Jumat, 06 November 2026
03:17 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Jayatirtha

Orang suci dalam agama Hindu

Bagikan:

Jayatirtha adalah orang suci dalam agama Hindu yang memberikan komentar terhadap Madva.[1] Oleh karena itu ia membuat banyak tulisan tentang Madva.[1] Jayatirtha lahir pada tahun 1365 dan meninggal pada tahun 1388.[1] Ia lahir dalam keluarga Hindu brahman yang hidup sejahtera.[1] Bagi Jayatirtha, sebagaimana pengikut Madva, mengatakan bahwa di dalam realitas terdapat lima tahapanfundamental yang berbeda, antara lain: antara Dewa dengan dunia materi, antara Dewa dengan jiwa-jiwa yang sadar, antara dunia materi dan jiwa-jiwa yang sadar, antara jiwa dengan jiwa, antara sesuatu yang bersifat materi dengan yang lain.[2]

Menurut Jayatirtha, meskipun dunia materi dan jiwa bergantung pada Dewa namun pada dirinya mereka adalah abadi.[1] Baik dunia materi maupun jiwa secara esensial berbeda dengan hakikat Allah.[1] Ini sangat bertentangan dengan pandangan Advaita yaitu melihat segala sesuatu yang ada bukan sebagai hakikat yang berbeda di dalam satu materi.[1] Bagi Jayatirtha, satu-satunya jalan untuk lepas dari batasan dan kebodohan adalah devosi.[1] Devosi berhubungan erat dengan pengetahuan.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Ian P. McGreal. Great Thinkers of The Eastern World.1995. New York: Harper Collins Publisher. hal. 236, 237, 238
  2. ↑ Jayatirtha in dvaita.Tikacharya on Dvaita.org Diarsipkan 2020-07-21 di Wayback Machine


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan