Senin, 21 September 2026
03:07 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kepler-22b

Kepler-22b

planet luar surya di rasi bintang Cygnus

Kepler-22b
250px-Kepler-22_diagram.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kesan seniman terhadap sistem Kepler-22 dan planetnya (ukuran sesuai skala) dibandingkan dengan planet-planet di Tata Surya bagian dalam dengan zona laik huni masing-masing.
Penemuan
Ditemukan olehTim Sains Kepler
Situs penemuanTeleskop Kepler
Tanggal penemuan5 Desember 2011 (diumumkan)[1]
Transit
Ciri-ciri orbit
0.849 ± 0.018 AU (1,270×1011 ± 2,7×109 km)[2]
Eksentrisitas0
289,862 ± 0,02[2][3] h
Inklinasi89,764 +0,0420,025[2]
BintangKepler-22 (KOI-087)
Ciri-ciri fisik
Jari-jari rata-rata
2,4 +0,090,07[4] R
Massa<52,8[5] ME
Suhu279±4 K (6 °C; 43 °F, equilibrium)
330px-Kepler22b-artwork.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konsep artis tentang eksoplanet samudra di zona laik huni bintang induknya, yang mungkin cocok dengan data Kepler-22b yang sudah diketahui.

Kepler-22b (juga dikenal dengan sebutan Kepler Object of Interest KOI-087.01) adalah sebuah eksoplanet yang mengorbit di zona laik huni bintang Kepler-22 yang mirip Matahari. Jaraknya sekitar 640 tahun cahaya (200 parsek) dari Bumi di rasi bintang Cygnus. Planet ini ditemukan oleh Teleskop Antariksa Kepler milik NASA pada bulan Desember 2011 dan merupakan planet transit pertama yang diketahui mengorbit di dalam zona laik huni bintang serupa Matahari, di mana air dalam bentuk cair bisa saja ada di permukaan planet.[6] Kepler-22 terlalu redup untuk dilihat dengan mata telanjang.

Radius Kepler-22b kira-kira dua kali radius Bumi.[7] Massa dan komposisi permukaannya tidak diketahui. Namun, komposisi yang mirip Bumi untuk planet ini telah dikesampingkan; kemungkinan besar planet ini memiliki komposisi yang kaya akan volatil dengan kulit luar yang cair atau gas. Parameter orbit planet yang tersedia saat ini hanyalah periode orbit (sekitar 290 hari) dan kemiringannya (sekitar 90°). Bukti menunjukkan bahwa planet ini memiliki suhu permukaan yang moderat, dengan asumsi bahwa permukaannya tidak mengalami pemanasan rumah kaca yang ekstrem. Dengan tidak adanya atmosfer, suhu keseimbangannya (dengan asumsi albedo seperti Bumi) adalah sekitar 279 K (6 °C; 43 °F), sedikit lebih tinggi daripada suhu Bumi yang 255 K (−18 °C; −1 °F).

Transit pertama planet ini diamati pada tanggal 12 Mei 2009. Konfirmasi keberadaan Kepler-22b diumumkan pada tanggal 5 Desember 2011.

Lihat pula

Catatan

Catatan kaki

  1. "NASA – NASA's Kepler Confirms Its First Planet in Habitable Zone of Sun-like Star". NASA Press Release. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Mei 2017. Diakses tanggal 6 Desember 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "Notes for Planet Kepler-22 b". Extrasolar Planet Database. Diakses tanggal 6 Desember 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Klotz, Irene (5 Desember 2011). "Alien Planet Could Host Life]". Discovery.com. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Januari 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "Kepler-22 b". NASA Exoplanet Archive. Diakses tanggal 4 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Kipping, D. M.; Forgan, D.; Hartman, J.; Nesvorný, D.; Bakos, G. Á.; Schmitt, A.; Buchhave, L. (2013). "The Hunt for Exomoons with Kepler (Hek). Iii. The First Search for an Exomoon Around a Habitable-Zone Planet". The Astrophysical Journal. 777 (2): 134–150. arXiv:1306.1530. Bibcode:2013ApJ...777..134K. doi:10.1088/0004-637X/777/2/134.
  6. Dunbar, Brian (Desember 5, 2011). "NASA's Kepler Mission Confirms Its First Planet in Habitable Zone of Sun-like Star". NASA. Diakses tanggal 7 Januari 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Brennan, Pat (n.d.). "Kepler-22b". Exoplanet Exploration: Planets Beyond our Solar System. NASA. Diakses tanggal 2020-11-23.

Pranala luar

Koordinat: Peta langit 19h 16m 52.2s, +47° 53′ 4.2″


Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan