Minggu, 20 September 2026
14:12 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Mansa Musa

Mansa Musa

Musa Keita I dari Mali
250px-Catalan_Atlas_BNF_Sheet_6_Mansa_Musa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi Mansa Musa sedang memegang koin emas, dari Atlas Katalan 1375 (Paris, BnF, Espagnol 30, lembar 6). Labelnya berbunyi: Penguasa Hitam ini disebut Musse Melly dan merupakan penguasa tanah orang kulit hitam Gineva (Ghana). Raja ini adalah yang terkaya dan termulia di antara semua tanah ini karena banyaknya emas yang ditambang dari tanahnya.
Mansa Mali
Berkuasaca1312–1337 (25 tahun)
PendahuluAbubakari II
PenerusMaghan Musa
Lahir1280-an
Mali
Meninggalca1337
Tidak diketahui
AyahFaga Laye[1]
PasanganInari Kunate
KeturunanMaghan Musa
WangsaDinasti Keita
AgamaIslam

Musa Keita I (lahir sekitar tahun 1280 - meninggal tahun 1337) adalah mansa kesepuluh Kekaisaran Mali (yang dapat diterjemahkan menjadi "sultan", "penakluk",[2] atau kaisar[3][4][5][6][7]). Ia berkuasa selama 25 tahun dari tahun 1312 sampai tahun 1337. Pada saat Mansa Musa naik tahta, wilayah Kekaisaran Mali mencakup bekas wilayah Kekaisaran Ghana di Mauritania selatan dan di Melle (Mali) serta wilayah-wilayah sekitarnya. Musa memiliki banyak gelar, seperti "Amir Melle", Penguasa Tambang-Tambang Wangara", dan "Penakluk Ghanata".[8] Mansa Musa konon telah menaklukkan 24 kota.[9]

Pada masanya, negara Mali merupakan penghasil emas terbesar di dunia, dan Mansa Musa merupakan salah satu orang terkaya dalam sejarah. Konon jumlah kekayaannya terlalu besar sehingga tidak dapat diperkirakan secara pasti.[10] Salah satu kisahnya yang paling dikenal adalah saat ia pergi untuk menunaikan ibadah haji di Mekkah.[11] Dalam perjalanannya, ia sangat dermawan dan membagi-bagi emasnya, tetapi tindakannya ini konon malah merusak ekonomi di Kairo, Medina, Mekkah dan kota-kota lain yang dilintasinya, karena nilai emas langsung jatuh dan harga-harga pun naik. Untuk memperbaiki keadaan ini, dalam perjalanan pulangnya, ia mencoba meminjam semua emas yang dapat ia bawa dari peminjam uang di Kairo dengan bunga yang tinggi, tetapi upaya ini kurang berhasil. Ini merupakan satu-satunya peristiwa dalam sejarah ketika satu orang mampu mengendalikan harga emas secara langsung di kawasan Laut Tengah.[11]

Mansa Musa meninggal pada tahun 1337 dan diteruskan oleh anaknya, Maghan I. Mansa Maghan adalah salah satu penguasa destruktif yang memulai kemunduran pelan kekaisaran Mali sampai disintegrasi penuh pada awal abad ke-17.

Catatan kaki

  1. Niane, D. T.: "Recherches sur l'Empire du Mali au Moyen âge". Presence Africaine. Paris, 1975.
  2. Lapidus, Ira M. A History of Islamic Societies. 3rd edn. New York, NY: Cambridge University Press, 2014, hlm 455.
  3. Knoblock, Kathleen, "An Interview with Ibn Battuta", Primary Source Fluency Activities: World Cultures (In Sub-Saharan Africa), Shell Education, 2007. ISBN978-1-4258-0102-1.
  4. Travels in Asia and Africa, 1325-1354, by Ibn Battuta, London 2005, hlm. 324, ISBN0-415-34473-5.
  5. Jansen, Jan (1998). "Hot Issues: The 1997 Kamabolon Ceremony in Kangaba (Mali)". The International Journal of African Historical Studies. 31 (2): 253–278. JSTOR 221083.{{cite journal}}: |url-access= memerlukan |url= On page 256, Jan Jansen writes: "Mansa is generally translated as 'king,' 'ruler' or 'ancestor.' The Griaulians, however, often translate mansa as 'God,' 'the divine principle' or 'priest king,' although they never argue the choice for this translation, which has an enormous impact on their analysis of the Kamabolon ceremony."
  6. Macbrair, Robert Maxwell, A Grammar of the Mandingo Language: With Vocabularies, London, 1873, hlm. 5.
  7. Berkin, Carol, Christopher Miller, Robert Cherny, James Gormly & Douglas Egerton, Making America – A History of the United States, 5th edition, Boston, 2011, hlm. 13. ISBN978-0-618-47139-3.
  8. Goodwin 1957, hlm. 109.
  9. C. Conrad, David (1 Januari 2009). Empires of Medieval West Africa: Ghana, Mali, and Songhay. Infobase Publishing. hlm. 36-36. ISBN 1438103190. Diakses tanggal 1 November 2015.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Jacob Davidson. "The 10 Richest People of All Time". CNNMoney. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-08-24. Diakses tanggal 2018-01-20..
  11. 1 2 Goodwin 1957, hlm. 110.
Mansa Musa
Didahului oleh:
Abubakari II
Mansa Kekaisaran Mali
13121337
Diteruskan oleh:
Maghan


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan