Senin, 21 September 2026
04:48 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Moreh

Moreh adalah istilah untuk tradisi masyarakat Melayu dan Muslim di Malaysia selama bulan Ramadan.[1] Tradisi ini melibatkan persiapan dan berbagi makanan ringan seperti kue di masjid, surau, atau rumah, setelah menyelesaikan shalat Tarawih.[2][3] Sesuai dengan perkembangan zaman, moreh tidak hanya diadakan di masjid atau surau, tetapi juga di tempat lain di mana orang dapat berkumpul dan makan.[4] Dahulu, makanan dibawa dari rumah untuk dibagikan dengan jamaah. Namun, sekarang, biasanya disiapkan oleh individu atau kelompok orang di masyarakat.[5] Beberapa rumah makan[6] dan pasar juga mulai menawarkan moreh.[7] Tradisi ini juga menyebar ke masyarakat Muslim di Singapura.[8]

Dalam budaya populer

  • Grup pop Malaysia, Monoloque, menciptakan sebuah lagu tentang tradisi ini pada tahun 2014. [9]

Referensi

  1. "Tip Moreh: Masa Berbuka Puasa". CARiNG Pharmacy (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-30.
  2. Kamal, Harith. "Post-iftar feasting raises health concerns". thesun.my (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-30.
  3. Hong, Tan Heng (2020-06-13). "Goodday Milk makes it to the Malaysia Book of Records for Hosting the Largest Virtual Moreh Session in Malaysia". Mini Me Insights (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-04-01.
  4. Zolkiply, Zatul Iffah (2025-03-11). "'Port' moreh Selepek Sahur Payang Walk jadi tumpuan". Harian Metro (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-30.
  5. "PressReader.com - Digital Newspaper & Magazine Subscriptions". www.pressreader.com. Diakses tanggal 2025-04-01.
  6. Rani, Elil (2023-03-13). "Malaysia vs Indonesia: Whose Ramadan is better? We compare". cilisos.my (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-03-03.
  7. Zolkiply, Zatul Iffah (2022-04-17). "Bazar Moreh Batu Buruk jadi tumpuan warga Terengganu". Harian Metro (dalam bahasa Melayu). Diakses tanggal 2026-03-03.
  8. "2,500 orang solat terawih pertama di tapak sementara Masjid Darul Ghufran". BERITA Mediacorp (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-30.
  9. Team, Discuz! Team and Comsenz UI. "MonoloQue Ajak Tarawih Dengan Lagu Moreh - CariDotMy". CARI Infonet. Diakses tanggal 2025-04-01.
Latar belakang
Makan
Doa dan ketaatan
Kebudayaan Ramadan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan