Senin, 21 September 2026
03:05 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Menno Simons

Menno Simons

250px-Meno_simonis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menno Simons (1854)

Menno Simmons (1496-1561) adalah seorang pemimpin Anabaptis di Belanda dan Jerman Utara.[1] Ia dilahirkan di Friesland, Belanda pada tahun 1496. Menno menjadi seorang imam tahun 1524.[1] Akan tetapi, meskipun ia seorang imam, perlahan-lahan ia mulai meragukan ajaran transubstansiasi.[1] Pada tahun 1534 di kota Munster terjadi pertumpahan darah akibat pengepungan kota yang dilakukan oleh kelompok Anabaptis revolusioner.[1] Peristiwa itu membuat Menno menjadi berani keluar dari kota tempat ia tinggal dan menjadi seorang pengkhotbah Anabaptis.[1] Ia kemudian membentuk jemaat-jemaat yang berdiri sendiri dengan masing-masing pemimpinnya.[1] Di Belanda, gerakan yang dilakukan Menno dapat diterima sehingga bisa mengalami perkembangan.[1] Pengikut-pengikut Menno kemudian disebut Mennonit.[1][2]

Ia melayani selama dua puluh lima tahun dan banyak membuat tulisan.[1] Sama seperti tokoh-tokoh reformator lainnya, Menno Simons juga mendasarkan ajarannya pada Alkitab.[1] Baginya, Alkitab adalah tolok ukur yang paling tinggi bagi semua ajaran gereja.[1] Hanya saja, ia tidak sama dengan para reformator lainnya yang menghormati tulisan-tulisan Bapa-bapa Gereja Purba kecuali bila kebenarannya telah terbukti menurut Alkitab.[1] Ia menjadi salah satu contoh orang yang mengabaikan tradisi saat melakukan penafsiran Alkitab.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 {id} Tony Lane. 2007. Runtut Pijar:Sejarah Pemikiran Kristiani. Jakarta:BPK Gunung Mulia. hlm. 162-164.
  2. {en} Williston Walker. 1918. A History of The Christian Church. New York: Charles Scribner's Sons. hlm. 375.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Menno Simons.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Menno Simons.
Wikisumber memiliki karya asli dari atau mengenai:
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan