Minggu, 08 November 2026
03:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Kim Bu-sik

Bagikan:
Ini adalah nama Korea; marganya adalah Kim.
Kim Bu-sik
Hangul
김부식
Hanja
金富軾
Alih AksaraGim Busik
McCune–ReischauerKim Pusik
Nama pena
Hangul
뇌천
Hanja
雷川
Alih AksaraNoecheon
McCune–ReischauerNoech'ŏn
Nama kehormatan
Hangul
입지
Hanja
立之
Alih AksaraIpji
McCune–ReischauerIpchi

Kim Busik (1075–1151) merupakan seorang sarjana dan ilmuwan dari zaman Dinasti Goryeo, Korea. Ia dikenal sebagai penyusun Samguk Sagi, babad sejarah Korea yang tertua.

Kim Busik merupakan cicit dari Kim Wi-yeong, yang bergabung dengan penguasa Dinasti Goryeo yang menggantikan Silla Bersatu, dan menjadi gubernur di provinsi Gyeongju. Ayah Kim Busik dan ketiga saudara laki-lakinya juga merupakan pejabat di istana Goryeo.

Meskipun ia beragama Buddha, ia mendukung Konfusianisme atas Buddhisme sebagai prinsip penuntun dalam pemerintahan, dan lebih banyak ditunjuk untuk menyerahkan upeti kepada Kaisar Cina (prinsip Sadae).

Pada tahun 1121 Kim Busik ditunjuk sebagai penulis buku harian kerajaan, atau ji, pada masa pemerintahan Kaisar Yejong. Pada tahun 1123, bersama dengan dua sejarawan lainnya, bertanggung jawab di dalam persiapan Babad Yejong (Yejong Sillok).[1]

Referensi

  1. ↑ (Inggris) AN INTRODUCTION TO THE SAMGUK SAGI- A HISTORY OF THE THREE KINGDOMS[pranala dihapus], hawaii.edu. Diakses pada 9 Maret 2011.

Lihat Pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan