Selasa, 13 Oktober 2026
21:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Luna 23

Luna 23

Bagikan:
250px-Luna23_figure.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seluruh wahana Luna 23 (tahap penurunan, tahap pendakian, dan kapsul kembali ke Bumi) mendarat dengan kecepatan tak terduga dan jatuh miring.

Luna 23 (seri Ye-8-5M), juga disebut Lunik 23, adalah sebuah misi luar angkasa tak berawak dari program Luna.

Luna 23 adalah misi pendarat bulan yang dimaksudkan untuk sample return lunar ke Bumi. Diluncurkan ke Bulan oleh Proton-K/D, pesawat ruang angkasa rusak selama mendarat di Mare Crisium (Laut Krisis). Aparat mengumpulkan sampel tidak bisa beroperasi dan tidak ada sampel dikembalikan. Pendarat terus transmisi selama tiga hari setelah mendarat. Pada tahun 1976, Luna 24 mendarat beberapa ratus meter dan berhasil sample return.

Luna 23 adalah pesawat ruang angkasa sample return lunar yang pertama modifikasi, dirancang untuk sample return inti yang mendalam dari permukaan Bulan (maka perubahan indeks dari Ye-8-5 sampai Ye-8-5M).

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik luar angkasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Aktif
Berawak
tak ada
Robotik
Sebelumnya
Berawak
Robotik
Gagal
Direncanakan
Artemis
CLEP
CLPS
Luna-Glob
Others
Diusulkan
CLPS
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan