Sabtu, 31 Oktober 2026
02:43 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Perang Goguryeo-Tang

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Goguryeo–Tang War
Tanggal645-668
Lokasi
Hasil

Kemenangan aliansi Silla/Dinasti Tang [1]

Pihak yang terlibat
Tang
Silla
Goguryeo
Baekje
Mohe
Yamato
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Kaisar Taizong dari Tang
Kaisar Gaozong dari Tang
Su Dingfang
Xue Rengui
Ratu Seondeok dari Silla
Raja Munmu dari Silla
Yeon Gaesomun
Raja Bojang dari Goguryeo
Kaisar Tenji
Kaisar Saimei

Perang Goguryeo-Tang terjadi pada periode tahun 645 ke 668 dan awalnya diperangi antara Kerajaan Goguryeo dan Kekaisaran Tang. Selama perang berlangsung, kedua pihak beraliansi dengan berbagai negara. Kehabisan energi karena serangan bertubi-tubi, Kerajaan Goguryeo dan Baekje kalah setelah dijepit dari dua arah oleh Dinasti Tang dan Kerajaan Silla.

Awal Kejadian

Pada tahun 627, Li Shimin (Kaisar Taizong dari Tang) naik tahta Tang setelah insiden Gerbang Xuanwu, membinasakan kedua saudaranya Li Jiancheng dan Li Yuanji sehingga memaksa bapaknya, Li Yuan (Kaisar Gaozu dari Tang), untuk turun takhta. Tidak lama setelah itu, dia memutuskan untuk menaklukan Goguryeo. Kerajaan Silla sebenarnya sudah meminta berbagai bantuan militer dari Dinasti Tang untuk membantu mereka melawan Goguryeo, di mana pemerintahan Tang mulai memikirkan untuk membantu mereka setelah menaklukan bangsa Göktürks pada tahun 628.[2][2] Setahun sebelumnya, Raja Ujia dari Baekje naik takhta.[3] Sedangkan tahun 642, diktator militer Yeon Gaesomun membunuh lebih dari 180 aristokrat Goguryeo dan mengambil tahta Goguryeo untuk dirinya.[3] Tahun 642 dia menanam raja boneka setelah membunuh raja sebelumnya.[4][4] Pemerintahan baru ini kemudian membentuk persekutuan militer untuk menghadapi peperangan dengan Kekaisaran Tang.[3]

Hasil Akhir

Pada tahun 669, pemerintahan Tang mendirikan Protektorat Umum untuk Menenangkan Timur untuk mengatur daerah jajahan bekas Goguryeo.[5] Protektorat ini memiliki cabang di Baekje.[5] Pada akhir perang, Kekaisaran Tang telah mengambil alih kekuasaan di bekas daerah Baekje dan Goguryeo dan mencoba mendominasi Silla.[6] Sebagian besar daerah Semenanjung Korea diduduki oleh pasukan Tang selama hampir satu dekade.[5][7]

Referensi

  1. ↑ Miller, Owen (Des 15, 2014). Korean History in Maps. Cambridge University Press. hlm. 30. Diakses tanggal Agustus 7, 2015.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) "Goguryeo surrenders to the allied armies of Silla and Tang forces. Fall of Goguryeo."
  2. 1 2 Seth 2010, 44.
  3. 1 2 3 Farris 1985, 8.
  4. 1 2 Graff 2002, 196.
  5. 1 2 3 Kim 2005, 40.
  6. ↑ Fuqua 2007, 40.
  7. ↑ Lee 1997, 18.

Bibliografi

Sejarah
Sebuah tembikar pemain polo putri
Kebudayaan
Agama
Pemerintahan
Protektorat
Sains dan teknologi
Ekonomi


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan