Senin, 21 September 2026
22:13 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Kaidah Simpson

Kaidah Simpson

Integral numerik

60px-Project_Translation_inspection_logo1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel atau sebagian dari artikel ini mungkin diterjemahkan dari Simpson's rule di en.wikipedia.org. Isinya masih belum akurat, karena bagian yang diterjemahkan masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Jika Anda menguasai bahasa aslinya, harap pertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menyempurnakan terjemahan ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)
250px-Simpsons_method_illustration.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaidah Simpson dapat diturunkan dengan menghampiri integran f ( x ) {\displaystyle f(x)} {\displaystyle f(x)} (biru) dengan interpolasi kuadratik P ( x ) {\displaystyle P(x)} {\displaystyle P(x)} (merah).
250px-Simpson%27s_One-Third_Rule.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Animasi yang menunjukkan bagaimana kaidah Simpson menghampiri fungsi dengan parabola, dan bagaimana proses penurunan galat dapat diraih dengan mengecilkan panjang langkah

Dalam analisis numerik, kaidah Simpson atau aturan Simpson adalah salah satu metode untuk mencari hampiran numerik dari integral tentu. Metode ini berasal dari matematikawan Thomas Simpson (1710 – 1761), yang berasal dari Leicestershire, Inggris. Kaidah ini dinamai dengan kaidah tong dalam bahasa Jerman dan beberapa bahasa lainnya, lantaran Johannes Kepler berhasil menurunkan rumus ini pada tahun 1615 setelah melihat rumus ini digunakan pada tong anggur.[butuh rujukan] Kaidah Simpson merupakan dua kasus spesial dari rumus Newton-Cotes tertutup.

Salah satu penerapan kaidah Simpson adalah dalam arsitektur perkapalan untuk menghitung kapasitas kapal atau sekoci.[1]

Kaidah Simpson 1/3

Salah satu perumusan paling sederhana dari kaidah ini adalah kaidah Simpson 1/3, yaitu

∫ a b f ( x ) d x ≈ b − a 6 ( f ( a ) + 4 f ( a + b 2 ) + f ( b ) ) {\displaystyle \int _{a}^{b}f(x)\,dx\approx {\frac {b-a}{6}}\left(f(a)+4\,f\left({\frac {a+b}{2}}\right)+f(b)\right)} {\displaystyle \int _{a}^{b}f(x)\,dx\approx {\frac {b-a}{6}}\left(f(a)+4\,f\left({\frac {a+b}{2}}\right)+f(b)\right)}

Jika didefinisikan variabel h = b − a 2 {\displaystyle h={\dfrac {b-a}{2}}} {\displaystyle h={\dfrac {b-a}{2}}} yang disebut panjang langkah[butuh rujukan], maka kaidah Simpson 1/3 dapat dinyatakan sebagai

∫ a b f ( x ) d x ≈ h 3 ( f ( a ) + 4 f ( a + h ) + f ( a + 2 h ) ) {\displaystyle \int _{a}^{b}f(x)\,dx\approx {\frac {h}{3}}\left(f(a)+4\,f\left(a+h\right)+f(a+2h)\right)} {\displaystyle \int _{a}^{b}f(x)\,dx\approx {\frac {h}{3}}\left(f(a)+4\,f\left(a+h\right)+f(a+2h)\right)}

Nilai hampiran di atas akan berubah menjadi eksak apabila fungsi f {\displaystyle f} {\displaystyle f} merupakan polinomial yang berderajat 3 atau kurang.

Penurunan Rumus

Interpolasi Kuadratik

Kaidah Simpson didasarkan pada interpolasi kuadratik yang dikonstruksikan dari titik { ( a , f ( a ) ) , ( a + b 2 , f ( a + b 2 ) ) , ( b , f ( b ) ) } {\displaystyle \left\{(a,\,f(a)),\,\left({\frac {a\,+\,b}{2}},\,f\left({\frac {a\,+\,b}{2}}\right)\right),\,(b,\,f(b))\right\}} {\displaystyle \left\{(a,\,f(a)),\,\left({\frac {a\,+\,b}{2}},\,f\left({\frac {a\,+\,b}{2}}\right)\right),\,(b,\,f(b))\right\}}. Dengan menggunakan interpolasi polinomial Lagrange, maka diperoleh

∫ a b f ( x ) d x ≈ ∫ a b ( f ( a ) ( x − a + b 2 ) ( x − b ) ( a − a + b 2 ) ( a − b ) + f ( a − a + b 2 ) ( x − a ) ( x − b ) ( a + b 2 − a ) ( a + b 2 − b ) + f ( b ) ( x − a ) ( x − a + b 2 ) ( b − a ) ( b − a + b 2 ) ) d x {\displaystyle \int _{a}^{b}f(x)\,{\text{d}}x\approx \int _{a}^{b}\left(f(a)\,{\dfrac {\left(x-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)(x-b)}{\left(a-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)(a-b)}}+f\left(a-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)\,{\dfrac {(x-a)(x-b)}{\left({\frac {a\,+\,b}{2}}-a\right)\left({\frac {a\,+\,b}{2}}-b\right)}}+f(b)\,{\dfrac {(x-a)\left(x-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)}{(b-a)\left(b-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)}}\right){\text{d}}x} {\displaystyle \int _{a}^{b}f(x)\,{\text{d}}x\approx \int _{a}^{b}\left(f(a)\,{\dfrac {\left(x-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)(x-b)}{\left(a-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)(a-b)}}+f\left(a-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)\,{\dfrac {(x-a)(x-b)}{\left({\frac {a\,+\,b}{2}}-a\right)\left({\frac {a\,+\,b}{2}}-b\right)}}+f(b)\,{\dfrac {(x-a)\left(x-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)}{(b-a)\left(b-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)}}\right){\text{d}}x}

Dengan menggunakan teknik integral substitusi, maka dapat dengan mudah ditunjukkan bahwa

  • ∫ a b ( x − a + b 2 ) ( x − b ) ( a − a + b 2 ) ( a − b ) d x = b − a 6 {\displaystyle \int _{a}^{b}{\dfrac {\left(x-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)(x-b)}{\left(a-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)(a-b)}}\,{\text{d}}x={\dfrac {b-a}{6}}} {\displaystyle \int _{a}^{b}{\dfrac {\left(x-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)(x-b)}{\left(a-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)(a-b)}}\,{\text{d}}x={\dfrac {b-a}{6}}}
  • ∫ a b ( x − a ) ( x − b ) ( a + b 2 − a ) ( a + b 2 − b ) d x = 2 3 ( b − a ) {\displaystyle \int _{a}^{b}{\dfrac {(x-a)(x-b)}{\left({\frac {a\,+\,b}{2}}-a\right)\left({\frac {a\,+\,b}{2}}-b\right)}}\,{\text{d}}x={\dfrac {2}{3}}\left(b-a\right)} {\displaystyle \int _{a}^{b}{\dfrac {(x-a)(x-b)}{\left({\frac {a\,+\,b}{2}}-a\right)\left({\frac {a\,+\,b}{2}}-b\right)}}\,{\text{d}}x={\dfrac {2}{3}}\left(b-a\right)}
  • ∫ a b ( x − a ) ( x − a + b 2 ) ( b − a ) ( b − a + b 2 ) d x = b − a 6 {\displaystyle \int _{a}^{b}{\dfrac {(x-a)\left(x-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)}{(b-a)\left(b-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)}}\,{\text{d}}x={\dfrac {b-a}{6}}} {\displaystyle \int _{a}^{b}{\dfrac {(x-a)\left(x-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)}{(b-a)\left(b-{\frac {a\,+\,b}{2}}\right)}}\,{\text{d}}x={\dfrac {b-a}{6}}}

Apabila hasil di atas dituliskan dalam variabel h = b − a 2 {\displaystyle h={\dfrac {b-a}{2}}} {\displaystyle h={\dfrac {b-a}{2}}}, maka didapatkan

∫ a b f ( x ) d x ≈ h 3 ( f ( a ) + 4 f ( a + h ) + f ( a + 2 h ) ) {\displaystyle \int _{a}^{b}f(x)\,{\text{d}}x\approx {\frac {h}{3}}\left(f(a)+4\,f(a+h)+f(a+2h)\right)} {\displaystyle \int _{a}^{b}f(x)\,{\text{d}}x\approx {\frac {h}{3}}\left(f(a)+4\,f(a+h)+f(a+2h)\right)}

Keberadaan faktor 1 3 {\displaystyle {\dfrac {1}{3}}} {\displaystyle {\dfrac {1}{3}}} pada rumus di atas mengakibatkan rumus tersebut disebut sebagai kaidah Simpson 1/3

Koefisien tak tentu

Dengan menebak bahwa

1 b − a ∫ a b f ( x ) d x ≈ C 1 f ( a ) + C 2 f ( a + b 2 ) + C 3 f ( b ) {\displaystyle {\dfrac {1}{b-a}}\int _{a}^{b}f(x)\,dx\approx C_{1}\,f(a)+C_{2}\,f\left({\frac {a+b}{2}}\right)+C_{3}f(b)} {\displaystyle {\dfrac {1}{b-a}}\int _{a}^{b}f(x)\,dx\approx C_{1}\,f(a)+C_{2}\,f\left({\frac {a+b}{2}}\right)+C_{3}f(b)}

maka nilai koefisien C 1 , C 2 , C 3 {\displaystyle C_{1},\,C_{2},\,C_{3}} {\displaystyle C_{1},\,C_{2},\,C_{3}} di atas dapat diperoleh dengan mensyaratkan nilai hampiran di ruas kanan menjadi nilai eksak apabila fungsi f ( x ) {\displaystyle f(x)} {\displaystyle f(x)} merupakan fungsi kuadrat. Oleh karena nilai b − a ≠ 0 {\displaystyle b-a\neq 0} {\displaystyle b-a\neq 0}, maka sistem persamaan yang dihasilkan memiliki penyelesaian yang tunggal, yaitu

[ C 1 C 2 C 3 ] = [ 1 / 6 2 / 3 1 / 6 ] {\displaystyle {\begin{bmatrix}C_{1}\\C_{2}\\C_{3}\end{bmatrix}}={\begin{bmatrix}1/6\\2/3\\1/6\end{bmatrix}}} {\displaystyle {\begin{bmatrix}C_{1}\\C_{2}\\C_{3}\end{bmatrix}}={\begin{bmatrix}1/6\\2/3\\1/6\end{bmatrix}}}

Pembuktian ini pada dasarnya adalah versi tak formal dari pembuktian interpolasi Lagrange, lantaran bentuk umum hampirannya ditebak di awal pembuktian.

Galat

250px-Simpsonsrule2.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Animasi yang menunjukkan bagaimana hampiran kaidah Simpson akan semakin akurat apabila jumlah partisinya diperbanyak.

Galat dari hampiran integral menggunakan kaidah Simpson adalah

− 1 90 ( b − a 2 ) 5 f ( 4 ) ( ξ ) {\displaystyle -{\frac {1}{90}}\left({\frac {b-a}{2}}\right)^{5}f^{(4)}(\xi )} {\displaystyle -{\frac {1}{90}}\left({\frac {b-a}{2}}\right)^{5}f^{(4)}(\xi )}

dengan a < ξ < b {\displaystyle a<\xi <b} {\displaystyle a<\xi <b}.[2]

Perhatikan bahwa galat kaidah Simpson 1/3 sebanding dengan ( b − a ) 5 {\displaystyle (b-a)^{5}} {\displaystyle (b-a)^{5}}. Akan tetapi, penurunan rumus kaidah Simpson menunjukkan bahwa galat kaidah Simpson 1/3 sebenarnya sebanding terhadap ( b − a ) 4 {\displaystyle (b-a)^{4}} {\displaystyle (b-a)^{4}}. Orde tambahan ini diperoleh karena kaidah Simpson menggunakan titik-titik berjarak sama pada domain integrasi [ a , b ] {\displaystyle [a,\,b]} {\displaystyle [a,\,b]}.

Oleh karena galatnya sebanding dengan turunan keempat dari fungsi f {\displaystyle f} {\displaystyle f} pada titik x = ξ {\displaystyle x=\xi } {\displaystyle x=\xi }, maka kaidah Simpson 1/3 akan memberikan hasil eksak apabila fungsi f {\displaystyle f} {\displaystyle f} merupakan polinomial berderajat tiga atau kurang, sebab turunan keempat dari fungsi f {\displaystyle f} {\displaystyle f} adalah nol pada setiap titik.

Kaidah Simpson 1/3 Komposit

Jika domain integrasi [ a , b ] {\displaystyle [a,\,b]} {\displaystyle [a,\,b]} cukup "kecil" (dalam artian, fungsi yang akan diintegralkan relatif mulus pada interval [ a , b ] {\displaystyle [a,\,b]} {\displaystyle [a,\,b]}), maka kaidah Simpson dengan n = 2 {\displaystyle n=2} {\displaystyle n=2} subinterval akan memberikan hampiran yang cukup dekat dengan nilai eksak integralnya. Untuk fungsi yang seperti itu, interpolasi kuadratik seperti yang digunakan dalam aturan Simpson akan memberikan hasil yang baik.

Akan tetapi, terkadang ditemukan kasus dimana fungsi yang akan diintegralkan tidaklah mulus pada interval yang diberikan. Biasanya, ini artinya fungsinya sangat berosilasi atau tidak memiliki turunan pada beberapa titik. Pada kasus-kasus tersebut, kaidah Simpson akan memberikan hasil yang buruk. Salah satu cara untuk menangani masalah ini adalah mempartisi interval [ a , b ] {\displaystyle \left[a,\,b\right]} {\displaystyle \left[a,\,b\right]} menjadi 2 n {\displaystyle 2n} {\displaystyle 2n} subinterval yang sama panjangnya, lalu terapkan kaidah Simpson pada setiap subinterval. Nilai hampiran integralnya diperoleh dengan menjumlahkan hasil hampiran kaidah Simpson pada setiap subinterval. Pendekatan ini disebut sebagai kaidah Simpson 1/3 komposit, atau kaidah Simpson komposit saja.[butuh rujukan]

Misalkan interval [ a , b ] {\displaystyle [a,\,b]} {\displaystyle [a,\,b]} dipartisi menjadi 2 n {\displaystyle 2n} {\displaystyle 2n} subinterval dengan panjang yang sama. Apabila variabel h {\displaystyle h} {\displaystyle h} menyatakan panjang dari partisi [ a , b ] {\displaystyle [a,\,b]} {\displaystyle [a,\,b]}, maka didapatkan h = b − a 2 n {\displaystyle h={\dfrac {b\,-\,a}{2n}}} {\displaystyle h={\dfrac {b\,-\,a}{2n}}}. Andaikan titik partisinya ialah { x 0 , x 1 , x 2 , … , x 2 n } {\displaystyle \left\{x_{0},\,x_{1},\,x_{2},\,\ldots ,\,x_{2n}\right\}} {\displaystyle \left\{x_{0},\,x_{1},\,x_{2},\,\ldots ,\,x_{2n}\right\}}, maka diperoleh persamaan x i − x i − 1 = h {\displaystyle x_{i}-x_{i\,-\,1}=h} {\displaystyle x_{i}-x_{i\,-\,1}=h}. Sehingga, ∫ a b f ( x ) d x = ∫ x 0 x 2 f ( x ) d x + ∫ x 2 x 4 f ( x ) d x + … + ∫ x 2 n − 2 x 2 n f ( x ) d x ∫ a b f ( x ) d x ≈ h 3 ( f ( x 0 ) + 4 f ( x 1 ) + f ( x 2 ) ) + h 3 ( f ( x 2 ) + 4 f ( x 3 ) + f ( x 4 ) ) + … + h 3 ( f ( x 2 n − 2 ) + 4 f ( x 2 n − 1 ) + f ( x 2 n ) ) ≈ h 3 ∑ i = 1 n ( f ( x 2 i − 2 ) + 4 f ( x 2 i − 1 ) + f ( x 2 i ) ) … ∫ a b f ( x ) d x ≈ h 3 ( f ( x 0 ) + 4 f ( x 1 ) + f ( x 2 ) ) + h 3 ( f ( x 2 ) + 4 f ( x 3 ) + f ( x 4 ) ) + … + h 3 ( f ( x 2 n − 2 ) + 4 f ( x 2 n − 1 ) + f ( x 2 n ) ) ≈ h 3 ( f ( x 0 ) + 4 f ( x 1 ) + f ( x 2 ) + f ( x 2 ) + 4 f ( x 3 ) + f ( x 4 ) + … + f ( x 2 n − 2 ) + 4 f ( x 2 n − 1 ) + f ( x 2 n ) ) ≈ h 3 ( f ( x 0 ) + 4 f ( x 1 ) + 2 f ( x 2 ) + 4 f ( x 3 ) + 2 f ( x 4 ) + … + 2 f ( x 2 n − 2 ) + 4 f ( x 2 n − 1 ) + f ( x 2 n ) ) ≈ h 3 ( f ( x 0 ) + 4 ∑ i = 1 n f ( x 2 i − 1 ) + 2 ∑ i = 1 n − 1 f ( x 2 i ) + f ( x 2 n ) ) {\displaystyle {\begin{aligned}\int _{a}^{b}f(x)\,dx&=\int _{x_{0}}^{x_{2}}f(x)\,dx+\int _{x_{2}}^{x_{4}}f(x)\,dx+\,\ldots \,+\int _{x_{2n-2}}^{x_{2n}}f(x)\,dx\\\int _{a}^{b}f(x)\,dx&\approx {\frac {h}{3}}\left(f(x_{0})+4\,f(x_{1})+f(x_{2})\right)+{\frac {h}{3}}\left(f(x_{2})+4\,f(x_{3})+f(x_{4})\right)+\,\ldots \,+{\frac {h}{3}}\left(f(x_{2n-2})+4\,f(x_{2n-1})+f(x_{2n})\right)\\&\approx {\frac {h}{3}}\sum _{i\,=\,1}^{n}\left(f(x_{2i-2})+4\,f(x_{2i-1})+f(x_{2i})\right)\\&\ldots \\\int _{a}^{b}f(x)\,dx&\approx {\frac {h}{3}}\left(f(x_{0})+4\,f(x_{1})+f(x_{2})\right)+{\frac {h}{3}}\left(f(x_{2})+4\,f(x_{3})+f(x_{4})\right)+\,\ldots \,+{\frac {h}{3}}\left(f(x_{2n-2})+4\,f(x_{2n-1})+f(x_{2n})\right)\\&\approx {\frac {h}{3}}\left(f(x_{0})+4\,f(x_{1})+f(x_{2})+f(x_{2})+4\,f(x_{3})+f(x_{4})+\,\ldots \,+f(x_{2n-2})+4\,f(x_{2n-1})+f(x_{2n})\right)\\&\approx {\frac {h}{3}}\left(f(x_{0})+4\,f(x_{1})+2\,f(x_{2})+4\,f(x_{3})+2\,f(x_{4})+\,\ldots \,+2\,f(x_{2n-2})+4\,f(x_{2n-1})+f(x_{2n})\right)\\&\approx {\frac {h}{3}}\left(f(x_{0})+4\,\sum _{i\,=\,1}^{n}f(x_{2i-1})+2\,\sum _{i\,=\,1}^{n-1}f(x_{2i})+f(x_{2n})\right)\end{aligned}}} {\displaystyle {\begin{aligned}\int _{a}^{b}f(x)\,dx&=\int _{x_{0}}^{x_{2}}f(x)\,dx+\int _{x_{2}}^{x_{4}}f(x)\,dx+\,\ldots \,+\int _{x_{2n-2}}^{x_{2n}}f(x)\,dx\\\int _{a}^{b}f(x)\,dx&\approx {\frac {h}{3}}\left(f(x_{0})+4\,f(x_{1})+f(x_{2})\right)+{\frac {h}{3}}\left(f(x_{2})+4\,f(x_{3})+f(x_{4})\right)+\,\ldots \,+{\frac {h}{3}}\left(f(x_{2n-2})+4\,f(x_{2n-1})+f(x_{2n})\right)\\&\approx {\frac {h}{3}}\sum _{i\,=\,1}^{n}\left(f(x_{2i-2})+4\,f(x_{2i-1})+f(x_{2i})\right)\\&\ldots \\\int _{a}^{b}f(x)\,dx&\approx {\frac {h}{3}}\left(f(x_{0})+4\,f(x_{1})+f(x_{2})\right)+{\frac {h}{3}}\left(f(x_{2})+4\,f(x_{3})+f(x_{4})\right)+\,\ldots \,+{\frac {h}{3}}\left(f(x_{2n-2})+4\,f(x_{2n-1})+f(x_{2n})\right)\\&\approx {\frac {h}{3}}\left(f(x_{0})+4\,f(x_{1})+f(x_{2})+f(x_{2})+4\,f(x_{3})+f(x_{4})+\,\ldots \,+f(x_{2n-2})+4\,f(x_{2n-1})+f(x_{2n})\right)\\&\approx {\frac {h}{3}}\left(f(x_{0})+4\,f(x_{1})+2\,f(x_{2})+4\,f(x_{3})+2\,f(x_{4})+\,\ldots \,+2\,f(x_{2n-2})+4\,f(x_{2n-1})+f(x_{2n})\right)\\&\approx {\frac {h}{3}}\left(f(x_{0})+4\,\sum _{i\,=\,1}^{n}f(x_{2i-1})+2\,\sum _{i\,=\,1}^{n-1}f(x_{2i})+f(x_{2n})\right)\end{aligned}}}

Jika dipilih n = 1 {\displaystyle n=1} {\displaystyle n=1}, maka kaidah Simpson komposit akan menjadi kaidah Simpson 1/3 biasa.

Dalam penerapan nya, sering kali lebih menguntungkan apabila digunakan panjang interval yang berbeda, dan fokus pada lokasi dimana fungsinya kurang "berperilaku baik". Metode ini akan mengarah ke Metode Simpson adaptif.

Contoh implementasi menggunakan Python
importmath
importnumpyasnp

deff(x) :
  return math.cos(x)    #mencari integral fungsi y = cos(x)

defaturan_simpson(a, b, n):
    if n % 2 != 0 :
        print("nilai n haruslah genap")
    else :
        h = (b - a) / n
        x = np.linspace(a, b, n+1)
        y = []
        for i in range(0, n+1) :
            y.append(f(a + i*h))
        return h/3 * (y[0] + 4*np.sum(y[1:-1:2]) + 2*np.sum(y[2:-1:2]) + y[-1])

Galat

Nilai galat yang dihasilkan dari kaidah Simpson komposit ialah

− 1 180 h 4 ( b − a ) f ( 4 ) ( ξ ) {\displaystyle -{\frac {1}{180}}h^{4}(b-a)f^{(4)}(\xi )} {\displaystyle -{\frac {1}{180}}h^{4}(b-a)f^{(4)}(\xi )}

dimana a < ξ < b {\displaystyle a<\xi <b} {\displaystyle a<\xi <b} dan h = b − a 2 n {\displaystyle h={\dfrac {b-a}{2n}}} {\displaystyle h={\dfrac {b-a}{2n}}} adalah "panjang langkah".[3][4] Ukuran galatnya diperoleh dari

1 180 h 4 ( b − a ) ⋅ sup ξ ∈ [ a , b ] | f ( 4 ) ( ξ ) | {\displaystyle {\frac {1}{180}}h^{4}(b-a)\cdot \sup _{\xi \,\in \,[a,\,b]}\left|f^{(4)}(\xi )\right|} {\displaystyle {\frac {1}{180}}h^{4}(b-a)\cdot \sup _{\xi \,\in \,[a,\,b]}\left|f^{(4)}(\xi )\right|}

Kaidah Simpson 3/8

Kaidah Simpson 3/8, disebut juga Kaidah kedua Simpson, adalah metode lain untuk melakukan pengintegralan numerik yang diajukan oleh Thomas Simpson. Metode ini didasari oleh interpolasi kubik yang dikonstruksikan dari titik { ( a , f ( a ) ) , ( 2 a + b 3 , f ( a + 2 b 3 ) ) , ( b , f ( b ) ) } {\displaystyle \left\{(a,\,f(a)),\,\left({\frac {2a+b}{3}},\,f\left({\frac {a+2b}{3}}\right)\right),\,(b,\,f(b))\right\}} {\displaystyle \left\{(a,\,f(a)),\,\left({\frac {2a+b}{3}},\,f\left({\frac {a+2b}{3}}\right)\right),\,(b,\,f(b))\right\}}. Secara matematis, kaidah Simpson 3/8 dapat dinyatakan sebagai berikut: ∫ a b f ( x ) d x ≈ b − a 8 ( f ( a ) + 3 f ( 2 a + b 3 ) + 3 f ( a + 2 b 3 ) + f ( b ) ) = 3 8 h ( f ( a ) + 3 f ( a + h ) + 3 f ( a + 2 h ) + f ( a + 3 h ) ) {\displaystyle {\begin{aligned}\int _{a}^{b}f(x)\,dx&\approx {\frac {b-a}{8}}\left(f(a)+3\,f\left({\frac {2a+b}{3}}\right)+3\,f\left({\frac {a+2b}{3}}\right)+f(b)\right)\\&={\frac {3}{8}}h\,\left(f(a)+3\,f\left(a+h\right)+3\,f\left(a+2h\right)+f(a+3h)\right)\end{aligned}}} {\displaystyle {\begin{aligned}\int _{a}^{b}f(x)\,dx&\approx {\frac {b-a}{8}}\left(f(a)+3\,f\left({\frac {2a+b}{3}}\right)+3\,f\left({\frac {a+2b}{3}}\right)+f(b)\right)\\&={\frac {3}{8}}h\,\left(f(a)+3\,f\left(a+h\right)+3\,f\left(a+2h\right)+f(a+3h)\right)\end{aligned}}} dengan h = ( b − a ) / 3 {\displaystyle h=(b-a)/3} {\displaystyle h=(b-a)/3} sebagai panjang langkah. Keberadaan faktor 3 8 {\displaystyle {\dfrac {3}{8}}} {\displaystyle {\dfrac {3}{8}}} pada rumus di atas mengakibatkan rumus tersebut disebut sebagai kaidah Simpson 3/8

Galat

Galat yang dihasilkan melalui kaidah Simpson 3/8 ialah − 3 80 h 5 f ( 4 ) ( ξ ) = − ( b − a ) 5 6480 f ( 4 ) ( ξ ) {\displaystyle -{\frac {3}{80}}h^{5}f^{(4)}(\xi )=-{\frac {(b-a)^{5}}{6480}}f^{(4)}(\xi )} {\displaystyle -{\frac {3}{80}}h^{5}f^{(4)}(\xi )=-{\frac {(b-a)^{5}}{6480}}f^{(4)}(\xi )} dimana a < ξ < b {\displaystyle a<\xi <b} {\displaystyle a<\xi <b}. Sehingga, kaidah Simpson 3/8 dua kali lebih akurat daripada kaidah Simpson 1/3, tetapi metode ini memerlukan perhitungan nilai fungsi pada titik yang lebih banyak.

Kaidah Simpson 3/8 Komposit

Apabila interval [ a , b ] {\displaystyle [a,\,b]} {\displaystyle [a,\,b]} dipartisi menjadi 3 n {\displaystyle 3n} {\displaystyle 3n} subinterval dengan panjang yang sama. Apabila variabel h {\displaystyle h} {\displaystyle h} menyatakan panjang dari partisi [ a , b ] {\displaystyle [a,\,b]} {\displaystyle [a,\,b]}, maka didapatkan h = b − a 3 n {\displaystyle h={\dfrac {b\,-\,a}{3n}}} {\displaystyle h={\dfrac {b\,-\,a}{3n}}}. Andaikan titik partisinya ialah { x 0 , x 1 , x 2 , … , x 3 n } {\displaystyle \left\{x_{0},\,x_{1},\,x_{2},\,\ldots ,\,x_{3n}\right\}} {\displaystyle \left\{x_{0},\,x_{1},\,x_{2},\,\ldots ,\,x_{3n}\right\}}, maka diperoleh persamaan x i − x i − 1 = h {\displaystyle x_{i}-x_{i\,-\,1}=h} {\displaystyle x_{i}-x_{i\,-\,1}=h}. Sehingga, ∫ a b f ( x ) d x = ∫ x 0 x 3 f ( x ) d x + ∫ x 3 x 6 f ( x ) d x + … + ∫ x 3 n − 3 x 3 n f ( x ) d x ≈ 3 8 h ( f ( x 0 ) + 3 f ( x 1 ) + 3 f ( x 2 ) + f ( x 3 ) ) + 3 8 h ( f ( x 3 ) + 3 f ( x 4 ) + 3 f ( x 5 ) + f ( x 6 ) ) + … + 3 8 h ( f ( x 3 n − 3 ) + 3 f ( x 3 n − 2 ) + 3 f ( x 3 n − 1 ) + f ( x 3 n ) ) ≈ 3 8 h ∑ i = 1 n ( f ( x 3 i − 3 ) + 3 f ( x 3 i − 2 ) + 3 f ( x 3 i − 1 ) + f ( x 3 i ) ) … ∫ a b f ( x ) d x ≈ 3 8 h ( f ( x 0 ) + 3 f ( x 1 ) + 3 f ( x 2 ) + f ( x 3 ) ) + 3 8 h ( f ( x 3 ) + 3 f ( x 4 ) + 3 f ( x 5 ) + f ( x 6 ) ) + … + 3 8 h ( f ( x 3 n − 3 ) + 3 f ( x 3 n − 2 ) + 3 f ( x 3 n − 1 ) + f ( x 3 n ) ) ≈ 3 8 h ( f ( x 0 ) + 3 f ( x 1 ) + 3 f ( x 2 ) + f ( x 3 ) + f ( x 3 ) + 3 f ( x 4 ) + 3 f ( x 5 ) + f ( x 6 ) + … + f ( x 3 n − 3 ) + 3 f ( x 3 n − 2 ) + 3 f ( x 3 n − 1 ) + f ( x 3 n ) ) ≈ 3 8 h ( f ( x 0 ) + 3 f ( x 1 ) + 3 f ( x 2 ) + 2 f ( x 3 ) + 3 f ( x 4 ) + 3 f ( x 5 ) + 2 f ( x 6 ) + … + 2 f ( x 3 n − 3 ) + 3 f ( x 3 n − 2 ) + 3 f ( x 3 n − 1 ) + f ( x 3 n ) ) ≈ 3 8 h ( f ( x 0 ) + 3 ∑ k = 1 ,   3 ∤ k n f ( x k ) + 2 ∑ i = 1 n − 1 f ( x 3 i ) + f ( x 3 n ) ) {\displaystyle {\begin{aligned}\int _{a}^{b}f(x)\,dx&=\int _{x_{0}}^{x_{3}}f(x)\,dx+\int _{x_{3}}^{x_{6}}f(x)\,dx+\,\ldots \,+\int _{x_{3n-3}}^{x_{3n}}f(x)\,dx\\&\approx {\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{0})+3\,f(x_{1})+3\,f(x_{2})+f(x_{3})\right)+{\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{3})+3\,f(x_{4})+3\,f(x_{5})+f(x_{6})\right)+\,\ldots \,+{\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{3n-3})+3\,f(x_{3n-2})+3\,f(x_{3n-1})+f(x_{3n})\right)\\&\approx {\frac {3}{8}}h\,\sum _{i\,=\,1}^{n}\left(f(x_{3i-3})+3\,f(x_{3i-2})+3\,f(x_{3i-1})+f(x_{3i})\right)\\&\ldots \\\int _{a}^{b}f(x)\,dx&\approx {\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{0})+3\,f(x_{1})+3\,f(x_{2})+f(x_{3})\right)+{\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{3})+3\,f(x_{4})+3\,f(x_{5})+f(x_{6})\right)+\,\ldots \,+{\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{3n-3})+3\,f(x_{3n-2})+3\,f(x_{3n-1})+f(x_{3n})\right)\\&\approx {\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{0})+3\,f(x_{1})+3\,f(x_{2})+f(x_{3})+f(x_{3})+3\,f(x_{4})+3\,f(x_{5})+f(x_{6})+\,\ldots \,+f(x_{3n-3})+3\,f(x_{3n-2})+3\,f(x_{3n-1})+f(x_{3n})\right)\\&\approx {\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{0})+3\,f(x_{1})+3\,f(x_{2})+2\,f(x_{3})+3\,f(x_{4})+3\,f(x_{5})+2\,f(x_{6})+\,\ldots \,+2\,f(x_{3n-3})+3\,f(x_{3n-2})+3\,f(x_{3n-1})+f(x_{3n})\right)\\&\approx {\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{0})+3\,\sum _{k\,=\,1,\ 3\,\nmid \,k}^{n}f(x_{k})+2\,\sum _{i\,=\,1}^{n-1}f(x_{3i})+f(x_{3n})\right)\end{aligned}}} {\displaystyle {\begin{aligned}\int _{a}^{b}f(x)\,dx&=\int _{x_{0}}^{x_{3}}f(x)\,dx+\int _{x_{3}}^{x_{6}}f(x)\,dx+\,\ldots \,+\int _{x_{3n-3}}^{x_{3n}}f(x)\,dx\\&\approx {\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{0})+3\,f(x_{1})+3\,f(x_{2})+f(x_{3})\right)+{\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{3})+3\,f(x_{4})+3\,f(x_{5})+f(x_{6})\right)+\,\ldots \,+{\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{3n-3})+3\,f(x_{3n-2})+3\,f(x_{3n-1})+f(x_{3n})\right)\\&\approx {\frac {3}{8}}h\,\sum _{i\,=\,1}^{n}\left(f(x_{3i-3})+3\,f(x_{3i-2})+3\,f(x_{3i-1})+f(x_{3i})\right)\\&\ldots \\\int _{a}^{b}f(x)\,dx&\approx {\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{0})+3\,f(x_{1})+3\,f(x_{2})+f(x_{3})\right)+{\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{3})+3\,f(x_{4})+3\,f(x_{5})+f(x_{6})\right)+\,\ldots \,+{\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{3n-3})+3\,f(x_{3n-2})+3\,f(x_{3n-1})+f(x_{3n})\right)\\&\approx {\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{0})+3\,f(x_{1})+3\,f(x_{2})+f(x_{3})+f(x_{3})+3\,f(x_{4})+3\,f(x_{5})+f(x_{6})+\,\ldots \,+f(x_{3n-3})+3\,f(x_{3n-2})+3\,f(x_{3n-1})+f(x_{3n})\right)\\&\approx {\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{0})+3\,f(x_{1})+3\,f(x_{2})+2\,f(x_{3})+3\,f(x_{4})+3\,f(x_{5})+2\,f(x_{6})+\,\ldots \,+2\,f(x_{3n-3})+3\,f(x_{3n-2})+3\,f(x_{3n-1})+f(x_{3n})\right)\\&\approx {\frac {3}{8}}h\,\left(f(x_{0})+3\,\sum _{k\,=\,1,\ 3\,\nmid \,k}^{n}f(x_{k})+2\,\sum _{i\,=\,1}^{n-1}f(x_{3i})+f(x_{3n})\right)\end{aligned}}}

Jika dipilih n = 1 {\displaystyle n=1} {\displaystyle n=1}, maka kaidah Simpson 3/8 komposit akan menjadi kaidah Simpson 3/8 biasa.

Lihat juga

Catatan

  1. McCall Pate (1918). The naval artificer's manual: (The naval artificer's handbook revised) text, questions and general information for deck. United States. Bureau of Reconstruction and Repair. hlm. 198.
  2. Atkinson, equation (5.1.15); Süli and Mayers, Theorem 7.2
  3. Atkinson 1989, hlm. 257–258.
  4. Süli & Mayers 2003, §7.5.

Referensi

  • (Inggris) Atkinson, Kendall E. (1989). An Introduction to Numerical Analysis [Pengantar Analisis Numerik] (dalam bahasa Inggris) (Edisi 2nd). John Wiley & Sons. ISBN 0-471-50023-2.
  • (Inggris) Burden, Richard L.; Faires, J. Douglas (2000). Numerical Analysis [Analisis Numerik] (dalam bahasa Inggris) (Edisi 7th). Brooks/Cole. ISBN 0-534-38216-9.
  • (Inggris) Cartwright, Kenneth V. (September 2017). "Simpson's Rule Cumulative Integration with MS Excel and Irregularly-spaced Data" [Pengintegralan Kumulatif Kaidah Simpson dengan MS Excel dan Data dengan Karak tak Beraturan] (PDF). Journal of Mathematical Sciences and Mathematics Education (dalam bahasa Inggris). 12 (2): 1–9. Diakses tanggal 18 Desember 2022.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • (Inggris) Kalambet, Yuri; Kozmin, Yuri; Samokhin, Andrey (2018). "Comparison of integration rules in the case of very narrow chromatographic peaks" [Perbandingan kaidah pengintegralan pada kasus puncak kromatografi yang sangat sempit]. Chemometrics and Intelligent Laboratory Systems (dalam bahasa Inggris). 179: 22–30. doi:10.1016/j.chemolab.2018.06.001. ISSN 0169-7439.
  • (Inggris) Matthews, John H. (2004). "Simpson's 3/8 Rule for Numerical Integration" [Kaidah Simpson 3/8 untuk Pengintegralan Numerik]. Numerical Analysis - Numerical Methods Project (dalam bahasa Inggris). California State University, Fullerton. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Desember 2008. Diakses tanggal 11 November 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • (Inggris) Kaw, Autar; Kalu, Egwu (2022). "Numerical Methods with Applications" [Metode Numerik beserta Penerapan] (dalam bahasa Inggris)..
  • (Inggris) Shklov, N. (Desember 1960). "Simpson's Rule for Unequally Spaced Ordinates" [Kaidah Simpson untuk Ordinat yang berjarak tak sama]. The American Mathematical Monthly (dalam bahasa Inggris). 67 (10): 1022–1023. doi:10.2307/2309244. JSTOR 2309244.
  • (Inggris) Süli, Endre; Mayers, David (2003). An Introduction to Numerical Analysis [Pengantar Analisis Numerik] (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. ISBN 0-521-00794-1.
  • (Inggris)Weisstein, Eric W. "Newton-Cotes Formulas". MathWorld. Diakses tanggal 14 Desember 2022.

Pranala luar

Templat:PlanetMath attribution

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan