Kamis, 05 November 2026
13:58 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Jean-Martin Charcot

Jean-Martin Charcot

dokter asal Perancis

Bagikan:
250px-Jean-Martin_Charcot.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jean-Martin Charcot

Jean-Martin Charcot (29 November 1825 - 16 Agustus 1893) merupakan seorang dokter berkebangsaan Prancis. Ia menjadi dokter pada tahun 1853 dan menjadi dokter di rumah sakit Paris, dan pada tahun 1870 menjadi profesor di Akademi Kedokteran di Paris Sebagai seorang dokter ia mengembangkan teknik hipnose dan sugesti mental untuk menyembuhkan pasien-pasien psiko-neurotis, khususnya penderita histeria.

Masa muda

Jean-Martin Charcot lahir pada tanggal 29 November 1825 di Paris.[1] Ayah dan kakenya bekerja sebagai pembuat kereta di Paris. Chharcot memiliki tiga saudara. Ayahnya memiliki keterbatasan dalam keuangan sehingga ia hanya menetapkan salah seorang anaknya untuk melanjutkan pendidikan ke pendidikan tinggi. Dalam hal ini, Charcot yang terpilih. Ia kemudian kuliah di Universitas Paris pada bidang kedokteran dan menamatkannya pada tahun 1848.[2]

Peran dalam psikologi

Teori kepribadian

Tradisi pengamatan klinis yang dilakukan oleh Charcot telah memengaruhi pengembangan dari teori kepribadian. Pengaruh ini khususnya diberikan kepada teori kepribadian yang dikemukakan oleh Sigmund Freud, Carl Gustav Jung, dan William McDougall. Ketiga tokoh ini menghasilkan teori kepribadian dengan konsep yang lebih terstruktur.[3]

Peran dalam psikiatri

Hipnotisme

Charcot merupakan tokoh yang mengembangkan hipnotisme. Hipnotisme merupakan ilmu yang mempelajari tentang hipnotis. Hipnotis adalah metode untuk membuat seseorang berada dalam keadaan hipnosis. Ilmu ini merupakan salah satu jenis psikiatri modern.[4] Charcot membagi tahapan hipnosis menjadi berjalan saat tidur, kelesuan dan katalepsi.[5] Charcot membuat pasien dalam kondisi hipnosis dengan tujuan untuk memunculkan atau menghilangkan simtom. Metode ini merupakan bagian dari pengembangan psikiatri dalam hal interpretasi psikologis.[6]

Referensi

  1. ↑ Sanders, Lee J. (2002). "Jean-Martin Charcot (1825–1893): The Man Behind the Joint Disease" (PDF). Journal of the American Podiatric Medical Association. 92 (7): 375.
  2. ↑ Waraich, M., dan Shah, S. (2018). "The life and work of Jean-Martin Charcot (1825–1893): 'The Napoleon of Neuroses'" (PDF). Journal of the Intensive Care Society. 19 (1): 48. doi:10.1177/1751143717709420.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Hidayat, Dede Rahmat (2015). Naufal, Zainudin A. (ed.). Teori dan Aplikasi Psikologi Kepribadian dalam Konseling (PDF). Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia. hlm. 12–13.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Mahmouddin, Saharawati (2011). Sistem Kedokteran Islam: Studi Konsep Kesehatan Mental Ibnu Sinā (PDF). Ciputat: Mazhab Ciputat. hlm. 230. ISBN 978-602-97336-9-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Roswendi, A. S., dan Sunarsi, D. (2020). Dinamika dan Perkembangan Hypnotherapy dalam Perspektif Interdisipliner (PDF). Cilegon: Runzune Sapta Konsultan. hlm. 165. ISBN 978-623-92467-1-6. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-05-05. Diakses tanggal 2022-03-18.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  6. ↑ Hidayat, Dede Rahmat (2013). Kuswandi, Engkus (ed.). Bimbingan Konseling: Kesehatan Mental di Sekolah (PDF). Bandung: PT Remaja Rosdakarya. hlm. 19. ISBN 978-979-692-132-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan