Jumat, 06 November 2026
10:39 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Khoja

Bagikan:
Khoja
Subdivisi: Nizārī-Ismā'īlī, Syiah Ithna Ashari, dan Sunni
Populasi signifikan di: Asia Selatan, Afrika Timur, Eropa dan Amerika Utara
Bahasa Rumpun bahasa Indo-Arya Sindhi, Gujarati, Memoni, Kutchi
Agama Umumnya Nizārī Ismā'īlī, dengan minoritas signifikan Syiah Dua Belas Imam dan Sunni

Untuk dinasti agama-politik di Xinjiang lihat Khoja (Turkestan)

Khoja (bahasa Sindh:کوجا، خوجا، خواجا, bahasa Turki:Hodja, Hoca, bahasa Albania:Hoxha) adalah sekelompok masyarakat yang berpindah ke agama Islam di Asia Selatan. Kata Khoja berasal dari kata Khwāja (Persia Baru Khājé), sebuah gelar kehormatan Persia (خواجه) dari orang-orang Asia Tengah, Asia Selatan dan Timur Tengah.

Di India, kebanyakan orang Khoja tinggal di negara-negara bagian Gujarat, Maharashtra, Rajasthan dan kota Hyderabad. Beberapa orang Khoja juga bermigrasi dan bermukim sepanjang berabad-abad di Afrika Timur, Eropa dan Amerika Utara. Orang-orang Khoja awalnya merupakan pengikut Nizārī Ismā'īlīsme. Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, terutama setelah Kasus Aga Khan, sejumlah minoritas signifikan terpecah dan mengadopsi Syiah Dua Belas Imam atau Islam Sunni meskipun mayoritas masih menganut Nizārī Ismā'īlī.[1]

Referensi

  1. ↑ "Khoja (Islam) - Britannica Online Encyclopedia". Britannica.com. Diakses tanggal 2012-08-03.
N.Khouri & J.P.Leite, "The Ismailis of Mozambique. History of a Twofold Migration (late 19th Century-1975)", in E.Morier-Genoud & M.Cahen (eds), Imperial Migrations. Colonial Communities and Diaspora in the Portuguese World, London: Palgrave, 2012

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Khoja.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan