Rabu, 21 Oktober 2026
01:14 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Ekonomi pasar

sebuah sistem ekonomi yang menetapkan keputusan terkait investasi, produksi, dan distribusi dilandaskan pada hubungan antara permintaan dan penawaran yang menentukan harga-harga barang dan jasa.

Bagikan:

Ekonomi pasar adalah sebuah sistem ekonomi yang menetapkan keputusan terkait investasi, produksi, dan distribusi dilandaskan pada hubungan antara permintaan dan penawaran yang menentukan harga-harga barang dan jasa.[1][2] Ciri utama ekonomi pasar adalah pengambilan keputusan investasi atau alokasi barang produsen lewat pasar modal dan keuangan.[3] Dalam ekonomi pasar, masalah-masalah ekonomi sepenuhnya ditangani oleh pasar. Pengendalian pasar ditentukan oleh harga yang ditetapkan dan cara yang dipilih oleh produsen dan konsumen dalam proses produksi dan konsumsi. Sistem ekonomi pasar awalnya diterapkan oleh sebagian besar negara yang berpaham liberal, terutama negara Amerika Serikat. Saat ini, sebagian besar negara-negara di dunia mulai meninggalkan paham ekonomi pasar dan memilih sistem perekonomian lainnya.[4] Sistem ekonomi pasar mulai kembali digunakan sejak dasawarsa 1990-an. Penyebabnya adalah proses globalisasi di Asia dan Amerika Latin yang termasuk negara berkembang. Pasar-pasar di negara-negara berkembang mulai mengalami penyatuan pasar dan perekonomian internasional.[5]

Jenis

Ekonomi pasar bebas

Ekonomi pasar bebas membentuk pemikiran ekonomi pasar dengan model ekonomi kapitalis. Pemikiran filsafat mengenai ekonomi pasar bebas bersumber dari tulisan-tulisan Adam Smith yang diterbitkan pada tahun 1776. Dalam ekonomi pasar bebas, pelaku ekonomi dapat mengadakan tindakan ekonomi sesuai dengan keinginan dan kemampuannya. Prinsip dasar dari ekonomi pasar bebasa adalah kapitalisme yang mengutamakan gaya hidup. Para pelaku ekonomi pasar bebas akan menjadikan kapitalisme sebagai gaya hidup dan ideologi. Ekonomi pasar bebas juga berasal dari pemikiran filsafat liberalisme. Setiap tindakan ekonomi di dalam pasar akan mempunyai motif ekonomi yang mengutamakan kepentingan individu. Ekonomi pasar bebas yang terbentuk dari kapitalisme merupakan dampak dari tanggap bersama masyarakat terhadap perilaku individual. Pembentukannya bukan hasil dari proses sistematis yang terencana.[6]

Kelebihan

Sistem ekonomi pasar yang dilakukan dengan jujur melalui persaingan bebas akan memberikan perkembangan perdagangan yang positif. Salah satu diantaranya dalam pemenuhan kekayaan intelektual. Sistem monopoli pada ekonomi pasar berlaku atas kekayaan ini. Ekonomi pasar akan mengembangkan reka cipta masyarakat dalam mengembangkan produk-produk barang dan jasa yang baru. Selain itu, pemiliki hak cipta akan mendapatkan jaminan atas hak paten, merek, desain, dan rahasia dagang yang memiliki hak monopoli atau hak-hak khusus lainnya. Ekonomi pasar sesuai untuk kekayaan intelektual karena bentuk kekayaan dapat dialihkan melalui dalam penjualan dan pembelian, pemberian lisensi, hibah, dan pemberian wasiat dan sebagai warisan. Kelebihan ini telah berdampak pada perkembangan perdagangan dan industri di negara-negara maju.[7]

Kekurangan

Ekonomi pasar yang bergantung pada prinsip materialisme akan berdampak pada ketidakstabilan ekonomi dunia. Dalam ekonomi pasar, pelaku ekonomi mempunyai hak untuk mencapai keuntungan sebanyak-banyaknya melalui analisis pasar. Pasar menjadi pemeran utama dalam mengatur segala jenis kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi. Prinsip ekonomi pasar juga tidak memperhatikan kehidupan rohani sehingga tidak sesuai diterapkan pada negara yang menganut keyakinan dan kepercayaan terhadap agama. Kegagalan pasar pada ekonomi pasar telah terjadi pada beberapa negara yang mengantu keynesianisme, ekonomi klasik dan ekonomi neoklasik.[8]

Referensi

  1. ↑ Gregory and Stuart, Paul and Robert (2004). Comparing Economic Systems in the Twenty-First Century, Seventh Edition. George Hoffman. hlm. 538. ISBN 0-618-26181-8. Market Economy: Economy in which fundamentals of supply and demand provide signals regarding resource utilization.
  2. ↑ Altvater, E. (1993). The Future of the Market: An Essay on the Regulation of Money and Nature After the Collapse of "Actually Existing Socialism. Verso. hlm. 57.
  3. ↑ Paul M. Johnson (2005). "A Glossary of Political Economy Terms, Market economy". Auburn University. Diakses tanggal 28 Desember 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Widjajanta, B., dan Widyaningsih, A. (2009). Mengasah Kemampuan Ekonomi : Untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Mandrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Sosial (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 13. ISBN 978-979-068-693-9. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-01-22. Diakses tanggal 2020-10-31.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  5. ↑ Clift, Jeremy (2003). Apakah Dana Moneter Internasional? (PDF). Washington D.C.: Dana Moneter Internasional. hlm. 6. ISBN 1-58906-245-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Waluyo, Agus (2017). Ekonomi Konvensional Vs Ekonomi Syariah: Kritik terhadap Sistem Ekonomi Kapitalis, Ekonomi Sosialis, dan Ekonomi Islam (PDF). Yogyakarta: Ekuilibria. hlm. 13. ISBN 978-602-61896-5-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ Kinaria A. dan Norwan R.D. (2019). Busroh, F.F. dan Fatria Khairo (ed.). Prosiding Semiloka Penelitian Dosen STIHPADA Tahun 2019 (PDF). Palembang: Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda. hlm. 117. ISBN 978-623-90705-0-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ Mubyarto, dkk. (2014). Ekonomi Kerakyatan (PDF). Jakarta Selatan: Lembaga Suluh Nusantara. hlm. 66. ISBN 978-602-71633-0-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan