Sabtu, 07 November 2026
20:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Ludwig Quidde

Ludwig Quidde

politikus asal Kekaisaran Jerman

Bagikan:
250px-DBP_-_Nobelpreistr%C3%A4ger%2C_Ludwig_Quidde_-_50_Pfennig_-_1975.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Quidde di prangko keluaran Jerman

Ludwig Quidde (Bremen, 23 Maret 1858 - Jenewa, 4 Maret 1941) ialah seorang sejarawan, politikus dan juru damai asal Jerman.

Selama masa mudanya, ia belajar di Universitas Göttingen dan Strasbourg. Kemudian ia mendirikan dan memimpin Deutsche Zeitschrift für Geschichtswissenschaft (1888-1894) dan menjadi sekretaris Lembaga Sejarah Prusia di Roma (1890-1892).

Pada tahun 1896, ia dituntut atas kritikannya terhadap Kaisar Wilhelm II dan imperialisme dalam selebarannya Caligula: Studi Kegilaan Kekaisaran sehingga ia ditahan selama 3 bulan. Mengawali karier politiknya sebagai anggota parlemen Bayern pada tahun 1907. Kemudian ia menduduki jabatan anggota parlemen Demokrat di Majelis Nasional (1919-1920), pimpinan Deutsches Friedenskartell (1914-1929), wakil pimpinan Bureau international permanent de la paix dan menjadi ko-pendiri Liga Persatuan Nasional Jerman.

Pada tahun 1927, ia dianugerahi Nobel Perdamaian bersama dengan pedagog Ferdinand Buisson dari Prancis.

Melarikan diri dari kekuasaan Nazi, ia mengungsi ke Geneve, Svizra.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan