Selasa, 20 Oktober 2026
05:47 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Kabupaten Lampung Utara

Kabupaten Lampung Utara

kabupaten di Provinsi Lampung

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Lampung (disambiguasi).
Kabupaten Lampung Utara
Transkripsi bahasa daerah
 • Abjad Jawiكابوڤاتين لمڤوڠ اوتارا
 • Lampung𞜁𞜕𞜋𞜔𞜊𞜇𞜓𞜀𞜗𞜏𞜌𞜜𞜊𞜔𞜖𞜀𞜔𞜇𞜎
 • Jawaꦏꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀​​ꦭꦩ꧀ꦥꦸꦁ​ꦭꦺꦴꦂ
Bendungan Way Rarem
Bendungan Way Rarem
Lambang resmi Kabupaten Lampung Utara
Lambang
Motto: 
𞜎𞜂𞜕𞜌𞜜𞜇𞜔𞜉𞜑𞜜𞜏𞜌𞜜𞜊𞜔𞜖
Ragem Tunas Lampung
(Lampung) Masyarakat Lampung yang menerima keberagaman
osm-intl,a,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kabupaten_Lampung_Utara&revid=29904047&groups=_48f56b4216049fa92ffb2df3c1fef47df0d62639&parser=parsoid
Peta Kabupaten Lampung Utara
Kabupaten Lampung Utara di Sumatra
Kabupaten Lampung Utara
Kabupaten Lampung Utara
Peta Kabupaten Lampung Utara
Tampilkan peta Sumatra
Kabupaten Lampung Utara di Indonesia
Kabupaten Lampung Utara
Kabupaten Lampung Utara
Kabupaten Lampung Utara (Indonesia)
Tampilkan peta Indonesia
Koordinat: 4°49′00″S 104°48′00″E / 4.81667°S 104.8°E / -4.81667; 104.8
Negara Indonesia
ProvinsiLampung
Tanggal berdiri4 Juli 1959[1]
Dasar hukumUU No. 36 Tahun 2024[1]
Ibu kotaKotabumi
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 23
  • Kelurahan: 15
  • Desa: 232
Pemerintahan
 • BupatiHamartoni Ahadis
 • Wakil BupatiRomli
 • Sekretaris DaerahLekok
Luas
 • Total2.725,63 km2 (1,052,37 sq mi)
Populasi
 (30 Juni 2024)[3]
 • Total636.908
 • Kepadatan230/km2 (610/sq mi)
Demografi
 • Agama
 • BahasaIndonesia, Lampung, Jawa
 • IPMKenaikan 71,42 (2024)
 tinggi [4]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode BPS
1806 Suntingan nilai di Wikidata
Kode area telepon0724
Pelat kendaraanBE xxxx J**/K*
Kode Kemendagri18.03 Suntingan nilai di Wikidata
DAURp 994.740.080.000,- (2020)[5]
Situs weblampungutarakab.go.id
40px-Lam_ya.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Artikel ini memuat Surat Lampung. Tanpa dukungan multibahasa, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, tanda kotak, atau karakter lain selain dari Surat Lampung.

Kabupaten Lampung Utara adalah kabupaten di Provinsi Lampung, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kecamatan Kotabumi. Jumlah penduduk kabupaten Lampung Utara pada pertengahan tahun 2024 sebanyak 672.594 jiwa, dengan kepadatan 234 jiwa/km2.[3]

Kabupaten ini sebelumnya merupakan salah satu kabupaten terluas dan terbesar di Provinsi Lampung yang sekarang meliputi Kabupaten Lampung Utara sebagai induknya, Kabupaten Way Kanan, Kabupaten Lampung Barat yang kemudian memekarkan wilayahnya menjadi Kabupaten Pesisir Barat, dan Kabupaten Tulang Bawang yang kemudian memekarkan wilayahnya menjadi Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Kabupaten Mesuji.

Sejarah

Pada awal masa kemerdekaan, berdasarkan UU RI Nomor 1 Tahun 1945, Lampung Utara merupakan wilayah administratif di bawah Karesidenan Lampung yang terbagi atas beberapa kawedanan, kecamatan dan marga.

Pemerintahan marga dihapuskan dengan Peraturan Residen 3 Desember 1952 Nomor 153/1952 dan dibentuklah “Negeri” yang menggantikan status marga dengan pemberian hak otonomi sepenuhnya berkedudukan di bawah kecamatan. Dengan terjadinya pemekaran beberapa kecamatan, terjadilah suatu negeri di bawah beberapa kecamatan, sehingga dalam tugas pemerintahan sering terjadi benturan. Status pemerintahan negeri dan kawedanan juga dihapuskan dengan berlakunya UU RI Nomor 18 Tahun 1965.

Berdasarkan UU RI Nomor 4 (Darurat) Tahun 1965, juncto UU RI Nomor 28 Tahun 1959, tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten-Kabupaten dalam Lingkungan Sumatera Selatan, terbentuklah Kabupaten Lampung Utara di bawah Provinsi Sumatera Selatan. Dengan terbentuknya Provinsi Lampung berdasarkan UU RI Nomor 14 Tahun 1964, maka Kabupaten Lampung Utara masuk sebagai bagian dari Provinsi Lampung.

Kabupaten Lampung Utara, telah mengalami tiga kali pemekaran dengan wilayah awal yang semula seluas 19.368,50 km².[butuh rujukan] Luas Kabupaten Lampung Utara setelah pemekaran pada akhir tahun 2013 adalah 2.725,87 km2.[6] Pemekaran wilayah pertama terjadi dengan terbentuknya Kabupaten Lampung Barat berdasarkan UU RI Nomor 6 Tahun 1991, sehingga Wilayah Lampung Utara berkurang 6 kecamatan yaitu: Sumber Jaya, Balik Bukit, Belalau, Pesisir Tengah, Pesisir Selatan dan Pesisir Utara.

Pemekaran kedua tejadi dengan terbentuknya Kabupaten Tulang Bawang berdasarkan UU RI Nomor 2 Tahun 1997. Wilayah Lampung Utara kembali mengalami pengurangan sebanyak 4 kecamatan yaitu: Menggala, Mesuji, Tulang Bawang Tengah dan Tulang Bawang Udik. Pemekaran ketiga terjadi dengan terbentuknya Kabupaten Way Kanan berdasarkan UU RI Nomor 12 Tahun 1999. Lampung Utara kembali berkurang 6 kecamatan yaitu: Blambangan Umpu, Pakuan Ratu, Bahuga, Baradatu, Banjit dan Kasui. Kabupaten Lampung Utara, saat ini tinggal 8 kecamatan yaitu: Kotabumi, Abung Selatan, Abung Timur, Abung Barat, Sungkai Selatan, Sungkai Utara, Tanjung Raja dan Bukit Kemuning.

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 20 Tahun 2000 jumlah kecamatan dimekarkan menjadi 16 kecamatan dengan mendefinitifkan 8 kecamatan pembantu yaitu: Kotabumi Utara, Kotabumi Selatan, Abung Semuli, Abung Surakarta, Abung Tengah, Abung Tinggi, Bunga Mayang dan Muara Sungkai. Sedangkan hari kelahiran Kabupaten Lampung Utara Sikep ini, setelah melalui berbagai kajian, disepakati jatuh tanggal 15 Juni 1946 dan ini disahkan dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2002.

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2006 tanggal 15 Agustus 2006 telah dimekarkan kembali 7 kecamatan yang baru, yaitu sebagai berikut:

  1. Kecamatan Hulu Sungkai ibu kota Gedung Maripat
  2. Kecamatan Sungkai Tengah ibu kota Batu Nangkop
  3. Kecamatan Sungkai Barat ibu kota Sinar Harapan
  4. Kecamatan Sungkai Jaya ibu kota Cempaka
  5. Kecamatan Abung Pekurun ibu kota Pekurun
  6. Kecamatan Abung Kunang ibu kota Aji Kagungan Kepala Kampung Syahrial Kunang
  7. Kecamatan Blambangan Pagar ibu kota Blambangan

Geografi

Secara geografis kabupaten Lampung Utara terletak pada 104'40 sampai 105'08 bujur timur dan 4'34 sampai 5'06 lintang selatan dengan batas - batas wilayah sebagai berikut:

Batas Wilayah

Utara Kabupaten Way Kanan
Timur Kabupaten Tulang Bawang Barat
Selatan Kabupaten Lampung Tengah
Barat Kabupaten Lampung Barat

Iklim

Pada tahun 2008 suhu udara rata-rata siang hari berkisar antara 21,8 °C sampai 23,8 °C. Rata-rata curah hujan lebih rendah (182,54 mm) dibandingkan dengan tahun 2007 (133,6 mm). Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Maret mencapai 455,4 mm dan terendah pada bulan Mei (28,7 mm).

Pemerintahan

Daftar Bupati

40px-Flag_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Bupati Lampung Utara 40px-Lambang_Kabupaten_Lampung_Utara.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
No. Potret Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Partai Politik / Fraksi Wakil Bupati Periode Ref.
1 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Burhanudin 1946 1947 N/A 1 [7]
2 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Akhmad Akuan 1947 1950 N/A 2
3 120px-Zainal_Abidin_Pagaralam.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Zainal Abidin Pagaralam
(1916-1986)
1950 1950 N/A 3
4 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail R. Sarikun 1950 1955 N/A 4
5 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail R. Sumbaji 1955 1959 N/A 5
6 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Pangeran Ingguan 1959 1960 N/A 6
7 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Abdul Samad 1960 1965 N/A 7
8 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail M. Syarif 1965 1967 N/A 8
9 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail M. A. Rivai 1967 1972 N/A 9
10 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail T. R. A. Syukri 1972 1973 N/A 10
11 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Djuaini Ahmad 1973 1978 N/A 11
12 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Masno Asmono 1978 1983 N/A 12
1983 1988 N/A 13
13 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Djufri A. H. Adam 1988 1993 N/A 14
14 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Ahmad Gumbira 1993 1998 Golkar N/A 15
15 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Hairi Fasyah 1998 2003 Golkar Zainal Abidin
(2000-2008)
16
2003 2008 17
(2003)
Transisi (2008—2009)
16 120px-Profile_photo_placeholder_-_jagged_edges.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Zainal Abidin
(Lahir 1961)
25 Maret 2009 25 Maret 2014 PDI-P Rohimat Aslam 18
(2008)
17 120px-Agung_Ilmu_Mangkunegara%2C_Bupati_Lampung_Utara.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Agung Ilmu Mangkunegara
(Lahir 1982)
25 Maret 2014 25 Maret 2019 NasDem Sri Widodo 19
(2013)
25 Maret 2019 8 Oktober 2019 Budi Utomo 20
(2018)
[ket. 1][9]
18 120px-Bupati_Lampung_Utara_Budi_Utomo_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Budi Utomo
(Lahir 1958)
3 November 2020 25 Maret 2024 Ardian Saputra
(2022-2024)
[10]
Transisi (2024—2025)
19 120px-Hamartoni_Ahadis%2C_Bupati_Lampung_Utara.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Hamartoni Ahadis
(Lahir 1964)
20 Februari 2025 Petahana Romli 21
(2024)
Legenda
  Non-Partisan/Penugasan Pemerintah

Dewan Perwakilan

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014–2019[11] 2019–2024[12] 2024–2029
PKB 4 Steady 4 Kenaikan 5
Gerindra 5 Kenaikan 6 Kenaikan 8
PDI-P 7 Penurunan 5 Steady 5
Golkar 5 Penurunan 4 Kenaikan 5
NasDem 4 Kenaikan 6 Kenaikan 7
PKS 3 Kenaikan 5 Steady 5
Hanura 3 Penurunan 1 Penurunan 0
PAN 4 Steady 4 Kenaikan 5
PBB 2 Penurunan 0 Steady 0
Demokrat 7 Steady 7 Penurunan 5
Perindo (baru) 1 Penurunan 0
PPP 0 Kenaikan 1 Penurunan 0
Berkarya (baru) 1
PKPI 1 Penurunan 0
Jumlah Anggota 45 Steady 45 Steady 45
Jumlah Partai 11 Kenaikan 12 Penurunan 8

Kecamatan

Kabupaten Lampung Utara terdiri dari 23 kecamatan, 15 kelurahan, dan 232 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 885.591 jiwa dengan luas wilayah 2.725,87 km² dan sebaran penduduk 324 jiwa/km².[13][14]

Daftar kecamatan dan kelurahan/desa di Kabupaten Lampung Utara, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Kodepos[15]StatusDaftar
Desa/Kelurahan
18.03.06 Abung Barat 1434558Desa
18.03.22 Abung Kunang 734559Desa
18.03.19 Abung Pekurun 934582Desa
18.03.07 Abung Selatan 1634581Desa
18.03.13 Abung Semuli 734572Desa
18.03.14 Abung Surakarta 934573Desa
18.03.11 Abung Tengah 1134553Desa
18.03.05 Abung Timur 1234583Desa
18.03.12 Abung Tinggi 834561Desa
18.03.23 Blambangan Pagar 734571Desa
18.03.01 Bukit Kemuning 1734556Desa
Kelurahan
18.03.16 Bunga Mayang 1134575Desa
18.03.17 Hulu Sungkai 1034565Desa
18.03.02 Kotabumi 9434512-34519Desa
Kelurahan
18.03.10 Kotabumi Selatan 5934521-34529Desa
Kelurahan
18.03.09 Kotabumi Utara 834552Desa
18.03.15 Muara Sungkai 1134574Desa
18.03.21 Sungkai Barat 1034563Desa
18.03.20 Sungkai Jaya 934562Desa
18.03.03 Sungkai Selatan 1134554Desa
18.03.18 Sungkai Tengah 834564Desa
18.03.08 Sungkai Utara 1534555Desa
18.03.04 Tanjung Raja 1934557Desa
TOTAL15232

Pariwisata

Objek Wisata

Bendungan Way Rarem

Terletak di Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun atau 36 km dari Kotabumi, atau 90 km dari Bandar Lampung. Objek Wisata Way Rarem Memiliki luas 49,2 ha tinggi bendungan 59 m dan kedalaman air 32 m, luas genangan 1200 ha.

Di samping untuk Objek Wisata, Bendungan Way Rarem juga berfungsi sebagai irigasi yang dapat mengairi seluas – 22.000 ha, untuk Kecamatan Abung Timur, Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik dan Kotabumi. Terdapat beberapa spesies ikan hias air tawar khas seperti ikan Sumatra dll. Lingkungan alam dan suasana perkampungan merupakan ciri khas lokasi ini.

Bendungan Tirta Shinta

Terletak di Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara dengan jarak tempuh – 10 km dari Kotabumi, atau 111 km dari Bandar Lampung.

Air terjun Curup Paten

Terletak di Desa Suka Menanti Kecamatan Bukit Kemuning dengan jarak tempuh dari Kotabumi sekitar 40 km. Air terjun ini memiliki tiga tingkatan dengan ketinggian sekitar 4 m untuk masing - masing tingkatan.

Air terjun Curup Selampung

Terletak di Desa Gunung Bertuah Kecamatan Abung Barat dengan jarak tempuh sekitar 35 km dari Kotabumi. Di lokasi ini terdapat 2 air terjun masing tinggi 12 m lebar 15 m dan tinggi 20 m lebar 3 m yang ditemukan oleh Alm Selampung pada tahun 1973.

Wisata Green Bamboo

Terletak di Desa Sribandung Kecamatan Abung Tengah dengan jarak tempuh sekitar 10 km dari Kotabumi. Lokasi ini merupakan wisata arung jeram alami yang mengikuti aliran sungai dengan arus deras dan bebatuan yang menghadirkan petualangan alam tersendiri.

Wisata Budaya

Sanggar - sanggar seni budaya sebagai pelestarian seni budaya nenek moyang kabupaten lampung utara.sanggar tersebut di antaranya sanggar kemalo bumi rayo yang telah berhasil meraih berbagai prestasi tingkat nasional.

Referensi

  1. 1 2 "Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2024 tentang Kabupaten Lampung Utara di Provinsi Lampung" (PDF). Lembaran Negara Republik Indonesia. 2024-08-07. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2024-08-19. Diakses tanggal 2024-08-19.
  2. ↑ "Kabupaten Lampung Utara Dalam Angka 2020". www.lampungutarakab.bps.go.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-06-18. Diakses tanggal 24 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 25 Januari 2025.
  4. ↑ "Indeks Pembangunan Manusia (Umur Harapan Hidup Hasil Long Form SP2020), 2023-2024". www.bps.go.id. Badan Pusat Statistik. Diakses tanggal 25 Januari 2025.
  5. ↑ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 30 Juli 2021. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. ↑ Saifuddin, R., dkk. (2018). Saifuddin, Ridwan (ed.). Menggali Akar Kemiskinan: Melihat dari Dekat Kemiskinan di Provinsi Lampung (PDF). Bandar Lampung: Balitbangda Provinsi Lampung. hlm. 8. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2023-04-02. Diakses tanggal 2023-05-29.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  7. ↑ SEJARAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA[pranala nonaktif permanen], diakses 28 Desember 2020.
  8. ↑ Kompas, Tim Harian (2019-10-08). "Agung Jadi Tersangka Suap". Kompas.id. Diakses tanggal 2026-07-18.
  9. ↑ "Bupati dan Wabup Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara dan Budi Utomo Dilantik". smartnews.id. 25-03-2019. Diakses tanggal 19-03-2022. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  10. ↑ Irawan, Jimi (03-11-2020). Nani Suherni (ed.). "Sah! Budi Utomo Dilantik Jadi Bupati Lampung Utara Gantikan Agung yang Ditangkap KPK". inews.id. Diakses tanggal 19-03-2022. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  11. ↑ Perolehan Kursi DPRD Lampung Utara 2014-2019
  12. ↑ Perolehan Kursi DPRD Lampung Utara 2019-2024
  13. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  14. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  15. ↑ Kode Pos Kabupaten Lampung Utara

Pranala luar

  1. ↑ Bupati petahana dinonaktifkan karena terlibat kasus korupsi.[8]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan