Senin, 21 September 2026
04:05 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Kim Bu-sik

Ini adalah nama Korea; marganya adalah Kim.
Kim Bu-sik
Hangul
김부식
Hanja
金富軾
Alih AksaraGim Busik
McCune–ReischauerKim Pusik
Nama pena
Hangul
뇌천
Hanja
雷川
Alih AksaraNoecheon
McCune–ReischauerNoech'ŏn
Nama kehormatan
Hangul
입지
Hanja
立之
Alih AksaraIpji
McCune–ReischauerIpchi

Kim Busik (1075–1151) merupakan seorang sarjana dan ilmuwan dari zaman Dinasti Goryeo, Korea. Ia dikenal sebagai penyusun Samguk Sagi, babad sejarah Korea yang tertua.

Kim Busik merupakan cicit dari Kim Wi-yeong, yang bergabung dengan penguasa Dinasti Goryeo yang menggantikan Silla Bersatu, dan menjadi gubernur di provinsi Gyeongju. Ayah Kim Busik dan ketiga saudara laki-lakinya juga merupakan pejabat di istana Goryeo.

Meskipun ia beragama Buddha, ia mendukung Konfusianisme atas Buddhisme sebagai prinsip penuntun dalam pemerintahan, dan lebih banyak ditunjuk untuk menyerahkan upeti kepada Kaisar Cina (prinsip Sadae).

Pada tahun 1121 Kim Busik ditunjuk sebagai penulis buku harian kerajaan, atau ji, pada masa pemerintahan Kaisar Yejong. Pada tahun 1123, bersama dengan dua sejarawan lainnya, bertanggung jawab di dalam persiapan Babad Yejong (Yejong Sillok).[1]

Referensi

  1. (Inggris) AN INTRODUCTION TO THE SAMGUK SAGI- A HISTORY OF THE THREE KINGDOMS, hawaii.edu. Diakses pada 9 Maret 2011.

Lihat Pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan