Senin, 21 September 2026
02:40 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kompas Gramedia

Kompas Gramedia

perusahaan asal Indonesia

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Kompas Gramedia"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Artikel ini berisi konten yang ditulis dengan gaya sebuah iklan. Bantulah memperbaiki artikel ini dengan menghapus konten yang dianggap sebagai spam dan pranala luar yang tidak sesuai, dan tambahkan konten ensiklopedis yang ditulis dari sudut pandang netral dan sesuai dengan kebijakan Wikipedia. (Januari 2020)
Kompas Gramedia
250px-Logo_Kompas_Gramedia.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Kompas_Gramedia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gedung Kompas Gramedia di Jakarta
IndustrIKonglomerat
PendiriPetrus Kanisius Ojong
Jakob Oetama
Tokoh kunci
Lilik Oetama (Chairman dan CEO)
Jakob Oetama
(Presiden Komisaris)
ProdukMedia
Properti
Event organizer
Konsumen tisu
Yayasan
PemilikKeluarga Oetama

Kompas Gramedia Group, disingkat KG Group, adalah perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang media massa yang didirikan pada tanggal 17 Agustus 1963, berawal dari terbitnya Majalah Intisari, Oleh Petrus Kanisius Ojong dan Jakob Oetama.

Pada tahun 80-an perusahaan ini mulai berkembang pesat, terutama dalam bidang komunikasi. Saat ini, Kompas Gramedia Group memiliki beberapa anak perusahaan/bisnis unit yang bervariatif dari media massa cetak maupun daring dalam wujud toko buku, percetakan, penerbitan, radio, hotel, lembaga pendidikan, bentara budaya, penyelenggara acara, stasiun televisi, dan universitas.

Pada tahun 2005, perusahaan ini mempekerjakan sekitar 22.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Unit usaha

Media (KG Media)

Adalah sebuah perusahaan media yang didirikan pada tanggal 23 November 2018.

Surat kabar

Kompas

Artikel utama: Kompas (surat kabar)

Harian Kompas merupakan salah satu surat kabar yang umum dijumpai di Indonesia. Kompas terbit setiap hari dan memiliki beberapa rubrik seperti Berita Utama, Bisnis & Keuangan, Humaniora, Internasional, Opini, Politik dan Hukum, Sosok, Nama & Peristiwa, Nusantara, Metropolitan, dan Olahraga. Berita-berita pada harian ini biasanya bersifat nasional dan tidak hanya meliputi satu daerah saja.

Kontan

Artikel utama: Kontan

Kontan merupakan media mengenai investasi dan bisnis yang terbit dalam bentuk harian, mingguan, maupun bulanan (edisi khusus). Selain itu Kontan juga memiliki portal yang dapat diakses secara daring.

Situs online

Tribun Network

Artikel utama: Tribun Network

Tribun Network merupakan jaringan surat kabar daerah yang terbit setiap hari di bawah naungan KG Media. Semula bernama Persda, Tribun Network awalnya hanya memiliki beberapa koran, di antaranya Serambi Indonesia (Aceh), Pos Kupang (Kupang), Bernas (Yogyakarta), Bangka Pos (Bangka), Banjarmasin Post di Banjarmasin, dan Sriwijaya Post di Palembang. Dengan konsep baru, Persda lalu menerbitkan surat kabar dengan jenama Tribun. Nama Tribun ini mulai diaplikasikan di beberapa surat kabar; seperti di Kalimantan Timur melalui harian Tribun Kaltim, Tribun Jabar di Jawa Barat, Tribun Lampung di Lampung, dan Tribun Timur di Sulawesi Selatan.

Event Organizer

Dyandra Promosindo

Merupakan perusahaan penyelenggara pameran yang telah mengadakan lebih dari 150 pameran berskala nasional dan internasional, antara lain: Indonesia International Furniture Expo (IFEX), Indonesia International Motor Show, Indonesia Petroleum Association (IPA) Convex, IFRA Expo, Synchronize Fest, dan lain-lain. Saat ini Dyandra memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak di bidang yang terkait dengan industri pameran, yaitu:

  • PT Dyamall Graha Utama/E-Mall,
  • PT Dyandra Communication/Dyacomm (Advertising Agency),
  • PT Samudra Dyan Praga (Exhibition Contractor),
  • PT Kerabat Dyan Utama (Radyatama)
  • Debindo Mitra Dyantama
  • Gramedia Expo, Surabaya
  • Venue Magazine
  • PT Visi Lintas Film (Caldecott)
  • Bali Nusa Dua Convention Center

Perhotelan

Santika Indonesia Hotels & Resorts

250px-Santika_Jkt_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hotel Santika Premiere, Jakarta
  1. Hotel Santika Premiere, memiliki sejumlah lokasi di Jakarta, Bandung, Bali, Kota Palembang, Malang, Manado, Semarang, Medan, dan Yogyakarta.
  2. Hotel Santika, memiliki sejumlah lokasi di Balikpapan, Bandung, Bogor, BSD City, Cirebon, Bali, Makassar, Pontianak, Semarang, Bangka, Surabaya, Lombok, Bengkulu, dan Tasikmalaya.
  3. Amaris Hotel, berlokasi di Ambon, Banjarmasin, Bandung, Bogor, Cirebon, Yogyakarta, Palangkaraya, Makassar, Bekasi, Semarang, Jakarta, Pekanbaru, Palembang, Samarinda, Gorontalo, Malang, Bengkulu (samping Hotel Santika), Bali, dan Singapura.
  4. The Kayana & The Samaya, berlokasi di Bali
  5. Royal Ambarukmo di Yogyakarta

Industri

PT Graha Kerindo Utama: merupakan industri consumer goods yang memproduksi tisu dengan merek Tessa, Dynasty dan Multi.

Pendidikan

250px-Universitas_Multimedia_Nusantara.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Universitas Multimedia Nusantara, Scientia Garden, Gading Serpong

Universitas Multimedia Nusantara

Adalah sebuah universitas yang berdiri pada tanggal 20 November 2006. Universitas yang berlokasi di kawasan Summarecon Serpong, Kelapa Dua, Tangerang, Banten ini memiliki fokus pendidikan pada ICT (Information Communication and Technology).

ELTI Gramedia

ELTI (English Language Training International) Gramedia adalah Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris yang tersebar di beberapa kota di antaranya Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Solo, Purwokerto, Pontianak, dan Lampung.

ELTI bergabung dengan Kompas Gramedia pada tahun 1989. Pada tanggal 9 Juni 2011 ELTI Gramedia meluncurkan program Franchise ELTI untuk pengembangan bisnisnya.

Mantan usaha

Kompas Gramedia dahulu juga pernah memiliki beberapa usaha berikut.

  • Swalayan: Pada tahun 1980-an, KG pernah terjun dalam bisnis swalayan dengan mendirikan "Grasera" (Gramedia Serba Ada, PT Grasera Utama)[1] pada tahun 1985.[2] Grasera tercatat memiliki dua gerai: di Jl. Matraman Raya dan Jl. DI Panjaitan 49, kedua-duanya di Jakarta, tetapi tidak terlalu sukses.[3] Kedua gerai ini dijarah oleh massa pada kerusuhan Mei 1998, dan akhirnya tutup tidak lama kemudian.[4][5]
  • Bank: Pada tahun 1986, KG mengakuisisi 50% saham PT Bank Umum Majapahit Jaya yang dimiliki Effendi Ongko.[6] Tidak lama kemudian, KG melepas sahamnya di bank itu yang pada saat itu sedang sekarat akibat konflik antara Ongko dan KG.[7] BUMJ kemudian dilikuidasi beberapa tahun kemudian, di tanggal 1 November 1997.[8] Kemudian, KG juga merintis bank baru bernama Bank Artamedia yang didirikan pada 7 April 1990. Hanya dalam 4 tahun kemudian, KG terpaksa mengundang Kalbe Farma untuk menambah modal bank itu.[9] Bank Artamedia kemudian direkapitalisasi (berarti diambilalih) pemerintah pada 1999;[10] lalu dimerger ke Bank Bali menjadi Bank Permata pada 2002.
  • Alat berat: KG tercatat sempat memiliki PT Traktor Nusantara bersama Astra International.[11]
  • Pertanian dan akuakultur: KG pernah terjun dalam bisnis tambak udang Gramina, tetapi tidak sukses dan berumur pendek. Selain itu, pernah juga memiliki kebun jeruk.[3][12]
  • Film: Pada tahun 1980-an, PT Gramedia Film, anak usaha KG pernah memproduksi sejumlah film seperti Tinggal Landas Buat Kekasih dan Suci Sang Primadona. Meskipun mengedepankan unsur edukasi, menggunakan artis/sutradara bermutu dan pernah mendapat penghargaan, film-filmnya kalah populer.[13] Akhirnya, Gramedia menutup rumah produksi yang berdiri pada 1976 ini.[14]
  • Biro wisata: Ada PT Ina Media Wisatamas yang pernah menjadi lengan KG di bisnis pariwisata.[15]
  • Jaringan televisi: KG pada tahun 2000 mengakuisisi PT Duta Visual Nusantara yang kemudian bersiaran dengan nama TV7. Pada tahun 2006, KG menjual setengah saham TV7 ke Para Group;[16] yang kemudian namanya diganti menjadi Trans7. Kini, Kompas TV adalah lengan KG di bidang penyiaran, meskipun KG melepas sebagian saham Trans7.[17]
  • Televisi berlangganan: KG pernah memiliki penyedia televisi berlangganan K-Vision yang diluncurkan pada tahun 2014. Lima tahun kemudian, 60% sahamnya diakuisisi oleh MNC Vision Networks dan pembelian sisa saham tersebut dilanjutkan hingga dikuasai sepenuhnya pada tahun 2021.[18][19]

Catatan

Referensi

  1. Reuni Grasera (Gramedia Serba Ada)
  2. Tempo, Volume 16
  3. 1 2 Pers di Masa Orde Baru
  4. Pers dalam "Revolusi Mei": runtuhnya sebuah hegemoni
  5. Tempo interaktif, Volume 8
  6. Who Disciplines Indonesian Banks?: A Study of Market Discipline in Indonesia, 1980-1999
  7. ĽKASUS BANK UMUM MAJAPAHIT
  8. SERIAL BLBI: BUMJ, DIMAKAMKAN SETELAH MATI SURI
  9. Tokoh Jakob Oetama dan Warisan Gurita Bisnisnya
  10. Menko Wasbagn & PAN, Menteri Negara Sekretariat Negara, Menteri Negara Riset ...
  11. Informasi, Masalah 209-214
  12. Obituari Jakob Oetama: Aktualisasi Proses Saling Berbagi dan Memberi
  13. Indonesian Top CEO Wisdom
  14. Apa & siapa sejumlah orang Indonesia
  15. Ensiklopedi ekonomi, bisnis & manajemen: A-O
  16. Gramedia Lepas TV7 ke Trans TV
  17. Suara Indonesia, Awal Baru Kompas TV
  18. Mediatama, Grahanusa (2019-07-24). "Ini struktur pemegang saham K-Vision usai diakuisisi MNC Vision Networks (IPTV)". kontan.co.id. Diakses tanggal 2025-05-07.
  19. Sidik, Syahrizal. "Sah! Hary Tanoe Resmi Kuasai 100% Saham K-Vision". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2025-05-07.

Pranala luar

Penerbitan Buku
Kontan Initiative
Tribun
Grid Network
Elex Media Komputindo
M&C!
SKG Media Distributor
Metaform
KG Radio Network
KG Digital
Oval
Bhisma
KG Retail & Publishing
Lain-lain
Logo Kompas Gramedia
Logo Kompas Gramedia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan