Selasa, 27 Oktober 2026
20:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Liberalisme di Eropa

Bagikan:
Bagian dari seri tentang
Liberalisme
120px-Yellow_flag_waving.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambaran umum dan pembahasan komprehensif akan topik ini dapat dilihat dalam artikel Liberalisme.

Secara umum, liberalisme di Eropa adalah sebuah gerakan politik yang mendukung suatu tradisi luas atas kebebasan individu, pemerintah yang bertanggung jawab secara demokratis dan terbatas secara konstitusional. Hal ini biasanya meliputi keyakinan bahwa pemerintah itu seharusnya bertindak untuk mengurangi kemiskinan dan masalah sosial lainnya, tetapi tidak melalui perubahan radikal atas struktur masyarakat. Pendukung liberalisme klasik terutama ditemukan dalam berbagai partai dan gerakan berhaluan tengah; tetapi pendukung versi lain dari liberalisme ditemukan dalam partai politik di seluruh spektrum kiri dan kanan.

Kaum liberal Eropa di haluan kanan-tengah umumnya mendukung intervensi pemerintah yang terbatas dalam perekonomian. Kebanyakan dari mereka menganut liberalisme konservatif atau konservatisme liberal.

Kaum liberal Eropa di haluan kiri-tengah direpresentasikan dalam partai-partai demokrasi sosial besar, misalnya kalangan Third Way, dan mereka mendukung sosialisme liberal atau liberalisme sosial.[1] Mereka dibedakan pada tingkatan intervensi pemerintah dalam perekonomian.

Referensi

  1. ↑ (Inggris) Europe, a Political Profile: An American Companion to European Politics - Hans Slomp - Google Books. Books.google.co.uk. 2011-09-30. Diakses tanggal 2012-04-27.
Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan