Senin, 28 September 2026
22:58 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Jiedushi

Jiedushi (bahasa Tionghoa: t 節度使, s 节度使, p jiédùshǐ) adalah gubernur militer tradisional di Tiongkok selama kekuasaan dinasti Tang serta Lima dinasti dan Sepuluh Periode Kerajaan. Istilah ini juga dapat diterjemahkan sebagai "komisioner militer", "legate", dan "pemimpin regional". Jiedushi memiliki kekusaan eksternal yang kuat, termasuk hak untuk menyusun tentaranya sendiri, menarik pajak dan mengusulkan serta mengangkat pejabat.[1]

Jedushi yang cukup kuat biasanya akan menjadi fanzhen yang mengatur ("de facto warlords") dan menyurutkan kekuasaan pemerintah pusat. Sebagai contoh An Lushan yang membawahi jiedushi dari tiga wilayah mampu melakuakan pemberontakan yang menyurutkan zaman keemasan dinasti Tang. Setelah pemberontakan ditaklukan dengan susah payah barulah jiedushi menarik kekuasaanya dan bergabung dengan dinasti Tang.

Jiedushi yang terkenal

Jedushi yang terkenal:

Lihat pula


Referensi

  1. ↑ "Middle Ranking Official of the Tang dynasty (唐代中層文官)" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-03-10. Diakses tanggal November 26, 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Sejarah
Sebuah tembikar pemain polo putri
Kebudayaan
Agama
Pemerintahan
Protektorat
Sains dan teknologi
Ekonomi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan