Sabtu, 24 Oktober 2026
04:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Jody Williams

Jody Williams

aktivis hak asasi manusia asal Amerika Serikat

Bagikan:
250px-JodyWilliams1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jody Williams

Jody Williams (lahir 9 Oktober 1950) ialah seorang guru dan pekerja sosial Amerika Serikat yang menerima Hadiah Nobel Perdamaian 1997 bersama dengan gerakan yang dipimpinnya, International Campaign to Ban Landmines (ICBL) (Kampanye Internasional untuk Melarang Ranjau Darat). Williams mula-mula belajar sebagai guru English as a Second Language (ESL). Ia menerima gelar BA dari Universitas Vermont pada 1972 dan gelar magister dalam mengajar bahasa Spanyol dan ESL dari School for International Training (juga di Vermont) pada 1974. Pada 1984 ia menerima gelar magister ke-2 dalam Hubungan Internasional dari School of Advanced International Studies di Universitas Johns Hopkins. Ia mengajar ESL di Meksiko, Britania Raya, dan akhirnya Washington, D.C. sebelum ditunjuk untuk bekerja dalam program bantuan, menjadi koordinator "Proyek Pendidikan Nikaragua-Honduras" dari 1984 hingga 1986. Lalu ia menjadi wakil direktur badan amal yang berbasis di Los Angeles, "Medical Aid for El Salvador". Jabatan ini i dipegangnya hingga 1992 ketika ia pindah ke ICBL yang baru dibentuk.

Akhirnya organisasi itu mencapai tujuannya pada 1997 saat sebuah perjanjian internasional (Perjanjian Ottawa) melarang ranjau darat anti manusia yang ditandatangani di Ottawa pada 1997 (meski beberapa negara, khususnya Amerika Serikat, Tiongkok, dan Rusia belum menandatanganinya).

Satu aspek yang lebih luas dari karya Williams ialah rintisannya dalam menggunakan Kekuatan Rakyat: kerja sama yang meluas dan besar-besaran dalam aksi politik trans-nasional, awalnya melalui fax dan akhirnya melalui e-mail, demikian dijelaskan oleh Williams sendiri,

Bayangkan bagaimana caranya menjangkau ratusan organisasi – masing-masing independen dan bekerja pada banyak sekali isu – agar mereka merasakan bahwa masing-masing merupakan unsur penting dalam pengembangan sebuah gerakan yang baru. Saya ingin masing-masing merasa bahwa apa yang mereka katakan tentang perencanaan, pemikiran, program, dan aksi kampanye itu penting. Karena itu, daripada mengirim surat, saya kirimi masing-masing orang faks. Orang terbiasa mengirim fax balik. Ini memiliki 2 tujuan – orang akan harus berpikir tentang apa yang mereka lakukan untuk berbuat sebelum menulisnya, dan kami memiliki catatan tertulis yang permanen dari hampir segalanya dalam perkembangan kampanye dari hari pertama.

Williams terus melayani di ICBL sebagai utusan untuk kampanye ini dan penyunting laporan organisasi itu tentang ranjau darat. Ia juga menjadi profesor tamu di bidang pekerjaan sosial di Universitas Houston untuk tahun akademik 2003-2004.

Ia banyak menulis dan berbicara tentang masalah ranjau darat.

1901–1925

Dunant / Passy (1901) · Ducommun / Gobat (1902) · Cremer (1903) · IDI (1904) · Suttner (1905) · Roosevelt (1906) · Moneta / Renault (1907) · Arnoldson / Bajer (1908) · Beernaert / Estournelles de Constant (1909) · IPB (1910) · Asser / Fried (1911) · Root (1912) · La Fontaine (1913) · Komite Internasional Palang Merah (1917) · Wilson (1919) · Bourgeois (1920) · Branting / Lange (1921) · Nansen (1922) · Chamberlain / Dawes (1925)

1926–1950

Briand / Stresemann (1926) · Buisson / Quidde (1927) · Kellogg (1929) · Söderblom (1930) · Addams / Butler (1931) · Angell (1933) · Henderson (1934) · Ossietzky (1935) · Lamas (1936) · Cecil (1937) · Kantor Internasional Nansen (1938) · Komite Internasional Palang Merah (1944) · Hull (1945) · Balch / Mott (1946) · QPSW / AFSC (1947) · Boyd Orr (1949) · Bunche (1950)

1951–1975

Jouhaux (1951) · Schweitzer (1952) · Marshall (1953) · UNHCR (1954) · Pearson (1957) · Pire (1958) · Noel‑Baker (1959) · Lutuli (1960) · Hammarskjöld (1961) · Pauling (1962) · Komite Internasional Palang Merah / Liga Perhimpunan Palang Merah (1963) · King (1964) · UNICEF (1965) · Cassin (1968) · ILO (1969) · Borlaug (1970) · Brandt (1971) · Kissinger / Le (1973) · MacBride / Sato (1974) · Sakharov (1975)

1976–2000

B.Williams / Corrigan (1976) · AI (1977) · Sadat / Begin (1978) · Ibu Teresa (1979) · Esquivel (1980) · UNHCR (1981) · Myrdal / García Robles (1982) · Wałęsa (1983) · Tutu (1984) · IPPNW (1985) · Wiesel (1986) · Arias (1987) · Pasukan pemelihara perdamaian (1988) · Dalai Lama (1989) · Gorbachev (1990) · Suu Kyi (1991) · Menchú (1992) · Mandela / de Klerk (1993) · Arafat / Peres / Rabin (1994) · Pugwash Conferences / Rotblat (1995) · Belo / Ramos-Horta (1996) · ICBL / J.Williams (1997) · Hume / Trimble (1998) · MSF (1999) · Kim (2000)

2001–sekarang

UN / Annan (2001) · Carter (2002) · Ebadi (2003) · Maathai (2004) · IAEA / ElBaradei (2005) · Yunus / Grameen Bank (2006) · Gore / IPCC (2007) · Ahtisaari (2008) · Obama (2009) · Liu (2010) · Sirleaf/Gbowee/Karman (2011) · Uni Eropa (2012) · Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (2013) · Satyarthi / Yousafzai (2014) · Kuartet Dialog Nasional Tunisia (2015) · Santos Calderón (2016) · Kampanye Internasional untuk Peniadaan Senjata Nuklir (2017)  ·Mukwege/ Murad (2018)  ·Abiy Ahmed (2019)  ·Program Pangan Dunia (2020)  ·Maria Ressa / Dmitry Muratov (2021)  ·Ales Bialiatski / Memorial (2022)  ·Narges Mohammadi (2023)  ·Nihon Hidankyō (2024)  ·Maria Machado (2025)  ·Pillay (2026)

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan