Jumat, 09 Oktober 2026
22:52 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Lampu Nernst

Lampu Nernst

Bagikan:
Lampu Nernst, model B, DC 0,5 ampere, 95 volt. Dengan izin dari Landesmuseum für Technik und Arbeit Mannheim, Jerman, (Ind: Museum Negara Teknologi dan Buruh)
Lampu Nernst, model B, DC 0,5 ampere, 95 volt. Dengan izin dari Landesmuseum für Technik und Arbeit Mannheim, Jerman, (Ind: Museum Negara Teknologi dan Buruh)
Diagram lampu Nernst dari tahun 1903. Keramik pemancar cahaya disebut "glower"
Diagram lampu Nernst dari tahun 1903. Keramik pemancar cahaya disebut "glower"

Lampu Nernst adalah bentuk awal dari lampu pijar elektrik. Lampu Nernst tidak menggunakan filamen wolfram pijar, sebagai gantinya, digunakan sebatang keramik yang dipanaskan hingga memijar. Karena batang keramik tidak mengalami oksidasi ketika dipaparkan ke udara, tidak ada keharusan untuk mengemasnya pada tabung hampa atau gas mulia, batang keramik pada lampu Nernst dapat beroperasi pada udara bebas dan hanya ditutup dengan gelas untuk mengisolasi bahang yang dihasilkannya.

Dikembangkan oleh fisikawan dan kimiawan Jerman Walther Nernst pada tahun 1897 di Universitas Goettingen, lampu ini dua kali lipat lebih efisien dari lampu filamen karbon dan memancarkan cahaya yang lebih alami.

Satu kekurangan dari desain Nernst adalah batang keramik bukanlah konduktor pada suhu ruang jadi lampu memerlukan pemanas terpisah untuk memanaskan keramik hingga cukup panas untuk mulai menghantar dengan sendirinya.

Pranala luar

Konsep
Metode penyalaan
Pijaran
Luminesensi
Pembakaran
Busur listrik
gas
High-intensity
discharge (HID)
Stasioner
Portabel
Otomotif
  • Industrial
  • Scientific
Topik terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan