Minggu, 18 Oktober 2026
08:28 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kijang fea

Kijang fea

Bagikan:
Kijang fea
250px-The_deer_of_all_lands_%28Muntiacus_feae%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Cervidae
Subfamili: Cervinae
Genus: Muntiacus
Spesies:
M. feae
Nama binomial
Muntiacus feae
(Thomas & Doria, 1889)
250px-Muntiacus_feae_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Kijang fea[2] (Muntiacus feae) atau kijang tenasserim adalah sbeuah spesies kijang langka yang berasal dari Myanmar selatan dan Thailand. Ukurannya mirip dengan kijang biasa (bobot dewasa adalah 18 - 21 kg). Spesies ini diurnal dan soliter, serta hidup di wilayah hutan malar hijau semak atau campuran dataran tinggi (pada ketinggian 2500 mdpl) tempat mereka memakan rerumputan, dedaunan rendah dan batang muda. Anakannya biasanya dilahirkan di tempat bervegetasi tinggi, tetap tersembunyi hingga anakannya mampu bepergian dengan induknya.

Namanya berasal dari nama zoolog Leonardo Fea. Nama umum lainnya berasal dari Perbukitan Tenasserim, yang berada di antara Myanmar dan Thailand.

250px-Muntiacus_feae.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jantan

Referensi

  1. ↑ Timmins, R.; Steinmetz, R.; Chutipong, W. (2016). "Muntiacus feae". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T13927A22160266. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T13927A22160266.en. Diakses tanggal 13 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ antaranews.com. "Kijang langka tertangkap kamera di Tibet". Antara News. Diakses tanggal 2025-10-26.
Anggota famili Cervidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Cervidae
Capreolinae
Alces
Blastocerus
Capreolus
Hippocamelus
Hydropotes
Mazama
Odocoileus
Ozotoceros
Pudu
Pudella
Rangifer
Subulo
Cervinae
Axis
Cervus
Dama
Elaphodus
Elaphurus
Muntiacus
Rucervus
Rusa
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan