Senin, 21 September 2026
00:13 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Jeong

Jeong (정/情) adalah istilah dalam interaksi sosial dalam masyarakat Korea, dapat diartikan sebagai hubungan yang terjadi secara mendalam antar individu dan kelompok, seperti menganggap orang asing sebagai satu keluarga. Jeong dianggap sebagai hubungan yang mengikat orang Korea dan meredam motif keegoisan untuk tujuan personal. Istilah jeong berakar dari doktrin Konfusianisme dan filosofinya didasari oleh salah satu prinsip kuno yang dicetuskan oleh Dangun, pendiri kerajaan Gojoseon: "Hongik Ingan" (hidup dan berbuat yang bermanfaat bagi semua mahkluk). Melalui Jeong, dikenal tradisi dalam masyarakat Korea untuk saling berbagi dengan orang lain, hidup dalam harmoni dan sukacita dalam kondisi apapun.

Catatan mengenai jeong dalam pandangan orang asing pertama kali ditulis oleh Claude Charles Dallet, seorang misionaris Prancis yang berkunjung ke Korea pada akhir periode Dinasti Joseon dalam buku karangannya A History of Korean Catholicism:

Apakah ia adalah orang asing atau kenalan, orang Korea menganggap sebagai hal yang memalukan dan tidak sopan apabila tidak menyajikan makanan kepada seseorang yang datang berkunjung pada waktu makan. Biasanya, bahkan petani miskin yang makan nasi di pinggir jalan akan jadi orang pertama yang menawarkan makanan mereka pada orang yang lewat.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan