Kamis, 15 Oktober 2026
08:59 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Kuau-kerdil

Kuau-kerdil

genus burung

Bagikan:
Kuau kerdil
250px-Stavenn_Polyplectron_napoleonis_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuau-kerdil Palawan
Polyplectron napoleonis
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Galliformes
Famili: Phasianidae
Subfamili: Phasianinae
Tribus: Polyplectronini
Genus: Polyplectron
Temminck, 1813
Sinonim

Polyplectrum (lapsus)

Artikel takson sembarang

Marga Polyplectron dari suku Phasianidae mencakup semua jenis kuau-kerdil. Hewan jantan memiliki variasi pola bulu yang menarik, sementara yang betina cenderung memiliki pola yang kurang bervariasi.


Jenis-jenis

Rujukan

  • Kimball, Rebecca T.; Braun, Edward L.; Ligon, J. David; Lucchini, Vittorio & Randi, Ettore (2001): A molecular phylogeny of the peacock-pheasants (Galliformes: Polyplectron spp.) indicates loss and reduction of ornamental traits and display behaviours. Biol. J. Linn. Soc. 73(2): 187–198. HTML abstract

Pranala luar

Genera Pangalliformes beserta kerabat punahnya
incertae sedis
†Gallinuloididae
†Paraortygidae
†Quercymegapodiidae
†Sylviornithidae
Galliformes
    • lihat di bawah ↓
Sylviornis neocaledoniae
Megapodiidae
Alecturini
Megapodiini
Cracidae
Penelopinae
Cracinae
Cracini
Phasianoidea
    • lihat di bawah ↓
Mitu mitu
Numididae
Odontophoridae
Ptilopachinae
Odontophorinae
Phasianidae
    • lihat di bawah ↓
Numida meleagris
Rollulinae
Pavoninae
Coturnicini
Gallini
Pavonini
Polyplectronini
Phasianinae
Lophophorini
Phasianini
Tetraonini
Rollulus rouloul


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan