Senin, 21 September 2026
02:27 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Khoja

Khoja
Subdivisi: Nizārī-Ismā'īlī, Syiah Ithna Ashari, dan Sunni
Populasi signifikan di: Asia Selatan, Afrika Timur, Eropa dan Amerika Utara
Bahasa Rumpun bahasa Indo-Arya Sindhi, Gujarati, Memoni, Kutchi
Agama Umumnya Nizārī Ismā'īlī, dengan minoritas signifikan Syiah Dua Belas Imam dan Sunni

Untuk dinasti agama-politik di Xinjiang lihat Khoja (Turkestan)

Khoja (bahasa Sindh:کوجا، خوجا، خواجا, bahasa Turki:Hodja, Hoca, bahasa Albania:Hoxha) adalah sekelompok masyarakat yang berpindah ke agama Islam di Asia Selatan. Kata Khoja berasal dari kata Khwāja (Persia Baru Khājé), sebuah gelar kehormatan Persia (خواجه) dari orang-orang Asia Tengah, Asia Selatan dan Timur Tengah.

Di India, kebanyakan orang Khoja tinggal di negara-negara bagian Gujarat, Maharashtra, Rajasthan dan kota Hyderabad. Beberapa orang Khoja juga bermigrasi dan bermukim sepanjang berabad-abad di Afrika Timur, Eropa dan Amerika Utara. Orang-orang Khoja awalnya merupakan pengikut Nizārī Ismā'īlīsme. Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, terutama setelah Kasus Aga Khan, sejumlah minoritas signifikan terpecah dan mengadopsi Syiah Dua Belas Imam atau Islam Sunni meskipun mayoritas masih menganut Nizārī Ismā'īlī.[1]

Referensi

  1. "Khoja (Islam) - Britannica Online Encyclopedia". Britannica.com. Diakses tanggal 2012-08-03.
N.Khouri & J.P.Leite, "The Ismailis of Mozambique. History of a Twofold Migration (late 19th Century-1975)", in E.Morier-Genoud & M.Cahen (eds), Imperial Migrations. Colonial Communities and Diaspora in the Portuguese World, London: Palgrave, 2012

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Khoja.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan