Minggu, 18 Oktober 2026
16:48 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Matematika dan seni

Bagikan:

Matematika dan seni memiliki banyak hubungan dalam beberapa cara. Matematika sendiri dideskripsikan sebagai seni yang dimotivasi oleh keindahan. Matematika dapat terlihat di dalam seni, seperti musik, menari, melukis, arsitektur, patung, dan tekstil. Artikel ini sendiri berfokus pada matematika dalam seni rupa.

Matematika dan seni memiliki hubungan sejarah yang panjang. Artis telah menggunakan matematika sejak abad ke-4 SM saat pematung Yunani Polykleitos menulis Canon, menulis resep proporsi berdasarkan rasio 1:√2 terhadap pria telanjang ideal. Klaim gigih yang populer pun telah dibuat untuk pemakaian rasio emas dalam seni purba dan arsitektur, tanpa bukti yang dapat diandalkan. Dalam Renaisans Italia, Luca Pacioli menulis risalah berpengaruh De Divina Proportione (1509), berilustrasikan ukiran kayu oleh Leonardo da Vinci, dengan menggunakan golden ratio di seni. Pelukis Italia lainnya, Piero della Francesca, mengembangkan ide-de Euklides tentang perspektif dalam risalah seperti De Prospectiva Pingendi, dan dalam lukisannya. Pengukir Albrecht Durer membuat banyak referensi ke matematika dalam karyanya Melencolia I. Di zaman modern, desainer grafis M.C. Escher membuat pemakaian intensif teselasi dan goemetri hiperbolik, dengan bantuan matematikawan H.S. M. Coxeter, sementara gerakan De Stijl yang dipimpin oleh Theo van Doesburg dan Piet Mondrian secara eksplisit menganut bentuk geometris. Matematika banyak menginspirasi seni tekstil seperti quilting, knitting, cross-stitch, crochet, embroidery, weaving, Turkish dan berbagai pembuatan karpet, seperti kilim. Dalam seni rupa Islami, simetris adalah bukti dalam bentuk bervariasi sebagaimana girih Persia dan zellige tilework, Mughal jali, dan kubah muqarnas.

Matematika secara langsung memengaruhi seni dengan berbagai alat konseptual seperti perspektif linear, analisis simetri, dan objek matematis seperti polihedron dan pita Möbius. Magnus Wenninger membuat polihedron terstilasi penuh warna, yang awalnya sebagai model untuk belajar. Konsep matematika seperti rekursi dan paradox logis yang bisa dilihat dari lukisan Rene Magritte dan dalam ukiran oleh M.C. Escher. Seni komputer sering membuat pemakaian fraktal termasuk himpunan Mandelbrot, dan sering kali menyelidiki berbagai objek matematika seperti automata seluler. Secara kontroversial, seniman David Hockney berpendapat bahwa seniman dari zaman Renaisans dan seterusnya menggunakan kamera lucida untuk menggambar representasi adegan yang tepat; arsitek Philip Steadman juga berpendapat bahwa Vermeer menggunakan kamera obscura dalam lukisan-lukisannya yang diamati secara khusus.

Hubungan lainnya yang termasuk dalam analisis agoritmik adalah spektroskopi fluoresensi sinar-X, adanya dimensi fraktal pada batik tradisional Jawa, dan rangsangan terhadap penelitian matematis, terutama teori pandangan Filippo Brunelleschi, yang akhirnya mengarah kepada geometri proyektif Girard Desargues. Pandangan gigi yang berdasarkan pada gagasan Pythagoras tentang harmoni dalam musik, menyatakan bahwa segala sesuatu diatur oleh angka, bahwa Tuhan adalah geometer dunia, dan oleh karena itu geometri dunia itu sakral seperti terlihat dalam karya seni William Blake, Ancient of Days.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Mathematics in art.
Konsep
Fibonacci word: detail of artwork by Samuel Monnier, 2009
Bentuk-bentuk
Karya seni
Bangunan
Seniman
Renaisans
Abad ke-19 - ke-20
Kontemporer
Ilmuwan
Kuno
Renaisans
Romantik
Modern
Publikasi
Organisasi
Topik terkait
Fondasi
Aljabar
Analisis
Diskret
Geometri
Komputasi
Teori bilangan
Topologi
Terapan
Divisi
Topik terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan