Minggu, 20 September 2026
22:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Makale, Tana Toraja

Makale, Tana Toraja

ibu kota Kabupaten Tana Toraja, Indonesia

Makale
Ikon Selamat Datang di Makale
Ikon Selamat Datang di Makale
Koordinat: 3°07′11″S 119°49′42″E / 3.1197°S 119.8283°E / -3.1197; 119.8283
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Selatan
KabupatenTana Toraja
Populasi
  Total40.010 jiwa
  Kepadatan1.006,54/km2 (2,606,9/sq mi)
Kode Kemendagri73.18.05 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS7318040 Suntingan nilai di Wikidata
Luas39,75 km2
Kepadatan1006,54
Desa/kelurahan1 lembang
14 kelurahan
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Makale%2C_Tana_Toraja&revid=28783888&groups=_376ff6c860dea9886ab290b0cfc152aaf6c03a35&parser=parsoid

Makale (ᨆᨀᨒᨙ) adalah sebuah kecamatan sekaligus menjadi ibu kota kabupaten dari Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kecamatan Makale berjarak sekitar 310 km dari Kota Makassar. Perjalanan menuju ke kecamatan ini dapat dicapai dengan naik bus selama 7 jam atau menggunakan pesawat berukuran sedang selama 30 menit. Kecamatan Makale terletak di ketinggian sekitar 1500 dpl sehingga udara di kecamatan ini sangat sejuk. Kehidupan sehari-hari masyarakat masih banyak dipengaruhi oleh adat istiadat Toraja sehingga tempat ini sangat bagus untuk dijadikan tempat berlibur.

Wacana Pembentukan Kecamatan Makale menjadi Kota

Kecamatan yang mungkin bergabung untuk menjadi kota yang meliputi:

Sejarah pembentukan

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Vijver_in_het_centrum_van_Makale_Celebes_TMnr_10015009.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makale pada tahun 1948-1949

Pada tahun 1961, administrasi pemerintahan di Kabupaten Daerah Tingkat II Tana Toraja mengalami perubahan. Perubahan ini terjadi karena diterbitkannya Surat Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Nomor 2067 A. Dalam surat ini, Tana Toraja yang awalnya terdiri dari 15 distrik dengan jumlah kampung sebanyak 410 kampung berubah menjadi terdiri dari 9 kecamatan dengan 135 kampung. Salah satu kecamatan yang dibentuk ialah Kecamatan Makale. Kemudian diadakan pembentukan desa gaya baru melalui Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Nomor 450/XII/1965. Surat keputusan ini diterbitkan tanggal 20 Desember 1965.[2]

Berdasarkan surat keputusan tersebut, ditetapkan lagi Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Tana Toraja Nomor 152/SP/1967. Penerbitan surat ini pada tanggal 7 September 1967 dan isinya tentang pembentukan Desa Gaya Baru. Sebanyak 65 Desa Gaya Baru ditetapkan dalam Kabupaten Daerah Tingkat II Tana Toraja. Desa-desa ini kemudian terbagi menjadi 186 Kampung. Pada ketetapan ini, Kecamatan Makale terbagi menjadi 7 desa dan 20 kampung.[2]

Demografi

Agama

Pada tahun 2020, penduduk Kecamatan Makale berjumlah 40.010 jiwa, laki-laki sebanyak 20.591 jiwa dan perempuan sebanyak 19.419 jiwa. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2020 mencatat bahwa mayoritas penduduk Kecamatan Makale menganut agama Kristen yakni 81,11%, di mana Protestan 62,81% dan Katolik 18,30%. Kemudian sebagian besar lainnya beragama Islam yakni 18,77%, dan sebagian kecil beragama Hindu yakni 0,07%, kemudian Budha 0,03%, Konghucu 0,01% dan Kepercayaan 0,01%.[1][3]

Agama di Kecamatan Makale 2020
Agama Persen
Protestan
 
62,81%
Islam
 
18,77%
Katolik
 
18,30%
Hindu
 
0,07%
Buddha
 
0,03%
Lainnya
 
0,02%

Ekonomi

Sebagian besar masyarkat di Kecamatan Makale bekerja sebagai pedagang atau pegawai negeri.

Transportasi

Sarana transportasi umum di Kecamatan Makale sangat bagus. Sebagian besar menggunakan kendaraan pribadi.

Makanan Khas

Pa'piong

Pa'piong memiliki arti ayam dalam bahasa Toraja. Sesuai dengan namanya, makanan ini memilikibahan utama berupa ayam. Namun, sekarang Pa'piong dapat ditemui dengan bahan lain selainayam, seperti daging atau ikan. Pa'piong biasanya disajikan saat acara-acara penting, bahkan pernah menjadi sajian khusus di Istana. Kini, makanan ini dapat dinikmati oleh masyarakat di seluruh kalangan dan seringkali menjadi makanan wajib di perayaan natal.[4]

Pa'lawa

Pa'lawa memiliki cara penyajian yang mirip dengan ayam geprek, yaitu ayam yang dihancurkan. Rasanya sendiri berpadu antara pedas, asam, dan gurih yang menggunakan rempah-rempah sederhana yanga biasa ada di dapur. Makanan ini umumnya dijadikan sebagai lauk, tetapi juga dapat dijadikan camilan dan seringkali dijadikan oleh-oleh pengunjung Tana Toraja.[4]

Deppa Tori

Deppa tori ini merupakan kue kering berbahan dasar tepung beras, gula merah, beserta taburan wijen. Kue kering ini juga seringkali dijadikan sbagai oleh-oleh yang dapat ditemui di pasar tradisional atau pusat oleh-oleh.[4]

Pranala luar

Referensi

  1. 1 2 "Visualisasi Data Kependuduakan - Kementerian Dalam Negeri 2020". www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 24 Februari 2021.
  2. 1 2 Patarai, M. I., Ibrahim, S., dan Tasbih, I. (Juni 2021). Toraja: Implikasi Budaya dalam Pemekaran Daerah (PDF). Makassar: Penerbit De La Macca. hlm. 23. ISBN 978-602-263-190-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. https://tatorkab.bps.go.id/backend/pdf_publikasi/Kecamatan-Makale-Dalam-Angka-2017.pdf
  4. 1 2 3 "6 Kuliner dan Makanan Khas Makale Kabupaten Tana Toraja". Sering Jalan (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2020-04-26. Diakses tanggal 2025-12-13.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan