Minggu, 08 November 2026
15:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Menangis

Menangis

Bagikan:
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Een_bedelaar_in_Bantam_op_West-Java_TMnr_60030855.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang pria tua yang sedang menangis
250px-Crying-girl.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang anak kecil sedang menangis

Menangis adalah respons fisik akibat dari refleks ataupun dari gejolak emosi yang dirasakan oleh seseorang.[1]

Pada beberapa kasus menangis adalah sinyal yang dikirimkan oleh seseorang pada orang lain untuk memberi tahu bahwa seseorang itu betul-betul sedih atau tertekan.[1]

Aktivitas menangis tidak hanya terjadi akibat dari gejolak emosi, ada tiga macam air mata yang dikeluarkan oleh manusia.[1]

  1. Air mata Basal berasal dari kelenjar air mata dan bertujuan sebagai pelumas agar mata anda sehat (proses lakrimasi).
  2. Air mata Refleks berasal dari respons yang terjadi alamiah dari mata apabila mata kemasukan zat-zat dari luar yang tidak seharusnya masuk ke mata, seperti debu, sabun, saat anda memotong dan mengupas bawang dan lain sebagainya. Air mata ini memicu reaksi berantai yang mengaktifkan bagian di otak agar kelenjar lacrimal di atas mata melepaskan air mata pada kelopak mata agar mengeluarkan zat-zat tersebut.
  3. Air mata emosional hanya terjadi pada manusia dan berasal dari pemicu yang sama dengan gejolak emosi yang mengakibatkan wajah seorang merona merah karena malu atau marah.

Tujuan menangis

Reaksi menangis tidak mudah untuk dibuat-buat atau dipalsukan karena pada saat menangis air mata yang diproduksi seseorang mengaburkan pandangannya dan melumpuhkan kemampuannya untuk menyerang ataupun bertahan dan mengirimkan sinyal pada orang orang terdekat bahwa seseorang tersebut dalam keadaan butuh pertolongan, ditenangkan, atau ditemani.[1]

  1. Berkomunikasi dengan manusia lain - ditinjau dari sudut pandang evolusi manusia, reaksi menangis adalah kemampuan komunikasi pada manusia lain yang dekat dengannya dan meningkatkan kemungkinan seseorang itu bertahan hidup.[1] Pada suatu penelitian mengungkapkan bahwa air mata adalah pelengkap kesedihan. Pada penelitian ini dua foto digunakan, satu foto adalah foto orang menangis dengan air mata dan foto lain adalah orang menangis tetapi air matanya dihilangkan menggunakan teknik digital, orang yang melihat foto tersebut menyatakan bahwa orang yang difoto terlihat lebih sedih, sedangkan apabila air matanya dihapus secara digital, orang yang melihatnya banyak yang salah dan mengungkapkan ekspresi orang difoto membingungkan.[1]
  2. Mekanisme untuk melepas tekanan emosi - teori lain menyatakan bahwa menangis adalah mekanisme dari badan untuk melepas stress. Karena air mata refleks dan air mata emosional memiliki komposisi senyawa yang berbeda, di mana air mata refleks mengandung lebih banyak air (H2O) sementara air mata emosional mengandung lebih banyak protein ACTH yang banyak dikaitkan dengan tingkat stress seseorang.[1] Teori ini mengutarakan bahwa menangis membantu seseorang melepaskan protein ini dari badannya, tetapi riset mengenai hal ini masih terbatas, belum selesai dan belum dapat disimpulkan.[1]

Frekuensi menangis

Berdasarkan penelitian, perempuan menangis 30 hingga 64 kali per tahun dan, sementara pria menangis 6 hingga 17 kali per tahun.[2] Pria menangis antara dua hingga empat menit, sementara wanita rata-rata enam menit, di mana menangis menjadi terisak-isak untuk wanita dalam 65 persen kasus, tetapi untuk pria dalam 6 persen kasus.[2] Anehnya pada waktu anak-anak lelaki ataupun perempuan memiliki frekuensi menangis yang sama.[2]

Rujukan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan