Minggu, 20 September 2026
13:14 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Heo Nanseolheon

Heo Nanseolheon

250px-Mukjodo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mukjodo, salah satu karya Heo Nanseolheon.

Heo Nanseolheon (허난설헌), nama asli Heo Cho-hui (허초희; 1563-1589) adalah sastrawan Dinasti Joseon.[1] Heo Nanseolheon berasal dari keluarga sastrawan di Kampung Chodang, Gangwon. Ia mempunyai adik laki-laki yang bernama Heo Gyun yang juga merupakan seorang sastrawan terkenal Joseon.[2] Pada masa itu hanya sedikit wanita yang berkesempatan belajar menulis walaupun berasal dari keluarga terpelajar. Wanita diharuskan mengurusi rumah tangga dan tak diizinkan menunjukkan kemampuan di luar rumah. Tapi berbeda dari keluarga lain, Nanseolheon dapat belajar bersama dengan saudara laki-lakinya.

Pada usia 15 tahun menikah, tetapi perkawinannya tidak bahagia karena suaminya sering mabuk-mabukan. Ibu mertuanya pun tidak menyukainya. Nanseolheon melahirkan seorang anak laki-laki dan perempuan, tetapi keduanya meninggal. Bahkan setelah itu ia keguguran. Karena kehidupannya yang menderita dan tidak bahagia, Nanseolheon menuangkan segala kesedihan dalam buku sampai menghembuskan napas terakhir. Hasil karyanya sebagian besar menuliskan tentang kegelisahan hidup yang dilambangkan dengan air.

Lihat pula

Referensi

  1. Kun, Moon-sik (1997). "Ch'odang Village in Kangnung" (PDF). Koreana. 11. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-09-24. Diakses tanggal 2010-06-12.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |month= diabaikan
  2. (Inggris) Notable 16th-Century Poetess, koreatimes. Diakses pada 12 Juni 2010.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan