Minggu, 18 Oktober 2026
17:53 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kitab Dinasti Tang Baru

Kitab Dinasti Tang Baru

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Januari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-%E5%AE%8B%E5%88%BB%E6%9C%AC%E3%80%8A%E7%9F%B3%E5%A3%81%E7%B2%BE%E8%88%8D%E9%9F%B3%E6%B3%A8%E5%94%90%E4%B9%A6%E8%AF%A6%E8%8A%82%E3%80%8B%E5%8D%B7%E4%B8%80%E5%8F%8A%E5%8D%B7%E4%BA%8C%E7%99%BE.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kitab Dinasti Tang edisi Song Selatan, disunting dan dijelaskan oleh Chen Jian 陳鑒

Kitab Dinasti Tang Baru[1] (Hanzi sederhana:新唐书; Hanzi tradisional:新唐書; Pinyin:Xīn Tángshū, juga ditulis Hsin Tang Shu), umumnya diterjemahkan sebagai Sejarah Dinasti Tang Baru adalah suatu catatan sejarah resmi Dinasti Tang yang dituliskan dalam sepuluh volume. Karya ini dikerjakan oleh Ouyang Xiu (欧阳修) dan Song Qi (宋祁) serta para sarjana resmi Dinasti Song lainnya, sesuai kebiasaan bahwa setiap dinasti baru menuliskan sejarah dinasti pendahulunya.

Referensi

  1. ↑ Liang Li Ji (1982). "Selayang Pandang Penyelidikan Mengenai Indonesia di Tiongkok" (PDF). Archipel: 18.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=[pranala nonaktif permanen]
Sejarah
Sebuah tembikar pemain polo putri
Kebudayaan
Agama
Pemerintahan
Protektorat
Sains dan teknologi
Ekonomi


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan