Senin, 21 September 2026
02:26 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Mana Tahaaan

Mana Tahaaan

film Indonesia tahun 1979

Untuk lagu 7icons, lihat Mana Tahan (singel).
Mana Tahaaan...
250px-Mana_Tahan_%281979%3B_obverse%3B_wiki%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SutradaraNawi Ismail
ProduserJiwat Ibrahim
Ditulis olehWarkop Prambors
SkenarioNawi Ismail
PemeranWarung Kopi Prambors (Kasino, Dono, Indro & Nanu)
Elvy Sukaesih
Rahayu Effendi
Penata musikYockie Suryoprayogo
EditorNawi Ismail
DistributorBola Dunia Film
Tanggal rilis
10 April 1980
Durasi107 Menit
NegaraIndonesia
Bahasabahasa Indonesia

Mana Tahaaan... adalah film pertama Warkop DKI yang diproduksi pada tanggal 10 April 1980 dan disutradarai oleh Nawi Ismail serta dibintangi antara lain oleh Elvy Sukaesih, Rahayu Effendi, dan Kusno Sudjarwadi. Pada saat penayangan pada 1980-an, film ini telah menyedot 400.816 penonton.[1]

Sinopsis

Slamet (Dono), mahasiswa asal Klaten, dan Paijo (Indro), mahasiswa asal Purbalingga, bertemu untuk pertama kalinya saat menempuh perjalanan dengan kereta menuju Jakarta guna melanjutkan pendidikan tinggi. Setibanya di Jakarta, keduanya sempat tersesat setelah dibawa oleh seorang sopir taksi ke sebuah kawasan prostitusi, sebelum akhirnya menemukan tempat tinggal di sebuah rumah kos. Di rumah kos tersebut, Slamet dan Paijo berkenalan dengan penghuni lain, yakni Poltak (Nanu) dan Sanwani (Kasino). Berbagai peristiwa komedi terjadi selama mereka tinggal bersama, salah satunya ketika keempat mahasiswa tersebut menaruh ketertarikan pada Halimah (Elvy Sukaesih), pembantu rumah tangga di kos yang dikelola oleh Tante Mira (Rahayu Effendi).

Masalah muncul ketika Halimah diketahui hamil, yang membuat Tante Mira marah karena tidak ada satu pun penghuni kos yang mengakui perbuatannya. Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap bahwa Sugeng (Kusno Sudjarwadi), kekasih Tante Mira, merupakan pihak yang bertanggung jawab atas kehamilan tersebut. Akibatnya, Tante Mira mengusir Sugeng dan Halimah dari rumah kos. Pada akhir cerita, Tante Mira berubah sikap setelah mengetahui bahwa seluruh penghuni kos telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan menjadi sarjana, yang membuatnya merasa bangga dan bahagia.

Lagu yang dipelesetkan

  • Yaa Musthafa : main vocalis : Kasino, lagu aslinya Ya Mustafa yang dipopulerkan Bob Azzam tahun 1960.

Pemeran

Pemeran Peran
Wahjoe Sardono Slamet
Kasino Hadiwibowo Sanwani
Indrodjojo Kusumonegoro Paijo
Nanu Moeljono Poltak
Elvy Sukaesih Halimah
Elvy Sukaesih
Connie Sutedja Ibu Prostitusi
Rahayu Effendi Tante Mira
Kusno Sudjarwadi Sugeng
Eddy Gombloh Sopir Taksi

Lajur bunyi

Mana Tahaaan...
Album lagu temakarya Warung Kopi Prambors
Dirilis1980
GenreKomedi & Dangdut
LabelPurnama Record
Kronologi Warung Kopi Prambors
Mana Tahaaan... Gengsi DongString Module Error: Match not foundString Module Error: Match not found

Setelah sukses dengan melawak di radio Prambors dan mengisi salah satu acara hingga di kasetkan. Grup lawak Warkop' pun sukses pula di layar lebar. Karena suksesnya debut pertama mereka di dunia akting. Maka tak lupa mereka mengkasetkan Runut Bunyi lagu lagu kocak mereka di film tersebut. Musik yang di garap oleh Jocky S dan Abadi Soesman ini melahirkan hits terbesar dalam album ini yaitu Andeca Andeci sebuah lagu pantun yang syairnya ditulis oleh grup warkop sendiri. Lagu tersebut juga terkenal kini oleh grup 7 Ikans dari pelawak OVJ di Trans 7 yang memparodikan girlband terkenal 7ICONS. Selain itu juga terdapat lagu Karena Gengsi yang merupakan saduran dari lagu india yang terkenal berjudul Mera Joota Hai Japani yang dinyanyikan Mukesh dalam film yang dibintangi Raj Kapoor & Nargis berjudul Shree 420 (arti: Tuan 420) tahun 1955. Selain 2 lagu tersebut, terdapat sebuah lagu plesetan yang berjudul Ya Mustafa yang dipopulerkan grup Qasidah terkenal El Jihad.

Daftar Lagu

No. Judul Lagu Penyanyi Ciptaan
1 Obrolan dibuat di Purnama Studio Penunggang Lakon Dono, Kasino, Indro.
2 Andeca Andeci Kasino Hadiwibowo, Elvy Sukaesih N. N, Warkop Prambors
3 Jangan Dong Elvy Sukaesih M. Faris
4 Mana Tahaaan Warkop Prambors Zeth
5 Karena Gengsi Elvy Sukaesih Shankar-Jaikishan, Muchtar B.
6 Ya Mustafa Warkop Prambors H.A Rahmat, Warkop Prambors

Referensi

Personel
Film orsinil
Seri reborn
Animasi
Seri televisi
Terkait


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan