Minggu, 27 September 2026
06:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
R.T.A. Milono

R.T.A. Milono

Mantan Gubernur Kalimantan, Jawa Timur, Kalteng

Raden Tumenggung Arya Milono
250px-R.T.A._Milono.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gubernur Jawa Timurke-4
Masa jabatan
4 Agustus 1958 –3 Desember 1959
PendahuluR. Samadikun
PenggantiR. Soewondo Ranoewidjojo
Gubernur Kalimantan Tengahke-1
Masa jabatan
1 Januari 1957 –30 Juni 1958
PendahuluGubernur Kalimantan
PenggantiTjilik Riwut
Gubernur Kalimantanke-4
Masa jabatan
1955 –23 Mei 1957
PendahuluMas Subarjo
PenggantiSyarkawi
(Gubernur Kalimantan Selatan)
A.P.T. Pranoto
(Gubernur Kalimantan Timur)
Adji Pangeran Afloes
(Gubernur Kalimantan Barat)
Bupati Patike-28
Masa jabatan
10 Maret 1936 –1945
PendahuluK.G.P. Dipokoesoemo
PenggantiM. Moerjono Djojodigdo
Informasi pribadi
Lahir(1896-03-31)31 Maret 1896
Meninggal10 Februari 1993(1993-02-10) (umur 96)[butuh rujukan]
Jakarta, Indonesia
Partai politikPIR
ProfesiPolitikus

Raden Tumenggung Arya Milono (31 Maret 1896 – 10 Februari 1993[butuh rujukan]) adalah seorang politikus Indonesia. Ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur dari 1958 hingga 1959. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Tengah dari 1957 hingga 1958 dan Gubernur Kalimantan dari 1955 hingga 1957.[1]

Riwayat Hidup

Sebagai putra bangsawan, dia menyelesaikan Sekolah Dasar Lagere School yang dikhususkan bagi putra bangsawan tinggi di Pekalongan. Kemudian dilanjutkan dengan Sekolah OSVIA bagian 2 di Magelang, dan mendapatkan diploma pada tahun 1917. Setamat dari OSVIA, dia melanjutkan pendidikannya di Bestuurschool, Batavia dan mendapatkan diploma pada tahun 1931.

Milono menngawali kariernya sebagai wedono di Slawi, Tegal. Beberapa saat kemudian diangkat sebagai Mantri Polisi Tegal, Mantri Polisi Lebaksiu, Mantri Polisi Kelas I, Brebes dan Sekretaris Kabupaten kelas I, Banyumas. Semenjak tanggal 10 Maret 1936, ia diangkat menjadi Bupati Pati. Tidak diketahui pasti tentang jabatannya setelah menjadi Bupati. Pada akhirnya RTA Milono diangkat menjadi Gubernur Jawa Timur menggantikan R. Samadikun. Pelantikannya dilakukan di Surabaya pada tanggal 4 Agustus 1958. Pada masa jabatannya situasi sosial, politik, ekonomi, dan keamanan relatif stabil. Selain itu pertikaian dengan pihak Belanda sudah selesai.[2][3]

Wafat

R.T.A. Milono meninggal dunia pada 10 Februari 1993 di Kota Bogor dan dimakamkan di TMP Kota Bogor.[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ "Biodata RTA Milono". Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Timur. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Timur. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-09-30. Diakses tanggal 2009-10-18.
  2. ↑ Wartapati, Redaktur (2019-02-09). "RTA Milono Pemimpin Bumi Pati Tiga masa Yang Terlupakan". Wartapati. Diakses tanggal 2021-10-20.
  3. ↑ Orang Indonesia jang terkemoeka di Djawa. Gunseikanbu. 1944.
Jabatan politik
Didahului oleh:
K.G.P. Dipokoesoemo
Bupati Pati
1936–1945
Diteruskan oleh:
M. Moerjono Djojodigdo
Didahului oleh:
Mas Subarjo
Gubernur Kalimantan
1955–1957
Diteruskan oleh:
Syarkawi
sebagai Gubernur Kalimantan Selatan
Diteruskan oleh:
Adji Pangeran Afloes
sebagai Gubernur Kalimantan Barat
Diteruskan oleh:
A.P.T. Pranoto
sebagai Gubernur Kalimantan Timur
Jabatan baru
Pemekaran provinsi
Lihat: Daftar Gubernur Kalimantan
Gubernur Kalimantan Tengah
1957–1958
Diteruskan oleh:
Tjilik Riwut
Didahului oleh:
R. Samadikun
Gubernur Jawa Timur
1958–1959
Diteruskan oleh:
R. Soewondo Ranoewidjojo
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan