Jumat, 16 Oktober 2026
03:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Lampu jalan

Lampu jalan

Bagikan:
250px-Streetlight_Lantern.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah lampu penerangan jalan

Lampu jalan adalah lampu yang digunakan untuk penerangan jalan pada malam hari sehingga pejalan kaki, pesepeda dan pengendara dapat melihat dengan lebih jelas jalan yang akan dilalui pada malam hari, sehingga dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas dan keamanan dari para pengguna jalan. Faktor yang menentukan jumlah tiang dan titik penerangan yang harus dipasang yaitu faktor pemakaian, kehilangan cahaya dan arus cahaya lampu. Ketiga faktor tersebut dibandingkan dengan dua faktor teknis yaitu lebar jalan dan kuat penerangan rata-rata.[1]

Alternatif sumber listrik penerangan jalan

Sel surya

Untuk penerangan jalan di daerah yang tidak terjangkau oleh aliran listrik, dapat digunakan listrik yang dihasilkan oleh sel surya. Sel surya pada siang hari mengubah sinar surya menjadi energi listrik yang disimpan dalam akumulator, dan pada malam hari listrik ini digunakan untuk menerangi jalan.

Tenaga angin

Pendekatan lain dalam membangkitkan listrik untuk penerangan jalan di daerah yang jauh dari jaringan listrik adalah dengan tenaga angin yang memutar kincir yang selanjutnya memutar generator untuk menghasilkan listrik untuk menghidupkan lampu jalan. Sistem ini cocok untuk daerah yang anginnya ada sepanjang hari.

Pembiayaan penerangan jalan di Indonesia

Untuk membiayai pemakaian listrik dilakukan bersamaan dengan tagihan listrik. Uang yang dikumpulkan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) selanjutnya digunakan untuk membayar tagihan listrik PLN kepada Pemerintah Daerah. [butuh rujukan]

Pencahayaan lanskap

Pencahayaan jalan tidak terbatas pada jalan dan trotoar. Pencahayaan taman atau lanskap juga termasuk di dalamnya. Pencahayaan lanskap atau pencahayaan taman adalah penggunaan pencahayaan luar ruangan pada taman pribadi dan lanskap publik untuk meningkatkan keselamatan, memperbaiki estetika malam hari,[2][3][4] aksesibilitas, pengawasan, rekreasi dan olahraga, serta untuk pelaksanaan acara publik. Lampu taman atau lampu halaman adalah lampu luar ruangan berdiri sendiri di taman dan pekarangan.[5] Biasanya mereka digerakkan oleh listrik, tetapi kadang-kadang juga oleh gas alam,[6][7][8] dan biasanya dipasang di dekat jalan setapak atau jalan masuk untuk memberikan visibilitas di tempat gelap atau di tempat yang menjadi gelap pada waktu tertentu. Seiring berkembangnya sistem tenaga listrik, penerangan gas abad XIX dan penerangan listrik abad XX menjadi bagian dari fungsi dan desain eksterior. Contoh inovasi abad XXI di bidang ini meliputi meningkatnya penggunaan LED, tenaga surya, lampu tegangan rendah, lampu hemat energi, dan solusi penghematan energi di bidang pencahayaan.

Tujuan utama yang dipenuhi oleh pencahayaan lanskap:

  • Navigasi. Rute dari jalan masuk ke pintu depan, dari teras ke jacuzzi, dari halaman belakang ke tempat api unggun. Jika orang tidak melihat kaki mereka, berarti pencahayaan tidak berfungsi.
  • Atmosfer. Pencahayaan yang menciptakan rasa terhuni dan kenyamanan pada malam hari. Biasanya berupa pencahayaan aksen pada pohon, elemen perairan, dan detail arsitektur.
  • Keamanan. Hal yang penting, tetapi jarang menjadi alasan yang cukup untuk menerangi seluruh kawasan. Pencahayaan dengan sensor gerak di akses masuk memberikan keamanan tanpa mengubah area menjadi tempat parkir.[9]

Lampu taman listrik biasanya dikendalikan dari dalam bangunan dengan sakelar dinding atau sensor fotolistrik yang dipasang pada lampu atau di dekatnya. Lampu taman yang dimaksudkan untuk memberikan pencahayaan pengamanan dapat dikendalikan oleh sensor gerak.[10][11][12] Lampu gas yang menyala terus-menerus dapat dilarang sesuai dengan peraturan lingkungan mengenai emisi gas rumah kaca di beberapa yurisdiksi.

Lampu taman dapat berdampak buruk pada satwa liar dan berkontribusi pada polusi cahaya.

Lihat pula

Galeri

  • Lampu jalan khusus penerangan trotoar
    Lampu jalan khusus penerangan trotoar
  • Lampu jalan di separator jalur lambat dengan jalur cepat
    Lampu jalan di separator jalur lambat dengan jalur cepat
  • Lampu jalan yang umum ditemukan
    Lampu jalan yang umum ditemukan
  • Lampu jalan pada persimpangan
    Lampu jalan pada persimpangan
  • Lampu penerangan jalan dengan papan tenaga surya di atasnya
    Lampu penerangan jalan dengan papan tenaga surya

Referensi

  1. ↑ Muhaimin (2001). Teknologi Pencahayaan. Bandung: PT Refika Aditama. hlm. 180.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "What is the Meaning of Landscape Lighting?". www.radarlighting.com. Diakses tanggal 2026-05-30.
  3. ↑ "Guide to Landscape Lighting Design Critique" (PDF). www.landscapelightinginitiative.org. Diakses tanggal 2026-05-30.
  4. ↑ "4 Benefits of Landscape Lighting". www.wiprolighting.com. Diakses tanggal 2026-05-30.
  5. ↑ "Top 7 Outdoor Garden Light Ideas: Lamp Posts & Wall Sconces". potfarmbackyard.com. Diakses tanggal 2026-05-30.
  6. ↑ "Gas lights vs electric lighting". www.williamsugg.co.uk. Diakses tanggal 2026-05-30.
  7. ↑ "Pensacola Energy. Increase Curb Appeal with Natural Gas Outdoor Lighting". pensacolaenergy.com. Diakses tanggal 2026-05-30.
  8. ↑ "Natural Gas Lighting Benefits". gaslanternsandlights.com. Diakses tanggal 2026-05-30.
  9. ↑ "Best landscaper southern Alberta". sculptedearth.ca. Diakses tanggal 2026-05-30.
  10. ↑ "How to protect your property and garden with security lights". www.moonlightdesign.co.uk. Diakses tanggal 2026-05-30.
  11. ↑ "Outdoor Security Lighting Guide: Types, Brightness & Placement". www.keytek.co.uk. Diakses tanggal 2026-05-30.
  12. ↑ "Motion Sensor Outdoor Light: Lighting Explained". www.paclights.com. Diakses tanggal 2026-05-30.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Street lights.
Konsep
Metode penyalaan
Pijaran
Luminesensi
Pembakaran
Busur listrik
gas
High-intensity
discharge (HID)
Stasioner
Portabel
Otomotif
  • Industrial
  • Scientific
Topik terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan