Minggu, 20 September 2026
22:09 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Intifadah

Intifadah (dari bahasa Arab:انتفاضة, translit. intifāḍah, har. ''melepaskan diri''[1]) adalah sebuah istilah Islam yang berarti perlawanan.

Dalam konflik Israel-Palestina, Intifadah mencakup seluruh gerakan perlawanan untuk merebut kembali tanah Palestina pra-Israel, aksi ini didorong oleh rasa tertindas dan kehilangan yang dirasakan oleh para penduduk Palestina sejak peristiwa pengusiran paksa atau Nakba oleh tentara Israel setelah Perang 6 Hari.

Intifadah Palestina pertama dimulai pada 1987 dan berakhir pada 1993 dengan ditandatanganinya Persetujuan Oslo dan pembentukan Otoritas Nasional Palestina.

Intifadah Pertama

Artikel utama: Intifadah Pertama

Periode Intifadah pertama dimulai pada tanggal 9 Desember 1987[2][3] dan berakhir dengan Persetujuan Oslo (bahasa Inggris:Oslo Accords) pada tahun 1993. Intifadah ini berlangsung selama enam tahun.

Kerusuhan Palestina yang berujung pada pecahnya intifadah pertama dimulai dengan pemukiman Israel di wilayah Palestina, memaksa warga Palestina untuk meninggalkan tanah mereka. Alasan lain pemberontakan Palestina ialah memburuknya ekonomi dan terbatasnya lapangan pekerjaan.[1][4]

Intifadah Kedua (Intifadah Al-Aqsa)

Artikel utama: Intifadah Al-Aqsa

Intifadah Al-Aqsa (juga disebut Intifadah Palestina kedua) adalah konflik berdarah Israel-Palestina yang dimulai pada 30 September 2000 ketika Perdana Menteri Israel Ariel Sharon dan rombongan sekitar 1.000 pihak bersenjata memasuki lingkungan Masjid Al-Aqsa. Intifadah ini berakhir pada 8 Februari 2005 setelah kedua pihak setuju berdamai.

Intifadah Ketiga (Intifadah Hamas - Israel)

Intifadah ketiga (juga disebut Operasi Badai al-Aqsa, Operasi Banjir Al-Aqsa) adalah konflik berdarah Israel-Palestina yang dimulai pada 7 Oktober 2023 Hamas melancarkan invasi dan serangan besar-besaran terhadap Israel dari Jalur Gaza, menerobos tembok pembatas Gaza-Israel dan memaksa masuk melalui penyeberangan perbatasan Gaza, ke pemukiman terdekat dan instalasi militer Israel. Hingga 11 Oktober 2023, Intifadah ini masih berlanjut.

Referensi

  1. 1 2 "intifada | History, Meaning, Cause, & Significance | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-05-09.
  2. Freedman, Robert O. (1991). The Intifada - Its Impact on Israel, the Arab World, and the Superpowers (dalam bahasa English). Miami: University press of Florida. hlm. XI. ISBN 9780813010403.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. Naser-Najjab, Nadia; Khatib, Ghassan (2019). "The First Intifada, Settler Colonialism, and 21st Century Prospects for Collective Resistance". The Middle East Journal. 73 (2): 187–206. doi:10.3751/73.2.11. ISSN 1940-3461. S2CID 200032600.
  4. Lesch, Ann M. (Fall 1990). "Prelude to the Uprising in the Gaza Strip". Journal of Palestine Studies. 20, nr. 1 (1): 12. doi:10.2307/2537319. JSTOR 2537319.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Palestina

Artikel bertopik Palestina ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik peristiwa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan