Minggu, 11 Oktober 2026
01:11 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Nanu Moeljono

Nanu Moeljono

pemeran dan pelawak Indonesia (1952-1983)

Bagikan:
Nanu
Nanu_Mulyono_Warkop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir
Nanu Moeljono

(1952-11-16)16 November 1952
Jakarta, Indonesia
Meninggal22 Maret 1983(1983-03-22) (umur 30)
Jakarta, Indonesia
Tempat pemakaman
Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
AlmamaterUniversitas Indonesia
Pekerjaan
Masa aktif1973–1983
Dikenal karenaAnggota Warkop

Nanu Moeljono (EYD: Nanu Mulyono, 16 November 1952 – 22 Maret 1983)[1] adalah aktor dan pelawak Indonesia. Sebelum memilih untuk mengundurkan diri, ia dikenal sebagai salah satu anggota kelompok lawak Warkop.

Karier

Nanu memulai kariernya dengan grup Warkop pada tahun 1973 di radio Prambors, dan ikut membintangi film pertama grup tersebut yang berjudul Mana Tahaaan... yang dirilis pada tahun 1980. Sebagai anggota Warkop, ia memerankan tokoh Poltak yang digambarkan sebagai orang Batak.[2] Setelah memperoleh izin dari tim kreatif Warkop, Nanu mencoba memulai karier sebagai aktor solo dengan membintangi Kisah Cinta Rojali dan Zuleha yang dirilis pada 1980.[3]

Menjelang produksi film Gengsi Dong, Dono dan sutradara Nawi Ismail sempat mengajak Nanu untuk kembali terlibat dalam proyek film Warkop. Namun, Nanu menolak tawaran tersebut karena sedang berfokus menyelesaikan studinya di Universitas Indonesia yang sebelumnya sempat tertunda.[4][5] Pada periode yang sama, ia juga menjalani perawatan medis setelah didiagnosis menderita penyakit ginjal. Nanu kembali dihubungi oleh tim kreatif Warkop untuk berpartisipasi dalam film Gede Rasa, tetapi kembali menolak karena masih menjalani masa pemulihan setelah operasi akibat sindrom nefrotik.[6] Pada akhir 1982, setelah melakukan pembicaraan dengan Kasino, Nanu memutuskan untuk mengundurkan diri dari Warkop dan memilih meniti karier sebagai pelawak tunggal. Penampilan resmi terakhirnya sebagai anggota Warkop berlangsung dalam sebuah acara menyambut malam tahun baru pada 31 Desember 1982.[5][7] Sebelum itu, Nanu sempat ditawari oleh sutradara Nya' Abbas Akup untuk berperan dalam film Apanya Dong yang dijadwalkan tayang pada tahun 1983. Akan tetapi, ia terpaksa menolak tawaran tersebut karena kondisi kesehatannya yang terus menurun.[8]

Kehidupan pribadi dan kematian

Nanu lahir di Jakarta pada 16 November 1952. Ia adalah anak keenam dari tujuh bersaudara yang lahir dari ayah berdarah Jawa dan ibu berdarah Sunda.[9] Saat kuliah di jurusan sosiologi di Universitas Indonesia, Nanu adalah salah satu mahasiswa yang diajar oleh Dono.[10] Catatan harian Dono mencatat bahwa Nanu sempat tidak lulus kelasnya karena sering bolos.[11] Nanu juga dikenal sebagai anggota Kelompok Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) bersama Dono dan Kasino.[10][12]

Nanu meninggal dunia pada 22 Maret 1983 karena sakit pada saringan ginjal atau sindrom nefrotik. Jenazahnya dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta, bersama keponakannya bernama Irma Hapsari, yang meninggal pada tahun 1990, dalam satu liang lahat.[13]

Filmografi

Tahun Judul Peran Catatan Ref.
1980 Mana Tahaaan... Poltak Karya debut [14]
Kisah Cinta Rojali dan Zuleha Rojali Film terakhir [3]

Referensi

  1. ↑ Novita Sari, Reni (11 April 2022). "9 Potret Kondisi Makam Nanu Warkop DKI yang Jarang Disorot, Ditumpuk dengan Kuburan Lain!". dream.co.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Juli 2022. Diakses tanggal 30 Juni 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Agnes (5 Mei 2023). "Tak Banyak yang Tahu! Ini Dia Sosok Nanu Moeljono, Anggota Keempat Warkop DKI yang Lucu Banget!". intipseleb.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Mei 2023. Diakses tanggal 15 Juni 2023. Indro Warkop: Orang semua tahunya dia (Nanu) orang Batak, (saat) kita ke Medan, banyak yang datang ke asrama kita, saking takutnya dia disangka Batak beneran dibawa ke kampung segala macem, langsung berubah dia ... Bukan pak, saya Orang Betawi!
  3. 1 2 "Kisah Cinta Rojali dan Zuleha". filmindonesia.or.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Februari 2021. Diakses tanggal 27 Juni 2022.
  4. ↑ Sukoyo, Hardo (19 Oktober 1980). "Gengsi Dong: Film hasil kompromi". mpn.komdigi.go.id. Suara Karya. Diakses tanggal 1 Juni 2026.
  5. 1 2 "Nanu Mulyono: Resmi Keluar Dari Warkop". Majalah Vista (Kliping). Jakarta, Indonesia: Facebook. Februari 1982. Diarsipkan dari asli tanggal 31 Mei 2026. Diakses tanggal 31 Mei 2026.
  6. ↑ "Ge....er Shooting Kembali". mpn.komdigi.go.id. Suara Karya. 28 September 1980. Diakses tanggal 1 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Nabilla, Farah (4 Oktober 2021). "9 Potret Lawas Warkop DKI, Formasi Awal Ternyata Berlima". Suara.com. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Mei 2022. Diakses tanggal 4 Oktober 2021.
  8. ↑ "Produksi Film Nasional 1983". mpn.komdigi.go.id. Berita Yudha. 2 Januari 1983. Diakses tanggal 1 Juni 2026.
  9. ↑ Umar, Rhendi (18 Juni 2021). "Masih Ingat Nanu Mulyono? Salah Satu Personel Warkop DKI, Terungkap Alasan Mundur dari Grup Lawak". Tribunnews.com. Tribun Network (Kompas Gramedia). Diarsipkan dari asli tanggal 31 Mei 2025. Diakses tanggal 27 Juni 2022.
  10. 1 2 Hardiastuti, Wuri (24 September 2021). "Sejarah Warkop DKI, Pertama Kali Tampil di Acara Perpisahan SMP dengan Honor Rp20 Ribu". Sindonews.com. MNC Media. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Januari 2023. Diakses tanggal 27 Juni 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Pernah Jadi Dosen yang Galak Banget Dono Warkop Sampai Tidak Luluskan Anggota Warkop". Indonesia Today. 10 Juni 2022. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Juni 2022. Diakses tanggal 22 Juni 2022.
  12. ↑ Badil, Rudi (2010). Warkop: Main-Main Jadi Bukan Main. Kepustakaan Populer Gramedia.
  13. ↑ Afrisia, Rizky Sekar (8 September 2016). "Nanu dan Rudy, Dua Personel Warkop yang Terlupa". CNN Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Mei 2022. Diakses tanggal 1 Juni 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ "Mana Tahan". filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 1 Juni 2024.

Pranala luar

Personel
Film orsinil
Seri reborn
Animasi
Seri televisi
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan