 28
  2. ↑ Huxley, Anthony, ed. (1992). New Royal Hort. Soc. Dictionary of Gardening - Volume 3. London: MacMillan Press. hlm. 376.
  3. ↑ Linnaeus, C. (1753). Species Plantarum. Vol. II (Edisi 1st). Stockholm: Laurentii Salvii. hlm. 1063.
Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan paku ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan