Minggu, 20 September 2026
17:06 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Indeks Kinerja Lingkungan

Indeks Kinerja Lingkungan (bahasa Inggris: Environmental Performance Index, disingkat: EPI) adalah sebuah kerangka kerja yang dikembangkan untuk mengukur dan memberi peringkat negara-negara berdasarkan kinerja lingkungan. EPI menggunakan data kuantitatif untuk menilai sejauh mana suatu negara mematuhi standar keberlanjutan internasional, dengan fokus pada kesehatan lingkungan dan kondisi ekosistem.[1] EPI mengurutkan 180 negara berdasarkan kemampuan suatu negara dalam menangani isu-isu lingkungan prioritas tinggi yang meliputi dua bidang utama, yaitu perlindungan kesehatan manusia dari dampak lingkungan dan pelestarian ekosistem. Indeks ini digunakan untuk menilai efektivitas kebijakan lingkungan yang diterapkan oleh negara-negara dalam menjaga kualitas hidup dan keberlanjutan lingkungan.[2][3]

EPI diluncurkan pada tahun 2002 oleh Forum Ekonomi Dunia bekerja sama dengan Yale Center for Environmental Law & Policy (Universitas Yale) dan Center for International Earth Science Information Network (Universitas Columbia).[4][5] Metrik ini digunakan untuk memantau kemajuan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa, target mitigasi iklim dalam Persetujuan Paris, serta tujuan perlindungan keanekaragaman hayati dalam Kerangka Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal.[6]

Metodologi

Indeks Kinerja Lingkungan 2024 menggunakan 58 indikator kinerja yang dikelompokkan ke dalam 30 kategori isu, dengan tujuan untuk menilai kesehatan lingkungan, vitalitas ekosistem, dan perubahan iklim.[7]

Indikator dan Bobot Indeks Kinerja Lingkungan 2024 (%)
Tujuan KebijakanBobot (%)Kategori IsuBobot (%)IndikatorBobot (%)
Vitalitas Ekosistem45%Keanekaragaman Hayati & Habitat25Perlindungan KBA Laut12.0
Perlindungan Habitat Laut12.0
Ketegasan Perlindungan Laut2.0
Indeks Representatif Kawasan Lindung12.0
Indeks Perlindungan Spesies16.0
Perlindungan Bioma Darat10.0
Perlindungan KBA Darat10.0
Efektivitas Kawasan Lindung2.0
Lahan Manusia yang Dilindungi2.0
Indeks Daftar Merah (Red List)12.0
Indeks Habitat Spesies8.0
Ketahanan Ekosistem Bioklimatik2.0
Hutan5Kehilangan Hutan Primer30.0
Kehilangan Lanskap Hutan Utuh30.0
Kehilangan tutupan pohon (diperhitungkan permanensinya)25.0
Perubahan bersih tutupan pohon10.0
Integritas Lanskap Hutan5.0
Perikanan2Status Stok Ikan15.0
Pembuangan Hasil Tangkapan Ikan20.0
Penangkapan Dasar di ZEE25.0
Penangkapan Dasar di Laut Global35.0
Indeks Trofik Laut Regional5.0
Polusi Udara6Paparan ozon di KBA8.3
Paparan ozon di lahan pertanian8.3
Laju pertumbuhan emisi NOx yang disesuaikan41.7
Laju pertumbuhan emisi SO2 yang disesuaikan41.7
Pertanian3Indeks Pengelolaan Nitrogen Berkelanjutan40.0
Surplus Fosfor3.3
Risiko Polusi Pestisida16.7
Hasil Panen Relatif40.0
Sumber Daya Air5Air limbah yang dihasilkan10.0
Air limbah yang dikumpulkan40.0
Air limbah yang diolah40.0
Air limbah yang digunakan kembali10.0
Kesehatan Lingkungan25%Kualitas Udara17Paparan PM2.5 akibat aktivitas manusia38.2
Bahan bakar padat rumah tangga38.2
Paparan ozon8.8
Paparan NOx5.9
Paparan SO22.9
Paparan CO2.9
Paparan VOC2.9
Sanitasi & Air Minum5Sanitasi tidak aman40.0
Air minum tidak aman60.0
Logam Berat2Paparan timbal100.0
Pengelolaan Limbah1Limbah per kapita40.0
Limbah padat yang dikelola20.0
Tingkat pemulihan limbah40.0
Perubahan Iklim30%Mitigasi Perubahan Iklim30Laju pertumbuhan emisi CO2 (disesuaikan)25.0
Laju pertumbuhan CO2 (target spesifik negara)1.7
Laju pertumbuhan emisi metana (disesuaikan)10.0
Laju pertumbuhan emisi F-gas (disesuaikan)6.7
Laju pertumbuhan emisi nitrous oxide (disesuaikan)3.3
Laju pertumbuhan emisi karbon hitam (disesuaikan)5.0
Fluks karbon bersih akibat perubahan tutupan lahan3.3
Laju pertumbuhan GRK yang disesuaikan dengan intensitas emisi20.0
Laju pertumbuhan GRK yang disesuaikan dengan emisi per kapita20.0
Proyeksi emisi pada tahun 20503.3
Proyeksi emisi kumulatif sampai 2050 relatif terhadap anggaran karbon1.7
Catatan: Bobot (%) adalah persentase bobot dari keseluruhan Indeks Kinerja Lingkungan. Bobot dibulatkan dan mungkin tidak berjumlah tepat 100%.[8][9]


Referensi

  1. Rai, Manyata (2024-12-14). "What is the Environmental Performance Index (EPI)? Explained". Carbon Trail (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-09-25.
  2. Sebastian (2015-10-11). "The Environmental Performance Index". Climate Transparency (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-09-25.
  3. "Environmental Performance Index". Environmental Performance Index (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-25.
  4. Earth Science Data Systems, NASA (2025-06-18), 2022 Environmental Performance Index (EPI) | NASA Earthdata (dalam bahasa Inggris), diakses tanggal 2025-09-25
  5. Afgan, Naim (2007). Sustainable Development of Energy, Water and Environment Systems: Proceedings of the 3rd Dubrovnik Conference, Dubrovnik, Croatia, 5-10 June 2005. Volume III (dalam bahasa Inggris). World Scientific. ISBN 978-981-277-128-5.
  6. Contin, Antonella (2021-08-24). Metropolitan Landscapes: Towards a Shared Construction of the Resilient City of the Future (dalam bahasa Inggris). Springer Nature. hlm. 176–177. ISBN 978-3-030-74424-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. Yale Center for Environmental Law & Policy. (2024). EPI 2024 weights [file CSV]. Yale University. https://epi.yale.edu/downloads/epi2024weights.csv
  8. Block, S.; Emerson, J.W.; Esty, D.C.; de Sherbinin, A.; Wendling, Z.A.; et al. (2024-10-03). "2024 Environmental Performance Index. Technical Appendix" (PDF). epi.yale.edu. New Haven, CT: Yale Center for Environmental Law & Policy. Diakses tanggal 2024-10-24.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  9. "2024 Weights" (CSV). epi.yale.edu. New Haven, CT: Yale Center for Environmental Law & Policy. Diakses tanggal 2024-10-24.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan