Minggu, 20 September 2026
20:10 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Melanisme

Melanisme merupakan kondisi saat suatu individu memiliki warna tubuh yang lebih gelap sebagai polimorfisme pasa suatu spesies yang sama, maupun antara spesies yang berkerabat dekat.[1]Melanisme yang berkaitan dengan proses adaptasi dikenal sebagai melanisme adaptif. Pada umumnua, hewan dengan kemampuan ini dapat memiliki kemampuan penyamaran yang lebih baik dan menyerap suhu panas dengan lebih baik. [2] Secara genetik, melanisme dapat bersifat dominan atau resesif tergantung gen yang bertanggung jawab menurukan sifat genetiknya.[3]

Daftar pustaka

  1. Clusella Trullas, Susana; van Wyk, Johannes H.; Spotila, James R. (2007-07-01). "Thermal melanism in ectotherms". Journal of Thermal Biology. 32 (5): 235–245. doi:10.1016/j.jtherbio.2007.01.013. ISSN 0306-4565.
  2. Caro, Tim (2005). "The Adaptive Significance of Coloration in Mammals". BioScience (dalam bahasa Inggris). 55 (2): 125. doi:10.1641/0006-3568(2005)055[0125:TASOCI]2.0.CO;2. ISSN 0006-3568.
  3. Nachman, Michael W.; Hoekstra, Hopi E.; D'Agostino, Susan L. (2023). "The genetic basis of adaptive melanism in pocket mice". PNAS (dalam bahasa Inggris). doi:10.1073/pnas.0431157100. PMC 154334. PMID 12704245. Diakses tanggal 2026-03-23.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan