Jumat, 06 November 2026
04:58 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Mahatma

Bagikan:

Mahatma berasal dari bahasa Sanskerta, berakar dari dua kata yaitu mahā (महा) (agung) + ātman आत्मं or आत्मन (jiwa): ". Mahatma yang berarti "Jiwa Agung". Kata ini dikenakan kepada orang-orang seperti Mohandas Karamchand Gandhi, yang mana terdapat beberapa sumber yang menyatakan pemberian Mahatma untuk pertama kalinya. Dalam Dutta and Robinson's Rabindranath Tagore: An Anthology, menyatakan bahwa Rabindranath Tagore)[1] yang pertama memberikan gelar tersebut. Sumber yang berbeda menyatakan bahwa gelar "Mahatma" disandangkan kepada Gandhi pada 21 Januari 1915 oleh Nautamlal Bhagavanji Mehta di Kamribai School di Jetpur, India[2]

Kata ini digunakan untuk mengacu kepada orang-orang yang cakap, jiwa yang merdeka, atau kaum profesional.

Kata ini dipopulerkan dalam sastra teosofi pada akhir abad ke-19 oleh Ny. Helena P. Blavatsky, salah seorang dari pendiri Perhimpunan Teosofi, yang mengklaim bahwa guru-gurunya adalah orang-orang yang cakap, atau para Mahatma, yang tinggal di Tibet.

Footnotes

  1. ↑ Dutta, Krishna and Andrew Robinson, Rabindranath Tagore: An Anthology, p. 2
  2. ↑ "Kamdartree.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-05-15. Diakses tanggal 2006-11-13.

Referensi

  • (Inggris) Dutta, Krishna and Andrew Robinson. Rabindranath Tagore: An Anthology. Picador/Macmillan: London, 1997.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan