Senin, 21 September 2026
00:49 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Yang Mulia (sebutan kehormatan)

Yang Mulia (sebutan kehormatan)

250px-Their_Excellencies_the_Lords_Justices_of_England%2C_for_the_administration_of_the_Government_during_the_absence_of_the_King_by_Robert_White.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Yang Mulia Para Hakim Agung Inggris, untuk administrasi Pemerintahan selama ketidakhadiran Raja oleh Robert White.

Yang Mulia, yang merupakan terjemahan dari kata Bahasa Inggris Excellency adalah gaya kehormatan yang diberikan kepada pejabat tinggi tertentu dari negara berdaulat, pejabat organisasi internasional, atau anggota aristokrasi. Setelah berhak atas gelar "Excellency", pemegang biasanya mempertahankan hak atas kesopanan itu sepanjang hidup mereka,[1] meskipun dalam beberapa kasus gelar tersebut melekat pada jabatan tertentu, dan hanya berlaku selama memegang jabatan tersebut.[2]

Umumnya orang yang disebut Excellency adalah kepala negara, kepala pemerintahan, gubernur, duta besar, uskup Katolik Roma, rohaniwan berpangkat tinggi dan lain-lain yang sederajat, seperti kepala organisasi internasional.[3] Anggota keluarga kerajaan umumnya memiliki gelar yang berbeda seperti Majesty, Highness, dll.

Meskipun bukan gelar jabatan itu sendiri, Excellency mendahului berbagai gelar yang dipegang oleh pemegangnya, baik dalam pidato maupun tulisan. Sehubungan dengan pejabat seperti itu, ia berbentuk His atau Her Excellency; dalam panggilan langsung Your Excellency, atau kurang formal hanya Excellency. Singkatan HE sering digunakan sebagai pengganti His/Her Excellency; alternatifnya mungkin singkatan dari His Eminence.

Kegunaan dalam konteks keagamaan

Kegunaan dalam Agama Katolik

Melalui dekrit Kongregasi Suci Seremonial tertanggal 31 Desember 1930, Takhta Suci menganugerahkan sebutan "Yang Mulia, Reverendissimus" dalam bahasa Latin kepada para uskup Gereja Katolik.[4] Duta Besar Takhta Suci, Nunsius Apostolik, juga berhak atas sebutan ini.

Instruksi "Ut sive sollicite" dari Sekretariat Negara Takhta Suci, tertanggal 28 Maret 1969, menjadikan penambahan "Reverendissimus" sebagai hal yang opsional.[5]

Pada surat dekrit yang sama juga tertulis bahwa para batrik tituler juga harus disapa dengan gelar Yang Mulia, Reverendissimus,[4] tetapi pada kenyataannya, Takhta Suci tetap menyapa mereka dengan gelar Yang Berbahagia, yang secara resmi disahkan bagi mereka melalui motu proprio Cleri Sanctitati tertanggal 2 Juni 1957.[6]

Kegunaan dalam Agama Buddha

Dalam Agama Buddha di Tibet, Dalai Lama sering juga disebut dengan panggilan resmi ini, demikian juga dengan pemimpin Agama Buddha seperti Sakya Trizin, Batrik dari Sakyapa.

Referensi

  1. "Forms of Address". Garza Protocol Associates (dalam bahasa American English). 22 Maret 2017. Diakses tanggal 9 Juni 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Protocol - The Complete Handbook of Diplomatic, Official, and Social Usage (page 21), by Mary Jane McCaffree and Pauline Innes, published by Hepburn Books, Dallas, Texas Diarsipkan 1 March 2012 di Wayback Machine., 1977, 1985, 1989, 1997 ISBN0-941402-04-5
  3. "Protocol and Liaison Service" (PDF). 24 Agustus 2016. Diakses tanggal 9 Juni 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Acta Apostolicae Sedis 1931, p. 22; L'Osservatore Romano 24 January 1931.
  5. Ut sive sollicite, 22
  6. Pius PP. XII. (2 June 1957). Cleri Sanctitati. https://www.vatican.va/content/pius-xii/la/motu_proprio/documents/hf_p-xii_motu-proprio_19570602_cleri-sanctitati.html
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan