Jumat, 16 Oktober 2026
04:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Kedung Cinet

Kedung Cinet

Bagikan:
250px-Kedung_Cinet.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wisata alam Kedung Cinet di Jombang

Kedung Cinet adalah sebuah ngarai di kawasan tengah hutan yang dikelilingi oleh tebing bebatuan kapur berukir yang berada di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kedung Cinet menjadi salah satu Pariwisata di Jombang yang dikenal sebagai spot swafoto yang menarik.

Para pengunjung menyebut Kedung Cinet mirip miniatur Grand Canyon yang di Colorado Amerika serikat. Di sisi Kedung Cinet atas berupa deretan palung jurang dan goa di dasar tebing yang berornamen relief berlapis-lapis. Seluruh lokasi menyatu dengan aliran sungai dikelilingi dinding curam bebatuan khas gua.[1][2]

Sedangkan lokasi di bagian bawah terdapat sebuah telaga berukuran setengah lapangan bola dengan aliran air yang bening. Tak beda jauh dengan lokasi di bagian atas, seluruh telaga juga terdapat relief bebatuan cadas dengan sudut kemiringan 45 hingga 90 derajat.[2]

Lokasi

Kedung Cinet berada di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Jombang. Lokasinya terletak di tengah area hutan.[1]

Sebelum mencapai area hutan, jika dari Jombang, ambil arah ke Ploso. Sampai di jembatan sungai Brantas, belok kanan arah ke Plandaan/Nganjuk/Kertosono.

Terus berjalan melalui jalan yang berdampingan dengan sungai Brantas sampai riba di jembatan Polsek Plandaan.

Selanjutnya, belok kanan atau ke arah Plandaan sampai di Desa Pojok Klitih. Kemudian melewati jembatan gantung sepanjang 60 meter di atas telaga cinet.[2]

Terus jalan dan ikuti petunjuk arah ke Kedung Cinet hingga memasuki area hutan.

Rujukan

Ikon rintisan

Artikel bertopik wisata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Gunung
60px-Coat_of_arms_of_East_Java.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pantai
Air terjun
Gua
Sejarah
Taman dan hutan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan