Jumat, 09 Oktober 2026
19:09 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Gaya hidup

bagian dari kebutuhan sekunder manusia yang bisa berubah tergantung zaman atau keinginan seseorang untuk mengubah gaya hidupnya

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Januari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Gaya hidup (bahasa Inggris:lifestyle) adalah bagian dari kebutuhan sekunder manusia yang bisa berubah tergantung zaman atau keinginan seseorang untuk mengubah gaya hidupnya. Istilah gaya hidup pada awalnya dibuat oleh psikolog Austria, Alfred Adler dan Ferdinand the Bull, pada tahun 1929. Pengertiannya yang lebih luas, sebagaimana dipahami pada hari ini, mulai digunakan sejak 1961.[1][2] Gaya hidup dapat terdiri dari faktor material, seperti profil demografis seseorang, dan nonmaterial, yaitu aspek psikologis seseorang yang meliputi nilai pribadi, preferensi dan persepsi.

Lingkungan pedesaan memiliki gaya hidup yang berbeda dibandingkan dengan perkotaan. Lokasi menjadi hal yang penting dalam menentukan gaya hidup seseorang. Keadaan lingkungan dan lokasi tempat tinggal seseorang memengaruhi ragam gaya hidup orang tersebut. Adanya perbedaan tingkat kesejahteraan dan kedekatan dengan lingkungan alam dan budaya di antara berbagai kawasan juga memengaruhi gaya hidup. Misalnya, di daerah pesisir laut, kebiasaan berselancar menjadi gaya hidup yang sering kali ditemukan.

Identitas individu

Gaya hidup biasanya mencerminkan sikap, cara pandang, nilai-nilai, atau pandangan hidup seseorang. Karena itu, gaya hidup bisa dibilang jadi cara untuk membentuk jati diri dan menciptakan simbol-simbol budaya yang sesuai dengan identitas pribadi seseorang. Tapi tidak semua aspek gaya hidup itu murni pilihan sendiri. Sistem sosial dan teknis di sekitar kita bisa membatasi pilihan gaya hidup yang tersedia, termasuk simbol-simbol yang bisa ditunjukkan seseorang kepada orang lain maupun kepada dirinya sendiri.[3]

Dalam masyarakat modern, batas antara identitas pribadi dan aktivitas sehari-hari yang menandakan gaya hidup tertentu jadi semakin kabur. Misalnya, "gaya hidup hijau" berarti memegang keyakinan dan menjalankan aktivitas yang menggunakan lebih sedikit sumber daya serta menghasilkan lebih sedikit limbah berbahaya (dengan kata lain, jejak ekologis yang lebih kecil), sekaligus membangun jati diri dari keyakinan dan aktivitas tersebut. Sebagian pengamat berpendapat bahwa dalam era modern, fondasi utama pembentukan gaya hidup adalah perilaku konsumsi, yang membuka peluang bagi seseorang untuk membentuk dan semakin memperkuat individualitasnya lewat berbagai produk atau jasa yang mencerminkan cara hidup yang berbeda-beda.

Gaya hidup bisa mencakup pandangan seseorang soal politik, agama, kesehatan, keintiman, dan masih banyak lagi. Semua aspek ini turut berperan dalam membentuk gaya hidup seseorang. Dalam industri majalah dan televisi, istilah "lifestyle" biasa dipakai untuk menyebut kategori publikasi atau program tertentu.

Referensi

  1. ↑ "Online Etymology Dictionary". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-04-11. Diakses tanggal 2012-11-12.
  2. ↑ "Search 'lifestyle' on etymonline". etymonline (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-08-23.
  3. ↑ Spaargaren, G.,; VanVliet, B. (2000). "Lifestyle, Consumption and the Environment: The Ecological Modernisation of Domestic Consumption". Environmental Politics: 50–75.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan