Senin, 05 Oktober 2026
02:11 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Universitas Leiden

Universitas Leiden

universitas di Belanda

Bagikan:
Universitas Leiden
Universiteit Leiden
250px-Leiden_University_seal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama sebelumnya
Rijksuniversiteit Leiden
MotoLibertatis Praesidium (Latin)
Moto dalam bahasa Indonesia
Benteng Kebebasan
JenisUniversitas riset negeri
Didirikan8 February 1575
PendiriWillem dari Oranye
Anggaran€777 juta (2021)
PresidenLuc Sels
RektorSarah de Rijcke
Staf akademik
1.862 (2021)
Staf administrasi
1.573
Jumlah mahasiswa37.136 (2021-2022)
Sarjana24.496 (2021-2022)
Magister12.395 (2021-2022)
Doktor886 (2021)
Lokasi, ,
KampusUrban dan perkotaan
BahasaBelanda, Inggris
(Bahasa tambahan untuk program bahasa)
Warna  Biru LEI[1]
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Universitas_Leiden&revid=29593859&groups=_562d3432f8890b4682e7f9bf32947f77aeb4ba46&parser=parsoid
Situs webuniversiteitleiden.nl
250px-UniversiteitLeidenLogo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Universitas Leiden (LEI; bahasa Belanda:Universiteit Leiden; bahasa Latin:Academia Lugduno-Batava) adalah universitas umum di Belanda. Terletak di Leiden dan didirikan pada tahun 1575 oleh Pangeran Willem van Oranje, universitas negeri ini adalah universitas tertua di Belanda. Universitas Leiden dikenal untuk sejarah panjangnya, keunggulan di ilmu sosial dan asosiasi pelajarnya.

Universitas Leiden mulai dikenal sejak masa keemasan Belanda, ketika akademisi dari seluruh Eropa terpikat dengan Republik Belanda karena iklim toleransi terhadap cendekiawan dan reputasi internasional Leiden. Pada masa ini Leiden menjadi rumah untuk para cendekiawan Eropa seperti René Descartes, Rembrandt, Christiaan Huygens, Hugo Grotius, Baruch Spinoza dan Baron d'Holbach.

Kampus utamanya yang historis dan tersebar disepenjuru kota Leiden dipandang sebagai salah satu kampus terindah di Eropa. Terdapat juga kampus tambahan di kota Den Haag, yang terdiri dari Leiden University College dan Fakultas Pemerintahan dan Urusan Global. Universitas Leiden merupakan anggota dari Grup Coimbra, Europaeum, dan salah satu pendiri Liga Universitas Riset Eropa.

Universitas ini memiliki hubungan yang dekat dengan keluarga kerajaan Belanda, dengan Ratu Juliana, Ratu Beatrix, dan Raja Willem-Alexander sebagai alumni. Alumni lainnya termasuk sepuluh pemimpin dan Perdana Menteri Kerajaan Belanda. Secara internasional Universitas Leiden diasosiasikan dengan sembilan pemimpin negara lain, termasuk John Quincy Adam; Presiden ke-6 Amerika Serikat, Jaap de Hoop Scheffer; Sekretaris Jenderal NATO, Seorang Presiden Mahkamah Internasional, Seorang Perdana Menteri Kerajaan Inggris, dan enam belas penerima Penghargaan Nobel (termasuk Albert Einstein dan Enrico Fermi).

Sejarah

250px-WilliamOfOrange1580.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Willem Sang Pendiam, pendiri universitas, pada abad ke-16.

Pada tahun 1575, Republik Belanda yang sedang berkembang belum memiliki universitas di wilayah inti utaranya. Universitas-universitas lain di Belanda Habsburg adalah Universitas Leuven dan Universitas Douai, yang terletak di wilayah yang berada di bawah kendali Spanyol yang kuat. Pangeran Willem mendirikan Universitas Leiden untuk memberikan Belanda Utara sebuah lembaga yang dapat mendidik warganya dalam bidang agama serta menyediakan tenaga terpelajar di berbagai bidang bagi pemerintah.[2][3] Konon, Leiden dipilih sebagai penghargaan atas pertahanan heroik kota tersebut melawan serangan Spanyol pada tahun 1574. Nama Felipe II dari Spanyol, musuh Willem, tercantum dalam akta pendirian resmi karena saat itu ia masih berstatus sebagai pangeran Holland secara de jure.[4] Felipe II melarang semua rakyatnya untuk belajar di Leiden.

Lembaga baru ini awalnya berlokasi di Biara Santa Barbara, kemudian pindah ke Gereja Faliede Bagijn pada tahun 1577 (sekarang lokasi museum universitas) dan pada tahun 1581 ke bekas biara biarawati Sistersien, lokasi yang masih ditempati hingga kini, meskipun bangunan aslinya hancur akibat kebakaran pada tahun 1616.[2]

Reputasi Universitas Leiden sebagian terbentuk berkat kehadiran para cendekiawan seperti Justus Lipsius, Joseph Scaliger, Franciscus Gomarus, Hugo Grotius, Jacobus Arminius, Daniel Heinsius, dan Gerhard Johann Vossius dalam kurun waktu lima puluh tahun sejak pendiriannya. Pada tahun 1640-an, lebih dari lima ratus mahasiswa dari seluruh penjuru Eropa terdaftar di sana, menjadikannya universitas Protestan terbesar.[5][3] Baruch Spinoza menemukan karya-karya Descartes sebagian di Universitas Leiden,[6] yang ia kunjungi beberapa kali untuk menempuh studi.[7] Pada abad ke-18, Jacobus Gronovius, Herman Boerhaave, Tiberius Hemsterhuis, dan David Ruhnken termasuk di antara para akademisi terkemuka di universitas tersebut.

Pada tahun 1896, efek Zeeman ditemukan di institusi tersebut oleh Pieter Zeeman dan tak lama kemudian dijelaskan oleh Hendrik Antoon Lorentz.[8] Di laboratorium suhu rendah universitas pertama di dunia, Profesor Heike Kamerlingh Onnes berhasil mencapai suhu yang hanya satu derajat di atas nol mutlak. Pada tahun 1908, ia juga menjadi orang pertama yang berhasil mencairkan helium dan berperan dalam penemuan superkonduktivitas pada logam.[9]

Masa modern

Perpustakaan Universitas Leiden memiliki lebih dari 5,2 juta buku dan lima puluh ribu jurnal. Perpustakaan ini juga memiliki koleksi manuskrip Barat dan Timur, buku cetak, arsip, cetakan, gambar, foto, peta, dan atlas. Perpustakaan ini menyimpan koleksi terbesar di dunia mengenai Indonesia dan Karibia, yang dikumpulkan oleh Institut Scaliger yang meneliti berbagai aspek penyebaran pengetahuan dan gagasan melalui teks dan gambar dari zaman kuno hingga masa kini. Pada tahun 2005, naskah Einstein mengenai teori kuantum gas ideal monatomik (kondensasi Einstein-Bose) ditemukan di salah satu perpustakaan di Leiden.[10]

Kemitraan

Pada tahun 2012, Universitas Leiden menjalin aliansi strategis dengan Universitas Teknologi Delft dan Universitas Erasmus Rotterdam guna meningkatkan kualitas penelitian dan pengajaran di masing-masing universitas. Universitas ini juga menjadi markas tidak resmi Bilderberg Group, sebuah pertemuan para tokoh politik dan ekonomi tingkat tinggi dari Amerika Utara dan Eropa. Universitas Leiden menjalin kemitraan dengan Fakultas Hukum Universitas Duke mulai tahun 2017 untuk menyelenggarakan program musim panas bersama mengenai hukum global dan transnasional dari kampusnya di Den Haag.[butuh rujukan]

Organisasi

Peringkat universitas
Global – Keseluruhan
ARWU World[11]101-150 (2025)
CWUR World[12]88 (2025)
CWTS World[13]72 (2024)
QS World[14]=119 (2026)
Reuters World[15]71 (2019)
THE World[16]=73 (2025)
USNWR Global[17]56 (2025-26)
Global – Hukum
QS Law[18]25 (2025)
THE Law[19]21 (2025)
Global – Seni liberal
ARWU Social science[20]27 (2024)
QS Arts & Humanities[21]=46 (2025)
QS Politics[22]17 (2025)
THE Arts and Humanities[23]21 (2025)

Universitas Leiden dibagi menjadi tujuh Fakultas yang secara keseluruhan menawarkan sekitar 50 program Sarjana dan 100 program Magister.

Terdapat pula Perpustakaan Universitas Leiden

Alumni

Berhubungan dengan Hindia Belanda atau Indonesia

Galeri

  • Universitas Leiden
  • 250px-Leiden_-_Rapenburg_-_universiteit.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Faculteit_der_Sociale_Wetenschappen_Leiden.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Leiden92.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Leiden_University_-_Kamerlingh_Onnes_Laboratorium_7007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 330px-2008-09-13_inauguratie_mvo.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Leiden-Universiteitsbibliotheek.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Leiden163.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 330px-Leiden-Sterrewacht-06.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ "Leiden University basic elements: Colours". Leiden University. Diakses tanggal 2021-01-07.
  2. 1 2 Otterspeer, Willem (2000). Groepsportret met Dame: de Leidse universiteit, 1575–1672. Bert Bakker. ISBN 978-90-351-2240-6.
  3. 1 2 Aldersey-Williams, Hugh (2020-09-03). Dutch Light: Christiaan Huygens and the Making of Science in Europe (dalam bahasa Inggris). Pan Macmillan. ISBN 978-1-5098-9332-4.
  4. ↑ "Foundation documents". Leiden University (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-07-07.
  5. ↑ Schnappen, H. (1960). Niederländische Universitäten und deutsches Geistesleben von der Gründung der Universität Leiden bis ins späte 18. Jahrhundert. Neue Münstersche Beiträge zur Geschichtsforschung. Vol. 6. Münster. OCLC 3783378.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  6. ↑ Kambouchner, Denis (2021-04-15), Melamed, Yitzhak Y. (ed.), "Spinoza and Descartes", A Companion to Spinoza (dalam bahasa Inggris) (Edisi 1), Wiley, hlm. 56–67, doi:10.1002/9781119538349.ch6, ISBN 978-1-119-53834-9, S2CID 241336237, diakses tanggal 2023-07-07{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Parameter work dengan ISBN (link)
  7. ↑ "Spinoza, Benedict De | Internet Encyclopedia of Philosophy" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-07-07.
  8. ↑ A.J. Kox, The discovery of the electron: II. The Zeeman effect, Eur. J. Phys. 18, 139–144 (1997).
  9. ↑ "The Nobel Prize in Physics 1913". NobelPrize.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-07-07.
  10. ↑ BBC NEWS | Europe | Student unearths Einstein paper.
  11. ↑ "2025 Academic Ranking of World Universities". Shanghai Ranking Consultancy. Diakses tanggal 24 Agustus 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "CWUR – World University Rankings 2025". Center for World University Rankings. Diakses tanggal 19 Juli 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "CWTS Leiden Ranking 2024 – PP top 10%". CWTS Leiden Ranking. Diakses tanggal 23 Februari 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ "QS World University Rankings 2026". Quacquarelli Symonds Ltd. Diakses tanggal 19 Juli 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "Reuters World's Top 100 Innovative Universities 2019". Thomson Reuters. Diakses tanggal 8 Januari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ "World University Rankings 2025". Times Higher Education (THE) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 Februari 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ "2025-2026 Best Global Universities Rankings". U.S. News & World Report. Diakses tanggal 19 Juli 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ "QS World University Rankings by Subject 2025: Law & Legal Studies". Top Universities (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 19 Juli 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ "World University Rankings by Subject 2025: Law". THE (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 Februari 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ "2024 Global Ranking of Academic Subjects - Political Sciences". Shanghai Ranking Consultancy. Diakses tanggal 23 Februari 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. ↑ "QS World University Rankings by Subject 2025: Arts and Humanities". QS (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 19 Juli 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. ↑ "QS World University Rankings by Subject 2025: Politics". QS (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 19 Juli 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ "World University Rankings by Subject 2025: Arts and Humanities". THE (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 Februari 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Leiden University.
Liga Universitas Riset Eropa (League of European Research Universities - LERU)


Ikon rintisan

Artikel bertopik perguruan tinggi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan