Kamis, 05 November 2026
18:26 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Diploma

Diploma

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Diploma" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Oktober 2026)
250px-SheepskinDiploma.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diploma kulit domba dari Kolese Ciudad de México, 1948 (dalam bahasa Latin)
250px-Diploma-IEK.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh diploma (ijazah) yang diterbitkan oleh lembaga pendidikan.

Diploma (dari bahasa Yunani Kuno δίπλωµα díplōma, artinya "gulungan kertas") adalah ijazah, sertifikat, atau akta yang dikeluarkan oleh lembaga pendidikan seperti kolese atau universitas, yang berisi pernyataan bahwa penerimanya telah berhasil menyelesaikan program studi tertentu,[1] atau (di Amerika Serikat) berisi keterangan mengenai penganugerahan suatu gelar akademik kepada penerimanya.[2] Di beberapa negara, seperti Britania Raya dan Australia, diploma juga berarti penghargaan akademik (misalnya diploma perguruan tinggi dan diploma pascasarjana). Dalam sejarah, diploma juga berarti piagam atau dokumen resmi,[1] sehingga memunculkan istilah diplomatik,[3] diplomat[4] dan diplomasi[5] melalui Codex Iuris Gentium Diplomaticus.[3]

Diploma (sebagai pengakuan tertulis atas suatu kualifikasi) dapat pula disebut testamur, kata bahasa Latin yang berarti "kami bersaksi" atau "kami nyatakan" (testari), diambil dari kata pertama isi diploma;[6] istilah ini digunakan di Australia sebagai sebutan untuk dokumen yang berisi pengakuan atas penganugerahan suatu gelar akademik.[7][8][9] Selain itu, secara sederhana diploma dapat pula disebut sertifikat gelar akademik atau sertifikat kelulusan, atau disebut perkamen.[10] Sertifikat bagi seorang penerima Nobel juga disebut diploma.

Dalam beberapa konteks kesejarahan, istilah diploma juga digunakan sebagai sebutan untuk dokumen-dokumen yang ditandatangani oleh seorang raja yang berisi pengakuan anugerah hak milik atau hak guna atas sebidang tanah beserta syarat-syaratnya (lihat Piagam-piagam Anglo-Saxon dan Diplomatika).

Penerapan

Indonesia

Di Indonesia, diploma adalah jenjang pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi di Indonesia pada umumnya terdapat di perguruan tinggi politeknik dan akademi, meskipun juga terdapat di berbagai perguruan tinggi umum seperti Universitas, Institut, dan Sekolah Tinggi. Pendidikan Tinggi Politeknik di Indonesia pertama kali didirikan pada era tahun 1970-an dan dewasa ini sudah sampai pada titik kemajuan di mana lulusannya telah disetarakan dengan lulusan Pendidikan Tinggi Teknik lain yang ada di Universitas, Institut, maupun Sekolah Tinggi di Indonesia.

Program Ahli Pratama diarahkan pada hasil lulusan yang menguasai kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan yang bersifat rutin atau memecahkan masalah yang sudah akrab sifat-sifat maupun kontekstualnya di bawah bimbingan.

Program Ahli Muda diarahkan pada hasil lulusan yang menguasai kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan yang bersifat rutin, atau memecahkan masalah yang sudah akrab sifat-sifat maupun kontekstualnya secara mandiri, baik dalam bentuk pelaksanaan maupun tanggung jawab pekerjaannya.

Program Ahli Madya diarahkan pada lulusan yang menguasai kemampuan dalam bidang kerja yang bersifat rutin maupun yang belum akrab dengan sifat-sifat maupun kontekstualnya, secara mandiri dalam pelaksanaan maupun tanggung jawab pekerjaannya, serta mampu melaksanakan pengawasan dan bimbingan atas dasar keterampilan manajerial yang dimilikinya. Dahulu jenjang Ahli Madya ini dikenal dengan sebutan Sarjana Muda.

Program Sarjana Terapan diarahkan pada hasil lulusan yang menguasai kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan yang kompleks, dengan dasar kemampuan profesional tertentu, termasuk keahlian merencanakan, melaksanakan kegiatan, memecahkan masalah dengan tanggung jawab mandiri pada tingkat tertentu, memiliki keterampilan manajerial, serta mampu mengikuti perkembangan, pengetahuan, dan teknologi di dalam bidang keahliannya.

Program Magister Terapan

Program Doktor Terapan

Sebutan profesional Ahli Pratama (A.P.) bagi lulusan Program Diploma I (D1), Ahli Muda (A.Ma.) bagi lulusan Program Diploma II (D2), Ahli Madya (A.Md.) bagi lulusan Program Diploma III (D3), Sarjana Terapan (S.Tr.) bagi lulusan Program Diploma IV (D4) atau strata 1 terapan, dan Magister Terapan (M.Tr.) bagi lulusan strata 2 terapan ditempatkan di belakang nama pemilik hak atas penggunaan sebutan yang bersangkutan. Sementara itu, sebutan Doktor Terapan (Dr.Tr.) bagi lulusan strata 3 terapan ditempatkan di depan nama pemilik hak atas penggunaan sebutan yang bersangkutan.

Referensi

  1. 1 2 "Diploma". Oxford Living Dictionaries. Oxford University Press. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-07. Diakses tanggal 18 Januari 2016.
  2. ↑ "Diploma". Merriam-Webster. Diakses tanggal 18 Januari 2016.
  3. 1 2 "Diplomatic". Oxford Living Dictionaries. Oxford University Press. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-07. Diakses tanggal 18 Januari 2016.
  4. ↑ "Diplomat". Oxford Living Dictionaries. Oxford University Press. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-07. Diakses tanggal 18 Januari 2016.
  5. ↑ "Diplomacy". Oxford Living Dictionaries. Oxford University Press. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-07. Diakses tanggal 18 Januari 2016.
  6. ↑ "Testamur". Collins Dictionary. Diakses tanggal 18 Januari 2016.
  7. ↑ "Testamur (degree certificates)". Monash University. Diakses tanggal 18 Januari 2016.
  8. ↑ "My Graduation Certificate". University of Melbourne. Diakses tanggal 18 Januari 2016.
  9. ↑ "Testamur (certificate)". University of Wollongong. Diakses tanggal 18 Januari 2016.
  10. ↑ "Parchment". Merriam-Webster. Diakses tanggal 18 Januari 2016.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan