Jumat, 16 Oktober 2026
12:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Lauh Vindolanda

Lauh Vindolanda

Bagikan:
250px-Roman_writing_tablet_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lauh 343: Surat dari Oktavius untuk Kandidus mengenai pemasokan gandum, kulit hewan, dan urat daging

Lauh Vindolanda pada saat ditemukan adalah dokumen tertulis tertua di Britania (tetapi kini dokumen tertulis tertua yang telah ditemukan di wilayah tersebut adalah Lauh Bloomberg). Lauh ini merupakan sumber informasi mengenai kehidupan di perbatasan utara Britania Romawi.[1][2][3] Tulisannya dibuat dalam lauh kayu yang tipis dengan tinta berbasis karbon. Lauh ini berasal dari abad ke-1 dan ke-2 M. Walaupun catatan serupa di papirus sudah ditemukan dari wilayah Kekaisaran Romawi lainnya, lauh kayu dengan teks yang ditulis dengan tinta belum ditemukan hingga tahun 1973, ketika arkeolog Robin Birley menemukan beberapa lauh kayu di Vindolanda, sebuah benteng Romawi di Inggris Utara.[1][4]

Dokumen ini mencatat urusan-urusan militer resmi dan juga beberapa pesan pribadi dari dan kepada anggota garnisun Vindolanda, keluarga mereka, dan budak-budak mereka. Beberapa teks unik dalam lauh ini adalah undangan pesta ulang tahun yang diadakan sekitar tahun 100 M, dan mungkin merupakan dokumen tertua yang ditulis dalam bahasa Latin adalah seorang perempuan.

Hampir semua lauh ini disimpan di Museum Britania, tetapi beberapa juga dipamerkan di Vindolanda. Teks dalam 752 lauh telah diterjemahkan dan diterbitkan pada tahun 2010.[5] Lauh-lauh lainnya terus ditemukan di Vindolanda.[6]

Catatan kaki

  1. 1 2 "Our Top Ten British Treasures: The Vindolanda tablets". British Museum. 24 Januari 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 8 Februari 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Philip Howard (10 April 1974). "Lime-wood records of Agricola's soldiers". The Times. hlm. 20. But the most significant discovery was a room littered with writing tablets. Of these eight or nine were the conventional stylus tablets, once covered with wax which was inscribed with a stylus. The rest are unique: very thin slivers of lime wood with writing on them in a carbon-based ink that can be deciphered by infrared photography. They are the first literary evidence from this period of British history, the equivalent of the records of the Roman Army found on papyrus in Egypt and Syria.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Bowman 2003, hlm. 12. sfn error: tanpa target: CITEREFBowman2003 (bantuan)
  4. ↑ Susan M. Blackshaw (Nov 1974), "The Conservation of the Wooden Writing-Tablets from Vindolanda Roman Fort, Northumberland", Studies in Conservation, 19, No. 4, International Institute for Conservation of Historic and Artistic Works: 244–246, JSTOR 1505731{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Bowman, A.K.; Thomas, J.D.; Tomlin, R.S.O. (2010), "The Vindolanda Writing-Tablets (Tabulae Vindolandenses IV, Part 1)", Britannia, 41, Society for the Promotion of Roman Studies: 187–224, doi:10.1017/S0068113X10000176
  6. ↑ Kennedy, Maev. "New Cache of Roman letters discovered". Diakses tanggal 2017-07-12.
Ikon rintisan

Artikel bertopik arkeologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Vindolanda tablets.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan