Minggu, 04 Oktober 2026
16:09 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Intan Avantie

perancang busana Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Anne Avantie.
Intan Avantie
Lahir
Eufrasya Citra Intan Avantie

17 November 1984 (umur 41)
PekerjaanPerancang busana
Masa aktif2004–sekarang
Pasangan menikahChristinus
Anak1
Orang tua
  • Anne Avantie (ibu)
  • Didiek WS (ayah)
  • Yoseph Henry Susilo (ayah tiri)

Eufrasya Citra Intan Avantie, yang lebih dikenal sebagai Intan Avantie (lahir 17 November 1984) adalah seorang perancang busana berkebangsaan Indonesia.[1][2][3] Intan merupakan putri sulung dari perancang busana Anne Avantie. Sejak tahun 2006, karya rancangan Intan telah dikenakan oleh 10 besar hingga 3 besar kontes kecantikan Puteri Indonesia. Beberapa selebriti yang pernah mengenakan rancangannya antara lain Gita Gutawa, Bunga Citra Lestari, Dewi Gita, Lea Simanjuntak, Rossa, Nadine Chandrawinata, Artika Sari Devi, Sherina, dan lain-lain.[4][5][6]

Kehidupan pribadi

250px-Jolene_Marie_Cholock-Rotinsulu_at_Miss_International_2019_%282%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kebaya rancangan Intan Avantie dikenakan oleh Puteri Indonesia Lingkungan 2019/Miss International Indonesia 2019, Jolene Marie Rotinsulu saat berkompetisi pada Miss International 2019 di Jepang.

Latar belakang

Intan Avantie lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada 17 November 1984. Ia merupakan putri dari pasangan Didiek WS dan Anne Avantie. Mulai menelusuri bakat dan minatnya sejak masih usia belia, kelas V sekolah dasar, tetapi serius menekuni sejak SMA. Pekerjaan pertama yang diterimanya adalah rancangan busana untuk seorang wisudawan, dengan dihargai Rp 150.000.

Perjalanan karier

Selepas kuliah, Intan memberanikan diri membuka usaha. Namun karena di rumahnya sudah tidak cukup ruangan, terpaksa dia memanfaatkan garasi sebagai kantor dengan mempekerjakan seorang karyawan. Kantor di garasi itu bertahan hingga tiga tahun, kemudian akhirnya pindah rumah.

Sejak tahun 2006, karya rancangan Intan telah dikenakan oleh 10 besar atau 5 besar kontes kecantikan Puteri Indonesia. Beberapa selebriti yang pernah mengenakan rancangannya antara lain Gita Gutawa, Bunga Citra Lestari, Dewi Gita, Lea Simanjuntak, Rossa, Nadine Chandrawinata, Artika Sari Devi, Sherina, dan lain-lain.

Kontroversi

Penyensoran di Puteri Indonesia 2016

Di tengah keberhasilannya sebagai perancang busana, Intan Avantie juga pernah mengalami sensor atas karyanya yang ditampilkan dalam malam final Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) 2016 saat acara itu disiarkan ulang, Minggu, 21 Februari 2016. Namun demikian, Intan memastikan, penyensoran itu tidak akan membatasinya dalam berkarya.

Dalam perhelatan itu, Intan diminta untuk merancang kebaya bernuansa glamor untuk lima besar finalis. Pada rancangannya, Intan Avantie menghadirkan kebaya dengan paduan songket Palembang sebagai rok, senada dengan tema acara tahun itu yang bernuansa Sumatera Selatan.

Sensor berupa pemburaman pun menghiasi bagian dada dan belahan rok depan. Tak sampai di situ, kebaya hitam karya Anne Avantie yang membaluti tubuh pemandu acara, Puteri Indonesia 2011 Maria Selena, juga tidak luput dari sensor. Terhadap penyensoran tersebut, Intan sebetulnya tidak merasa keberatan. Tapi ia menegaskan, seharusnya rancangannya dilihat sebagai sebuah karya seni.

Sebagai seorang desainer Indonesia, Intan memahami batasan vulgar yang berlaku sesuai budaya Indonesia. Tapi ada hal-hal yang terkadang terjadi di luar dugaannya sehingga membuat rancangannya terlihat 'melebihi' batas, meskipun seluruh busana dirancang dengan kondisi tidak tahu siapa yang akan mengenakannya.[7]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Larasati, Malika Nabilla (2022-10-10). "9 Potret Intan Avantie Jarang Tersorot, Mirip Sang Bunda". IDN Times. Diakses tanggal 2026-05-28.
  2. ↑ Liputan6.com ([publishdate]). "Berita Anne Avantie Hari Ini - Kabar Terbaru Terkini". liputan6.com. Diakses tanggal 2026-05-28.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  3. ↑ "Profil Anne Avantie". Diakses tanggal 2026-05-29.
  4. ↑ Media Indonesia: Intan Avantie Bangga Warisi Darah Mode, diakses 29 Maret 2018
  5. ↑ Liputan6,com: Indahnya Kebaya Intan Avantie untuk 5 Finalis Puteri Indonesia, diakses 30 Maret 2018
  6. ↑ Edukasi-Kompas: Sukses Berwirausaha di Usia Belia Berkat Kepercayaan, diakses 30 Maret 2018
  7. ↑ Wolipop: Kebaya Puteri Indonesia Karyanya Disensor, Intan Avantie Tak Kapok Berkarya, diakses 30 Maret 2018

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan