Minggu, 20 September 2026
22:00 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Lempeng India

Lempeng India

Lempeng India
Lempeng India
JenisUtama
Perkiraan luas wilayah11.900.000 km2[1]
Pergerakan1utara-timur
Kecepatan126–36mm/tahun
WilayahSamudra Hindia, Pegunungan Himalaya
1Relatif dengan Lempeng Afrika

Lempeng India adalah salah satu lempeng tektonik utama yang membentangi khatulistiwa di belahan bumi timur. Awalnya merupakan bagian dari benua purba Gondwana, India memisahkan diri dari fragmen-fragmen Gondwana lainnya 100 juta tahun silam dan mulai bergerak ke utara.[2] Setelah menyatu dengan Australia yang berdekatan untuk membentuk Lempeng Indo-Australia tunggal, studi terbaru menunjukkan bahwa India dan Australia telah menjadi lempeng yang terpisah setidaknya 3 juta tahun dan mungkin lebih lama.[3]

Lempeng India mencakup sebagian besar Asia Selatan yakni anak benua India dan sebagian dari cekungan di bawah Samudra Hindia, termasuk bagian dari Tiongkok Selatan dan Indonesia bagian barat,[4][5][6] dan membentang sampai, tetapi tidak termasuk Ladakh, Kohistan, dan Balochistan.[7][8][9]

Gerakan lempeng

250px-India-Eurasia_collision.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gerakan lempeng India pada 50 juta tahun lalu, dan membentuk Pegunungan Himalaya
Himalaya-formation.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Dikarenakan tektonika lempeng, Lempeng India terpisah dari Madagaskar dan bertumbukan (s. 55 juta tahun silam) dengan Lempeng Eurasia, mengakibatkan terbentuknya Pegunungan Himalaya.

Hingga kira-kira 140 juta tahun silam, Lempeng India membentuk bagian dari superbenua Gondwana bersama dengan Afrika, Australia, Antarktika, dan Amerika Selatan saat ini. Gondwana terpecah karena benua-benua ini bergerak terpisah pada kecepatan yang berbeda,[10] suatu proses yang menyebabkan terbukanya Samudra Hindia.[11]

Pada masa Cretaceous akhir, sekitar 100 juta tahun silam dan setelah terpecahnya Madagaskar dan India yang sebelumnya tergabung dengan Gondwana, Lempeng India memisahkan diri dari Madagaskar. Lempeng ini mulai bergerak ke utara, pada sekitar 20 sentimeter (7,9 in) per tahun,[10] dan diyakini mulai bertumbukan dengan Asia setidaknya sejak 55 juta tahun silam,[12] pada zaman Eosen dari Senozoikum. Namun, beberapa penulis berpendapat bahwa tumbukan antara India dan Eurasia terjadi masih lama kemudian, sekitar 35 juta tahun silam.[13] Jika tumbukan terjadi antara 55 dan 50 juta tahun silam, Lempeng India akan menempuh jarak 3.000 hingga 2.000 kilometer (1.900 hingga 1.200 mi), bergerak lebih cepat daripada lempeng lain yang diketahui. Pada tahun 2012, data paleomagnetik dari Himalaya Raya digunakan untuk mengusulkan dua tumbukan untuk merekonsiliasi perbedaan antara ukuran penyusutan kerak bumi di Himalaya (~ 1300 km) dan ukuran konvergensi antara India dan Asia (~3600 km).[14] Para penulis ini mengusulkan sebuah fragmen kontinental dari Gondwana bagian utara yang bergerak terpisah dari India, melakukan perjalanan ke utara, dan memulai "tumbukan lembut" antara Himalaya Raya dan Asia pada ~ 50 juta tahun silam. Ini diikuti oleh "tumbukan keras" antara India dan Asia yang terjadi pada ~ 25 juta tahun silam. Subduksi dari cekungan samudra yang dihasilkan yang terbentuk di antara fragmen Himalaya Raya dan India menjelaskan perbedaan yang jelas antara perkiraan penyusutan kerak bumi di Himalaya dan data paleomagnetik dari India dan Asia.

Catatan

  1. "Sizes of Tectonic or Lithospheric Plates". Geology.about.com. 2014-03-05. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-02-09. Diakses tanggal 2016-01-13.
  2. Oskin, Becky (2013-07-05). "New Look at Gondwana's Breakup". Livescience.com. Diakses tanggal 2016-01-13.
  3. Sinvhal, Understanding Earthquake Disasters, page 52, Tata McGraw-Hill Education, 2010, ISBN978-0-07-014456-9
  4. Harsh K. Gupta, Disaster management, page 85, Universities Press, 2003, ISBN978-81-7371-456-6
  5. James R. Heirtzler, Indian ocean geology and biostratigraphy, page American Geophysical Union, 1977, ISBN978-0-87590-208-1
  6. M. Asif Khan, Tectonics of the Nanga Parbat syntaxis and the Western Himalaya, page 375, Geological Society of London, 2000, ISBN978-1-86239-061-4
  7. Srikrishna Prapnnachari, Concepts in Frame Design, page 152, Srikrishna Prapnnachari, ISBN978-99929-52-21-4
  8. A. M. Celâl Şengör, Tectonic evolution of the Tethyan Region, Springer, 1989, ISBN978-0-7923-0067-0
  9. 1 2 Kind 2007
  10. Kumar et al. 2007
  11. Scotese 2001
  12. Aitchison, Ali & Davis 2007
  13. van Hinsbergen, D.; Lippert, P.; Dupont-Nivet, G.; McQuarrie, N.; Doubrivine, P.; Spakman, W.; Torsvik, T. (2012). "Greater India Basin hypothesis and a two-stage Cenozoic collision between India and Asia". Proceedings of the National Academy of Sciences. 109 (20): 7659–7664. Bibcode:2012PNAS..109.7659V. doi:10.1073/pnas.1117262109. PMC 3356651. PMID 22547792.

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Indian tectonic plate.
Besar
World map indicating tectonic plate boundaries
Kecil
Lainnya
Historis

34°25′55″N 73°32′13″E / 34.43194°N 73.53694°E / 34.43194; 73.53694

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan