Minggu, 20 September 2026
23:30 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Mswati II

Mswati II
Raja Swaziland
Berkuasa1840 – 1868
PendahuluSobhuza I
PenerusLudvonga II
Lahir1825
Meninggal1868 (umur 42–43)
Hhohho
AyahSobhuza I
IbuTsandzile Ndwandwe
Keturunan
WangsaWangsa Dlamini

Mswati II (sekitar tahun 1820–1868), juga dikenal dengan nama Mswati dan Mavuso III, adalah Raja Swaziland yang berkuasa dari tahun 1840 hingga 1868. Mswati merupakan salah satu raja terbesar Swaziland.[1]

Mswati adalah anak dari pasangan Raja Sobhuza I dan Tsandzile Ndwandwe (dikenal dengan nama 'LaZidze). Setelah kematian Sobhuza, Mswati mewarisi wilayah yang terbentang hingga mencapai Barberton di utara dan mencakup wilayah Nomahasha di Mozambik.[2] Kekuatan militer Mswati pada awalnya menghadapi masalah akibat konflik dengan saudara-saudaranya yang bernama Fokoti, Somcuba dan Malambule pada akhir tahun 1850-an. Mswati kemudian melancarkan serangan ke wilayah suku-suku Bantu lainnya untuk merampas hewan ternak mereka.[2]

Belakangan ia berhasil memperluas wilayah kerajaannya dan memiliki pos militer di luar batas wilayah Swaziland saat ini, seperti wilayah hulu Sungai Komati di kaki Pegunungan Mkongomo dan wilayah Mekemeke yang terletak di sebelah timur Pegunungan Mbayiyane. Mswati juga menggunakan kekuatan negaranya untuk memengaruhi peristiwa politik di Kerajaan Gaza di sebelah timur Pegunungan Lebombo, dan ia juga dapat melindungi kerajaannya dari serangan Kerajaan Zulu.[3]

Kematian Mswati II pada Juli 1868 mengakhiri periode perluasan wilayah Swaziland, tetapi ia berhasil menyatukan suku-sukunya.

Catatan kaki

  1. Kuper, Hilda (1986). The Swazi: A South African Kingdom. Holt, Rinehart and Winston. hlm. 9–10.
  2. 1 2 Hilda Beemer, The Development of the Military Organization in Swaziland, Journal of the International African Institute, Vol. 10, No. 2, Apr., 1937
  3. Booth, Alan (1983). Swaziland: tradition and change in a southern african kingdom. Boulder, Colorado: Westview Press. hlm. 9–11.
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Ratu Lojiba Simelane
(Queen Regent)
Raja Swaziland
1840–1868
Diteruskan oleh:
Ratu Tsandzile Ndwandwe
(sebagai wali)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan