Minggu, 20 September 2026
16:25 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Hipodermis

Hipodermis adalah salah satu lapisan dari bebarapa lapisan yang terdapat pada kulit.[1] Hipodermis ini merupakan lapisan kulit lemak atau jaringan ikat yang merupakan rumah dari kelenjar keringat dan lemak dan juga sel-sel kolagen.[2][3] Lapisan Hipodermis ini dikenal juga sebagai sebagai jaringan subkutis atau subkutan.[4] Lapisan kulit ini merupakan lapisan yang paling dalam dan mengandung pembuluh darah dan limfia, serta saraf yang berjalan sejajar dengan permukaan kulit.[1][3] Lapisan ini mengandung banyak jaringan lemak.[1] Hipodermis mempunyai tanggung jawab pada tubuh untuk menjaga kestabilan panas pada tubuh manusia dan melindungi organ internal vital dalam tubuh manusia.[2]

Fungsi Hipodermis

Hipodermis ini terdiri dari sel-sel lemak, ujung saraf tepi, pembuluh darah dan pembuluh getah bening, kemudian dari beberapa kandungan yang terdapat pada lapisan ini sehingga lapisan Hipodermis ini memiliki fungsi sebagai penahan terhadap benturan ke organ tubuh bagian dalam, memberi bentuk pada tubuh, mempertahankan suhu tubuh dan sebagai tempat penyimpan cadangan makanan.[3][5]

Unsur-Unsur yang dimiliki oleh Hipodermis

Hipodermis terdiri dari:[4]

  1. Lapisan atau jaringan lemak sebagai lapisan lemak, hipodermis memiliki fungsi untuk menjaga panas (mengatur suhu) tubuh.[4] Ketebalan dan kedalaman jaringan lemak bervariasi sepanjang kontur tubuh, paling tebal di daerah pantat dan paling tipis terdapat di kelopak mata.[4]
  2. Jaringan ikat sebagai Jaringan ikat bawah kulit, hipodermis berfungsi sebagai bantalan atau penyangga benturan bagi organ-organ tubuh bagian dalam, membentuk kontur tubuh, dan bertanggungjawab sebagai cadangan makanan.[4] Pada saat pertambahan usia pada manusia, kinerja liposit dalam jaringan ikat bawah kulit juga menurun.[4] Bagian tubuh yang sebelumnya berisi banyak lemak, lemaknya berkurang sehingga kulit akan mengendur.[4] Perubahan kondisi hipodermis inilah yang membuat kulit menjadi keriput, kendur, serta makin kehilangan kontur idealnya.[4]
  3. Fibroblast.[4] Hipodermis juga menjadi rumah bagi fibroblast, yang bertanggungjawab memproduksi kolagen.[4] Serat-serat yang terdapat pada kolagen tersebut kemudian dialirkan ke dermis untuk menguatkan kulit.
  4. Pembuluh darah dan limfa, saraf-saraf yang berjalan sejajar dengan permukaan kulit.[4]

Rujukan

  1. 1 2 3 "Alat Indra Manusia- Peraba: Kulit". Diakses tanggal 2 Juni 2014.
  2. 1 2 "Hipodermis". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-02. Diakses tanggal 2 Juni 2014.
  3. 1 2 3 "Struktur dan Fungsi Kulit". Diakses tanggal 2 Juni 2014.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Hypodermis". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-06-21. Diakses tanggal 3 Juni 2014.
  5. "Fungsi Kulit Manusia". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-24. Diakses tanggal 3 Juni 2014.


Ikon rintisan

Artikel bertopik anatomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan