Rabu, 14 Oktober 2026
20:24 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Ibrahim Ohorella

Ibrahim Ohorella

Bagikan:
Ibrahim Ohorella
Ibrahim_Ohorella%2C_Menteri_Persediaan_Bahan_Makanan_RMS.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Ohorella pada tahun yang tidak diketahui
Menteri Persediaan Bahan Makanan Maluku Selatanke-1
Masa jabatan
11 Juni 1950 –1951
PresidenJohanis Manuhutu
Chris Soumokil
Perdana menteriAlbert Wairisal
PendahuluP. W. Lokollo
Informasi pribadi
Lahir(1906-08-18)18 Agustus 1906
MeninggalTidak diketahui
Tidak diketahui
Partai politikPersatoean Timoer Besar
Partai Rakjat Maloekoe
ProfesiPolitisi

Ibrahim Ohorella (18 Agustus 1906 - ?) adalah seorang politisi asal Maluku yang pernah menjabat sebagai Menteri Persediaan Bahan Makanan Republik Maluku Selatan. Dalam Kabinet RMS, dia adalah satu-satunya menteri yang beragama Islam.

Riwayat hidup

Ibrahim lahir di Tulehu pada tanggal 18 Agustus 1906.[1] Dia menyelesaikan bangku sekolah hingga kelas 5 SD di HIS.[2] Pada bulan Oktober 1937, dia ikut serta dalam Pemilu Regent Tulehu melawan Namaradja Ohorella dan Hadji Achmad Ohorella dan dia menjadi pemenang dengan suara sebanyak 34.[3] Dia kemudian dilantik menjadi Regent Tulehu dengan memegang gelar raja pada tanggal 9 Desember 1937.[4] Selain itu, dia diangkat sebagai Wakil Raja Suli dan juga menjadi salah satu pimpinan Regentenbond (asosiasi para raja).[5][6] Dia juga menjadi anggota Dewan Ambon.[7] Sebagai seorang raja, dia memiliki keinginan untuk mengembalikan sistem persekutuan (uli) antar kampung-kampung di daerah Ambon.[8] Pada masa Pendudukan Jepang, dia menjadi penengah antara tentara dan petani.[9]

Masa Revolusi Nasional

Pada masa Revolusi Nasional Indonesia, dia berpihak kepada Belanda. Pada perayaan ulang tahun Putri Margaret, dia meminta kepada penduduk Tulehu untuk membeli bendera Belanda untuk pada tanggal 19 Januari 1947.[10] Dia pernah menjabat sebagai Ketua partai pro-Belanda yaitu Persatoean Timoer Besar (PTB) di Ambon meskipun mayoritas penduduk desa yang dia pimpin lebih mendukung pihak Indonesia.[11] Di samping itu, dia menjadi delegasi Ambon bersama dengan Imam Masjid Agung Hatala ke Kongres Al-Islam di Makassar pada bulan Oktober 1948.[12] Pada tahun 1949, dia diangkat sebagai anggota Komite Partai Rakjat Maloekoe (PRM) cabang Ambon.[13]

Republik Maluku Selatan

Pada awal April 1950, dia memberikan pidato dalam demonstrasi yang menentang pembubaran Negara Indonesia Timur (NIT) di Tulehu.[14] Selain itu, dia memobilisasi orang untuk hadir dalam rapat umum Ambon yang dipimpin oleh Johan Manusama pada tanggal 18 April 1950.[15] Dua hari sebelum proklamasi berdirinya Republik Maluku Selatan (RMS), dia juga menjadi salah satu penyelenggara pertemuan antara politisi anti-Republik Indonesia Serikat dan serdadu KNIL di Tulehu pada tanggal 23 April 1950. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan bagi Maluku Selatan untuk memisahkan diri dari NIT dan RIS serta menjadikannya sebagai negara merdeka.[16]

Pada tanggal 11 Juni 1950, Ohorella diangkat menjadi Menteri Persediaan Bahan Makanan menggantikan P. W. Lokollo dan dia menjadi satu-satunya Muslim dalam kabinet RMS.[17][1] Dia juga menyuplai makanan ke pasukan RMS melalui toko yang dia miliki, Toko Pembangunan, dan oleh karenanya, Tulehu menjadi pemasok utama makanan, khususnya sagu, buat RMS.[18] Ketika TNI berhasil menguasai Ambon, pemerintahan RMS mengungsi ke Seram. Dalam pengungsian, dia diangkat sebagai anggota misi politik RMS yang bertugas mengangkat isu Maluku Selatan di dunia internasional pada bulan Januari 1951.[19] Namun pada bulan Mei, dia mengundurkan diri dari misi politik RMS karena sakit dan Wairisal menjadi penggantinya.[20] Dia menyerah pada tahun 1951 dan ditahan oleh TNI.[2] Sementara itu, istri dan anak-anaknya ditempatkan di sebuah kamp di Ambon.[21]

Ibrahim kemudian dipenjara di Lapas Wirogunan di Yogyakarta.[22] Pada bulan Maret 1955, dia menjalani sidang di pengadilan militer di Yogyakarta.[23] Selama persidangan, terungkap bahwa alasan dia menjadi menteri adalah untuk melindungi umat Muslim dari tekanan pasukan RMS.[24] Auditor Militer Pengadilan Militer Yogyakarta, Sunarto, menuntut hukuman penjara 5 tahun terhadap Ibrahim karena tindakan makarnya pada bulan Mei 1955.[25] Pada bulan Juni 1955, dia mendapatkan vonis hukuman penjara 4,5 tahun.[26] Dia kemudian mengajukan grasi ke Pengadilan Militer Yogyakarta.[27] Pada bulan Juli 1956, dia dikabarkan berada di sebuah lapas di Surabaya.[28] Dia dibebaskan dari penjara dan tiba di Ambon pada bulan September 1956. Kedatangannya disambut oleh keluarganya dan beberapa warga Tulehu.[29]

Kehidupan pribadi

Ibrahim menikah dengan seorang perempuan yang berasal dari keluarga terpandang di Asilulu.[8]

Referensi

  1. 1 2 Matanasi, Petrik (2015). RMS; Republik Militer (Para) Sersan. Sleman: Indie Book Corner. hlm. 39.
  2. 1 2 Matanasi, Petrik. "Dua Menteri Muslim di Tubuh Republik Maluku Selatan". tirto.id. Tiro. Diakses tanggal 7 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Pemilihan Regent di Toelehoe". Ambon Baroe. 30 Oktober 1937. Diakses tanggal 7 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Pemerintah Negeri Toelehoe". Ambon Baroe. 11 Desember 1937. Diakses tanggal 7 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Chauvel 1990, hlm. 183.
  6. ↑ Chauvel 1990, hlm. 226.
  7. ↑ Regerings-almanak voor Nederlandsch-Indië, 1942. Batavia: Landsdrukkerij. 1942. hlm. 821.
  8. 1 2 Chauvel 1990, hlm. 227.
  9. ↑ Chauvel 1990, hlm. 366.
  10. ↑ Chauvel 1990, hlm. 235.
  11. ↑ Chauvel 1990, hlm. 302.
  12. ↑ Chauvel 1990, hlm. 269.
  13. ↑ Chauvel 1990, hlm. 290.
  14. ↑ "DEMONSTRATIES IN OOST-INDONESIE". Het nieuwsblad voor Sumatra. 5 April 1950. hlm. 1. Diakses tanggal 7 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ Chauvel 1990, hlm. 350.
  16. ↑ Chauvel 1990, hlm. 353.
  17. ↑ Manusama 1953, hlm. 22.
  18. ↑ Chauvel 1990, hlm. 373.
  19. ↑ Manusama 1953, hlm. 35.
  20. ↑ Manusama 1953, hlm. 36.
  21. ↑ "Ministersvrouwen hielden zich veertien maanden op Ceram schuil:Ziekte en gebrek dwongen haar zich over te geven aan de T.N.I." De Gooi- en Eemlander. 28 Maret 1952. hlm. 1. Diakses tanggal 7 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. ↑ "Ambonezen verhongeren op Java". De Telegraaf. 24 April 1954. hlm. 7. Diakses tanggal 7 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ "Het R.M.S.-proces in Djokia: „Zelfstandigheid, wil van van het volk"". Nieuwe Tilburgsche courant. 12 Maret 1955. hlm. 7. Diakses tanggal 7 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. ↑ "Het proces tegen de RMS -leiders Tijdschriften van RMS zijn nog spreekbuizen in Nederland: Comité tot eerherstel wenst maatregelen tegen verdediger". 9 Mei 1955. hlm. 2. Diakses tanggal 7 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. ↑ "Straffen van 3 tot 15 jaar tegen R.M.S.-leiders geëist: Mr Stoffels zal pleitrede houden". 26 Mei 1955. hlm. 1. Diakses tanggal 7 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. ↑ "Gratie gevraad voor RMS miniders". 21 Juni 1955. hlm. 1. Diakses tanggal 7 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. ↑ "R.M.S-ers vragen gratie". Java-bode. 13 Juni 1955. hlm. 1. Diakses tanggal 9 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. ↑ "De veroordeelde RMS-leiders". De Nieuwsgier. 31 Juli 1956. hlm. 2. Diakses tanggal 9 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. ↑ "Ex-gevangeuen van „R.M.S."bewegin". Indische courant voor Nederland. 1 Oktober 1956. hlm. 2. Diakses tanggal 7 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bibliografi

  • Chauvel, Richard (1990). Nationalists, Soldiers and Separatists: The Ambonese Islands from Colonialism to Revolt, 1880-1950. Leiden: KITLV Press. ISBN 9789004253957.
  • Manusama, Johan Alvarez (1953). Om recht en vrijheid: de strijd om de onafhankelijkheid der Zuid-Molukken. Utrecht: NV. Drukkerij Libertas.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan