Minggu, 08 November 2026
05:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Kekristenan Timur

Kekristenan Timur

pembagian tradisi kekristenan

Bagikan:
Bagian dari serial tentang
Kekristenan Timur
Christ Pantocrator (Deesis mosaic detail)

Kekristenan Timur mencakup tradisi-tradisi Kristen dan keluarga-keluarga gereja yang awalnya berkembang selama zaman klasik dan akhir zaman kuno di wilayah Mediterania Timur atau lokasi-lokasi yang lebih jauh ke timur, selatan, atau utara.[1] Istilah ini tidak menggambarkan satu persekutuan atau denominasi agama. Kekristenan Timur adalah kategori yang dibedakan dari Kekristenan Barat, yang terdiri dari tradisi-tradisi dan gereja-gereja Kristen yang awalnya berkembang lebih jauh ke barat.

Kekristenan Timur meliputi empat keluarga gereja utama: Gereja Ortodoks Timur, Gereja Ortodoks Oriental, Gereja Asiria dari Timur, dan Gereja Katolik Timur. Istilah ini digunakan secara kontras dengan Kekristenan Barat. Secara kolektif mereka meliputi gereja-gereja dan tradisi-tradisi Kristen yang berkembang di wilayah Balkan, Eropa Timur, Asia Kecil, Timur Tengah, Afrika, India, dan sebagian wilayah Timur Jauh selama berabad-abad. Istilah ini bukan menggambarkan suatu persekutuan tunggal atau tradisi religius umum. Beberapa gereja Timur lebih banyak memiliki kesamaan historis dan teologis dengan Kekristenan Barat daripada yang lainnya. Gereja-gereja Timur umumnya tidak menyebut diri mereka sebagai "Timur", dengan pengecualian Gereja Asiria dari Timur dan cabang-cabangnya.

Istilah "Timur" dan "Barat" dalam hal ini berasal dari pembagian geografis dalam Gereja Kristen yang mencerminkan adanya perbedaan budaya antara timur Helenistik dan barat Latin serta pembagian politik antara Kekaisaran Romawi Barat dan Timur. Karena gereja terbesar di Timur adalah himpunan yang saat ini dikenal dengan nama Gereja Ortodoks Timur dan Pusat pemerintahannya di Gereja Konstantinopel dan pada masa sekarang menjadi Masjid Istanbul setelah pemerintahan Kekaisaran Ottoman sedangkan Gereja terbesar atau Pusat Pemerintahan barat ialah di Gereja Vatican, istilah "Ortodoks" sering kali digunakan dengan bebas sebagaimana "Timur" untuk menyebut persekutuan Kristen historis ini. Bagaimanapun kebanyakan gereja Kristen, baik Timur ataupun Barat, memandang diri mereka "ortodoks" (mengikuti keyakinan yang benar) sebagaimana "katolik" (universal) kendati nama-nama tersebut tidak digunakan dalam nama resmi mereka.

Keluarga gereja

500px-Orthodox_Christians_by_country.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Negara-negara berdasarkan jumlah umat Kristen Ortodoks pada tahun 2010
  Lebih dari 50 juta
  Lebih dari 20 juta
  Lebih dari 10 juta
  Lebih dari 5 juta
  Lebih dari 1 juta

Umat Kristen Timur memiliki tradisi religius yang berbeda-beda, dan memiliki banyak tradisi budaya. Kekristenan di Timur sendiri terbagi pada waktu abad-abad awalnya, baik di dalam maupun di luar Kekaisaran Romawi, dalam perselisihan seputar Kristologi dan teologi fundamental serta karena pembagian-pembagian kebangsaan (Romawi, Persia, dll.). Berabad-abad kemudian Kekristenan Barat terpisah sepenuhnya dari tradisi-tradisi ini sebagai persekutuan tersendiri. Saat ini terdapat empat keluarga atau cabang utama Kekristenan Timur, yang mana masing-masing memiliki dogma dan teologi berbeda.

Liturgi

Masing-masing gereja Timur (kecuali himpunan-himpunan berbeda yang non-liturgis) termasuk dalam salah satu dari beberapa keluarga liturgis berikut ini:

Catatan

  1. ↑ Specific areas include Western Asia, Asia Minor, Eastern Europe, Southeastern Europe, the Caucasus, Northeast Africa, the Fertile Crescent and the Malabar coast of South Asia, and ephemerally parts of Persia, Central Asia and the Far East. Historically, Christianity in the Persian Empire and in Central Asia also had great importance, especially by proselytising in East and South Asia.

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Alkitab
Dasar
Sejarah
Lini Masa
Kristen Perdana
Gereja Raya
Abad Pertengahan
Zaman Modern
Denominasi
(Daftar)
Kristen Barat
Kristen Timur
Restorasionis
Teologi
Filsafat
Lain-lain
Kebudayaan
Gerakan
Kerja Sama
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan