Minggu, 04 Oktober 2026
22:27 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Luna 27

Bagikan:

Luna 27 (Pendarat Luna-Resurs 1 atau Pendarat Luna-Resource-1)[1][2] adalah misi pendarat bulan yang direncanakan oleh Roscosmos dengan kolaborasi oleh European Space Agency (ESA) untuk mengirim pendarat ke Kutub Selatan–Cekungan Aitken, sebuah area di sisi jauh Bulan. Tujuannya adalah untuk mendeteksi dan mengkarakterisasi volatil kutub bulan. Misi tersebut merupakan kelanjutan dari program Luna-Glob.[3][2][4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Missions to the Moon Luna-27, The Planetary Society
  2. 1 2 "ESA's plans for Lunar Exploration" (PDF). European Space Agency (ESA). 2014. Diakses tanggal 2015-10-18.
  3. ↑ Ghosh, Pallab (16 Oktober 2015). "Europe and Russia mission to assess Moon settlement". BBC News. Diakses tanggal 2015-10-16.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Russia-ESA Lunar Exploration Cooperation: Luna Mission Speed Dating". European Space Agency (ESA). 17 Februari 2014. Diakses tanggal 2015-10-18.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Aktif
Berawak
tak ada
Robotik
Sebelumnya
Berawak
Robotik
Gagal
Direncanakan
Artemis
CLEP
CLPS
Luna-Glob
Others
Diusulkan
CLPS
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan