Kamis, 01 Oktober 2026
07:32 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Kapit

Kapit

kota di Malaysia

Bagikan:
Infotaula de geografia políticaKapit
permukiman
Distrik di Malaysia Suntingan nilai di Wikidata
330px-Kapit_skyline.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat
osm-intl,12,a,a,323x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kapit&revid=28599703&groups=_5b894a9a76ce7084f05e8cb0c15db27a5908991f&parser=parsoidKoordinat: 2°1′0″N 112°56′0″E / 2.01667°N 112.93333°E / 2.01667; 112.93333 
Negara berdaulatMalaysia
Negara bagianSarawak
Divisi di MalaysiaDivisi Kapit Suntingan nilai di Wikidata
NegaraMalaysia Suntingan nilai di Wikidata

Kapit adalah ibu kota Divisi Kapit, Sarawak, Malaysia.

Rajah Charles Brooke mendirikan Fort Kapit pada tahun 1880 sebagai kota garnisun, terutama untuk mencegah orang Iban berpindah ke hulu dan menyerang Orang Ulu. Benteng itu kemudian dinamai Fort Sylvia, menurut isteri Rajah Vyner Brooke, tetapi kota ini tetap disebut Kapit. Kota ini awalnya ditempati oleh orang Hokkian pada tahun 1880, imigran Ka tiba pada tahun 1906, dan Fuzhou pada tahun 1919. Orang Tionghoa membudidayakan karet dan lada serta berjualan lembaran karet dan hasil hutan. Pada masa penjajahan Jepang, Kapit hanya memiliki 2 baris yang memuat 37 toko. Kapit benar-benar hancur oleh Sekutu selama Perang Dunia II. Kapit kini tetap sibuk, dan padat karena jalannya yang sedikit, yang sejajar sungai.[butuh rujukan]

Meskipun hanya bisa dijangkau oleh perahu (2 jam lebih dari Sibu menggunakan perahu cepat) atau pesawat terbang perintis, Kapit merupaakn pusat komersial dan sosial yang hidup di sungai Rejang. Kapit juga menjadi basis yang bagus untuk menjelajahi rumah-rumah panjang di desa-desa Dayak yang ada di Sungai Rejang dan Lembah Balleh.[butuh rujukan]

Tempat menarik[butuh rujukan]

  • Fort Sylvia
  • Museum Kapit
  • Kelenteng Hock Leong Tieng
  • Pasar Teresang

Pranala luar


40px-Flag_map_of_Malaysia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik geografi atau tempat Malaysia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan