Senin, 21 September 2026
04:16 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Jean-Martin Charcot

Jean-Martin Charcot

dokter asal Perancis

250px-Jean-Martin_Charcot.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jean-Martin Charcot

Jean-Martin Charcot (29 November 1825 - 16 Agustus 1893) merupakan seorang dokter berkebangsaan Prancis. Ia menjadi dokter pada tahun 1853 dan menjadi dokter di rumah sakit Paris, dan pada tahun 1870 menjadi profesor di Akademi Kedokteran di Paris Sebagai seorang dokter ia mengembangkan teknik hipnose dan sugesti mental untuk menyembuhkan pasien-pasien psiko-neurotis, khususnya penderita histeria.

Masa muda

Jean-Martin Charcot lahir pada tanggal 29 November 1825 di Paris.[1] Ayah dan kakenya bekerja sebagai pembuat kereta di Paris. Chharcot memiliki tiga saudara. Ayahnya memiliki keterbatasan dalam keuangan sehingga ia hanya menetapkan salah seorang anaknya untuk melanjutkan pendidikan ke pendidikan tinggi. Dalam hal ini, Charcot yang terpilih. Ia kemudian kuliah di Universitas Paris pada bidang kedokteran dan menamatkannya pada tahun 1848.[2]

Peran dalam psikologi

Teori kepribadian

Tradisi pengamatan klinis yang dilakukan oleh Charcot telah memengaruhi pengembangan dari teori kepribadian. Pengaruh ini khususnya diberikan kepada teori kepribadian yang dikemukakan oleh Sigmund Freud, Carl Gustav Jung, dan William McDougall. Ketiga tokoh ini menghasilkan teori kepribadian dengan konsep yang lebih terstruktur.[3]

Peran dalam psikiatri

Hipnotisme

Charcot merupakan tokoh yang mengembangkan hipnotisme. Hipnotisme merupakan ilmu yang mempelajari tentang hipnotis. Hipnotis adalah metode untuk membuat seseorang berada dalam keadaan hipnosis. Ilmu ini merupakan salah satu jenis psikiatri modern.[4] Charcot membagi tahapan hipnosis menjadi berjalan saat tidur, kelesuan dan katalepsi.[5] Charcot membuat pasien dalam kondisi hipnosis dengan tujuan untuk memunculkan atau menghilangkan simtom. Metode ini merupakan bagian dari pengembangan psikiatri dalam hal interpretasi psikologis.[6]

Referensi

  1. Sanders, Lee J. (2002). "Jean-Martin Charcot (1825–1893): The Man Behind the Joint Disease" (PDF). Journal of the American Podiatric Medical Association. 92 (7): 375.
  2. Waraich, M., dan Shah, S. (2018). "The life and work of Jean-Martin Charcot (1825–1893): 'The Napoleon of Neuroses'" (PDF). Journal of the Intensive Care Society. 19 (1): 48. doi:10.1177/1751143717709420.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. Hidayat, Dede Rahmat (2015). Naufal, Zainudin A. (ed.). Teori dan Aplikasi Psikologi Kepribadian dalam Konseling (PDF). Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia. hlm. 12–13.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Mahmouddin, Saharawati (2011). Sistem Kedokteran Islam: Studi Konsep Kesehatan Mental Ibnu Sinā (PDF). Ciputat: Mazhab Ciputat. hlm. 230. ISBN 978-602-97336-9-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. Roswendi, A. S., dan Sunarsi, D. (2020). Dinamika dan Perkembangan Hypnotherapy dalam Perspektif Interdisipliner (PDF). Cilegon: Runzune Sapta Konsultan. hlm. 165. ISBN 978-623-92467-1-6. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-05-05. Diakses tanggal 2022-03-18.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  6. Hidayat, Dede Rahmat (2013). Kuswandi, Engkus (ed.). Bimbingan Konseling: Kesehatan Mental di Sekolah (PDF). Bandung: PT Remaja Rosdakarya. hlm. 19. ISBN 978-979-692-132-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan